Menu

Keluarga Nawra

Thursday, July 25, 2019

Makan di Pesta Pernikahan

/ / 1 Comments
Makan di Pesta Pernikahan
Assalammualaikum.Wr.Wb
Dear Apa Kabar Sahabat Keluarga Nawra?

Di daerah kamu, biasanya undangan menghadiri pernikahan ramanya di hari apa? Kalo di kota Bengkulu. Masih banyak undangan pesta pernikahan itu pada hari sabtu atau ahad. Masih sangat jarang, yang menggelar akad nikah atau resepsi di luar hari sabtu atau ahad. Paling yang ada akan nikah di hari Jumat lalu resepsi di hari sabtu atau ahad. Tapi di Kabupaten, justru sebaliknya undangan pernikahan itu akan sepi di week end. Mereka kebanyakan akan ke kebun atau ladang. Jadi undangan pernikahan akan ramai pada hari kerja. Senin hingga jumat. 

Seperti biasa pada acara pernikahn, selalu disediakan jamuan. Untuk jamuan ini biasanya menyesuaikan dengan kemampuan tuan rumah. Ada yang hanya menyediakan jamuan makan saja. Istilah orang Bengkulu menyebutnya makan Prancis atau istilah Indonesia-nya makan Prasmanan. 


Dimana tamu dipersilakan untuk mengambil sendiri jamuan makanan yang sudah disediakan. Biasanya akan ada petugas atau panitia  khusus yang akan mengatur soal jamuan ini.

Pada sebagian pesta pernikahan ada yang menyediakan berbagai jenis makanan di samping makan utama. Istilahnya pondok-pondok. Jumlah pondok itu disesuakan juga dengan kemampuan dan selera tua rumah. Ada yang banyak ada juga yang sedikit. Misalnya pondok pempek, pondok aneka buah,pondok sate, pondok aneka minuman , pondok soto, pondok bakso, pondok  aneka kue dan lain sebagainya.

Baca Juga : Masak Sop Kering

Untuk ice cream biasanya selalu ada kalo yang menyediakan sih. Pas gerbang atau pintu masuk. Biasanya ice cream sudah stand bye. 

Kadang kalo pestanya orang kaya atau berduit. Itu pondokan makanan banyak jumlah dan jenisnya. Sampai bingung, mau makan yang mana dulu. Kalo sudah kayak begini. Biasanya makanan utama atau nasi prasmanan, ngak dilirik lagi. Kalo pun akan tetap makan, maka akan dimakan di bagian akhir atau belakangan.

Kebiasaan Kami Makan Di Undangan Pernikahan

Kalo datang ke acara pesta pernikahan yang banyak pondok makannya. Kami biasanya menyerbu pondok makan dulu. Jika banyak pilihan, biasanya akan memilih pempek, bakso dan buah atau kue tradisional. Kalo membawa anak-anak. Sudah harga mati biasanya akan memilih Ice cream atau minuman dingin. Termasuk buah-buahan. Baru nanti akan makan di bagian akhir.


Saat mengambil makanan, biasanya kami akan mengambil porsi makan yang sesuai dengan apa yang akan kami makan. Kalo anak-anak ikut, biasanya kami akan memilih makanan berkuah dan tidak mengambil sambal. Kemudian mengambil kerupuk, ini jika ada menu kerupuknya dan buah. 

Foto unsplash

Saat makan, semua yang kami ambil tadi harus dihabiskan tanpa sisa, kecuali memang harus dibuang atau sisa. Seperti tulang, kulit dan sebagainya. Kami hampir tidak pernah meninggak jejak di piring makanan.

Saat makan sebaiknya kita tidak kalap memilih atau mengambil semua menu dalam jumlah banyak. Apalgi kalo tidak habis. Tentu ini akan mubajir. Selain itu kasihan dengan tuan rumah. Menu makanan jadi cepat habis. Kemudian makanan sisa banyak sekali.

Pernah dulu ada seorang ibu-ibu yang bisa mencuci piring di pesta pernikahan bercerita. Kadang makanan sisa di sebuah pesta pernikahan itu jumlahnya bisa untuk makan begitu banyak tamu. Saking banyaknya makanan sisa. Kadang makanan sisa ini bukan benar-benar makan sisa. Akan tetapi memang potongan makanan yang dibuang. Biasanya ini karena tamu mengambil terlalu banyak. Setelah dimakan, ternyata tidak habis. Akhirnya dibuang.

Jika menemui kejadian seperti ini, si ibu suka ngedumel dalam hati dan ngomel-ngomel juga. Sayang sekali, jika kita bisa menahan nafsu untuk makan. Tentu saja banyak orang lain yang akan mendapatkan jatah makan tersebut.

Kami mengutamakan untuk menghabiskan makanan di pesta pernikahan. Selain itu tetap memperhatikan adab-adab makan dan bertamu. Hal ini juga perlu kita perhatikan. Agar kita juga mendapatkan keberkahan silaturahim termasuk tuan rumah yang mengundang kita juga mendapatkan keberkahan dan kelancaran rejeki. Aamiin.

Foto unsplash
Lalu, apakah boleh membawa makanan pulang. Hmmm, kalo ini lain lagi ya. Tapi kami pernah melakukan ini sebab makanan tidak habis, jadi anak minta dibawa pulang saja. Jadi yang dibawa pulang adalah makanan yang memang sudah ada di dalam piring. Bukan mengambil yang baru, atau secara khusus mengambil untuk dibawa pulang ke rumah.

Baca Juga : Gatal Di Malam hari

Hal ini kami lakukan dengan alasan, daripada diletakkan di piring tentu saja nanti pas bagian mencuci piring akan membuang sisa makanan tersebut. Tentu saja tidak akan ada lagi yang mau memakannya kecuali binatang. Seperti ayam atau bebek.

Nah, ini cerita Keluarga Nawra kalo makan di pesta pernikahan.Nah, kalo kamu bagaimana. Bagi-bagi ceritanya yuk! 

Wednesday, July 24, 2019

Manfaat Menanam Bunga Bagi Kesehatan

/ / 0 Comments
Manfaat Menanam Bunga Bagi Kesehatan
Assalammualaikum.Wr.Wb
Apa Kabar Sahabat Keluarga Nawra?

Dulu saya suka banget menanam bunga , sejak menikah bunga mulai tersisihkan oleh kehadiran anak. lama banget saya tidak bersentuhan dengan bunga dan tanaman. Bagi saya menanam bunga hanya sekedar menambah tanaman di rumah. Akan tetapi juga membuat hati dan pikiran tenang dan tentu saja juga bisa menambah pengeluaran keringat. 

Saat merawat dan membersihkan bunga, tentu saja kita akan bekerja. Baik mata, tangan dan smeuanya juga akan saling membantu. Apalagi jika harus membongkar pot yang sudah kepenuhan.Lalu dipecah-pecah menjadi beberapa pot lagi. tentu saja hal ini akan lebih banyak mengeluarkan tenaga dan keringat.

Salah satu hasil kebun samping rumah kami (foto KN)

Untuk tanah , karena sumber tanah yang mulai sedikit. Saya biasanya membeli tanah di depot bunga. Satu karung ukuran beras 20 Kg di jual dengan harga hanya sepuluh ribu saja. Nah, sampai di rumah saya campurkan lagi tanah tersebut dengan sekam padi atau kulit padi. Tujuannya supaya tanahnya tidak terlalu padat sehingga saat disiram air akan langsung menyebar dan terseram dengan baik. Selain itu akan membuat tanah tetap gembur.

 Baca Juga : Kue Kemojo

Untuk sekam padi ini, saya biasa membeli atau pesan dengan tetangga yang baru saja panen di sawah. Jadi saya sudah order duluan sekamnya. Kira-kira satu karung besar. Ukuran beras 50 Kg atau 100 Kg. 

Waktu yang Baik Menanam Bunga

Keluarga saya sering bilang, kalo tangan saya dingin. Kalo menanam bunga pasti tumbuh. Meski demikian tidak setiap waktu baik untuk menanam bunga. Ada waktu-waktu terbaik sih untuk menanam bunga. Istilah kata waktu prime time.

Jadi menurut pengalaman saya dan ini memang sudah saya amati dengan seksama. Sebaiknya menanam bunga di sore hari. Setelah ditanam lalu disiram. Paginya bunga akan terlihat lebih segar. Jika ditanam di pagi hari, maka siangnya bunga akan mengalami kepayahan akibat paparan sinar matahari. Potensi untuk mati lebih besar.


Lalu saat yang juga baik menanam bunga adalah di saat atau usai hujan. Apalagi di sore hari. Jadi kondisi hujan, suasana sejuk dan udara juga segar. Sangat baik untuk menanam bunga. Tanah yang akan digunakan juga akan lembut dan gembur. Jadi proses tanam-menanam akan lebih mudah. Tanah tidak perlu dicangkul atau disodok-sodok. Disodok-sodok ini, bahasa Indonesia-nya apa yah. Intinya, itu tanah harus dikorek-korek dulu biar gembur dan enteng dipindahkan ke pot.

Saat usai hujan adalah waktu yang baik juga untuk memindahkan secara langsung tanaman ke tanah. Biasanya saya mencabut atau menggasing dulu atau membuat lingkaran dulu di sekitar tanaman yang akan dipindahkan. Ini berguna, agar akar tanaman tidak putus selain itu akan membuat tanaman mudah diangkat.

Manfaat Menanam Bunga Bagi Kesehatan

Ada beberapa manfaat bagi saya saat menanam bunga terutama bagi kesehatan sebagai aktivitas akhir pekan untuk mengeluarkan keringat. Selain memang untuk menuntaskan hobi dan mencari kesenangan. 

Ini manfaat yang saya rasakan saat melakukan aktivitas menanam bunga yang saya rasakan. Aktivitas ini saya lakukan di week end, di hari sabtu atau ahad. Kalo pagi hari biasanya saya membersihkan dan menyiram bunga. Mencabut rumput atau tanaman lainnya yang tumbuh liar di dalam pot. Tanaman liar ini bisa menganggu tumbuh kembang bunga yang ada di dalam pot.


Kalo untuk memindahkan tanaman saya liat situasi dulu, kalo malamnya hujan. Saya sering memindahkan atau membongkar tanaman dari pot atau ke tanah. Saya lakukan pagi sebelum matahari terbit atau naiknya tinggi. Setelah itu potnya saya pindahkan ke tempat yang teduh agar tidak terkena sinar matahari langsung. Agar tanaman yang baru ini tidak layu.

1. Kegiatan menanam bunga atau tanaman bisa menjadi sarana hiburan untuk hati dan pikiran. Setelah peant beraktivitas secara rutin. Apalagi jika dilakukan saat liburan atau di akhir pekan.
2. Menjadi olahraga ringan dengan menggerakkan anggota badan dan melakukan aktivitas fisik yang ringan dan menyenangkan.
3. Menanam tanaman adalah sebuah saluran hobi yang mengasyikkan. Jika ditekuni dengan baik juga bisa mendatangkan penghasilan
4. Obat stress, saat melihat tanaman tumbuh, berbunga, berbuah apalagi bisa dinikmati. Maka hati akan senang dan bergembira
5. Bahan postingan di media sosial. Kegiatan menanam bunga bisa dijadikan postingan media sosial yang kita punya. Apalgi jika sudah berbunga dan berbuah
6. Sarana membantu orang lain, saat posting di media sosial atau jika ada yang membutuhkan tanaman tertentu. Kita bisa membantu bagi yang membutuhkan tanaman obat.

Sejuk dan segar ya kalo rumah kayak gini (foto unsplash)
Saya sangat senang dan merasa sangat terhibur dengan melakukan aktivitas menanam di akhir pekan ini. Selain sebagai penghibur hati. Menanam bunga juga bisa membuat saya berkeringat dan berolahraga. 

jadi , kalo kamu mau berkeringat di akhir pekan, bisa coba cara saya yah, yaitu dengan menanam bunga. kalo sudah berbunga dan berbuah tentu akan membuat hati senang dan bersemangat, jadi badan juga sehat.

Tuesday, July 23, 2019

Kue Kemojo

/ / 0 Comments
Kue Kemojo
Assalammualaikum.Wr.Wb
Dear Apa Kabar Sahabat Keluarga Nawra?

Setiap berkunjung ke suatu tempat baru. Maka salah satu kegiatan yang tak terlewatkan adalah memburu oleh-oleh. Meski kadang oleh-ole tersebut apalagi makanan bisa juga dibeli di tempat kita tinggal. Misalnya saat liburan ke kota Bandung, keluarga Nawra tidak berniat membeli aneka dodol. Sebab dodol bisa dibeli di berbagai toko di Bengkulu. Jadi berburu oleh-oleh dodol, tidaklah menarik. Maka Keluarga Nawra akan mencoba mencari oleh-oleh lainnya yang sedikit berbeda.

Begitu juga yang saya lakukan saat liburan tidak sengaja ke kota Pekanbaru. Kenapa tidak sengaja. Kerena saya datang ke sana hanya sebuah kebetulan dan kesempatan saja yang diberikan oleh kantor Bahasa Bengkulu untuk belajar bersama para penggiat dan pegiat literasi se-sumatra. Jadi tidak dari niat atau rencana awal akan berkunjung ke negeri lancang kuning tersebut. Kalo direncanakan tentu saja , saya akan membawa serta semua personil Keluarga Nawra dong.

Ibu penjual Kue Kemojo yang baik hati ( Foto KN)

Nah, kalo ini kan dibayarin negara oleh pajak yang teman-teman semua bayar. Jadi hanya saya sendiri. Tapi sebenarnya tidak benaran sendiri. Ada 7 orang teman lainnya yang berangkat juga ke Pekanbaru ini. 

Saya di kota berpantun ini nginap selama empat malam di hotel Pangeran. Di jalan Sudirman.Kabarnya, jalan ini adalah saah satu ruas jalan yang padat dan ramai di kota Pekanbaru ini. Hal ini dibuktikan dengan lebarnya jalan di depan hotel dan kendaraan yang tidak pernah sepi berlalu lalang.

Penasaran dengan Oleh-oleh Pekanbaru

Pada malam ketiga, seperti biasa usai kelas yang melelahkan. Saya mengajak dua orang teman saya yang sama-sama berasal dari kota Bengkulu untuk jalan malam di sekitar hotel. Kebetulan Cut, nama salah salah satu teman saya itu sedang sakit gigi. Sepanjang hari di kelas, ia badmood saja. Wajahnya seolah menahan sakit yang luar biasa. Meski tidak bengkak. Sakit gusi ini membuat ngak nyaman dan ngak mood makan. Saya bersimpati sekali dengan keadaan beliau. Emang ngak enak loh kalo sedang ada masalah dengan gigi. Katanya lebih baik sakit hati daripada sakit gigi.

Jadi untuk mencari obat baru, kami mengajak Cut berjalan di sekitar kiri kanan hotel saja. Kami juga ditemani dengan Ibu Maya waktu itu. Setelah menimbang, kami akhirnya memutuskan untuk berjalan ke arah kiri hotel saja. Yah, sudah berjalanlah kami ke arah kiri hotel. Eh, ternyata di jalan kami juga banyak berpapasan dengan peserta lainnya. Rupanya mereka juga jalan malam.

Usai membeli obat di salah satu toko obat. Ini kebetulan sekali, toko obatnya dekat.Jadi Cut bisa langsung mencoba minum obatnya dan semoga obatnya manjur. Blass..sakit gusinya hilang.

Saat akan pulang, kami bertiga mampir ke salah satu toko yang kalo dilihat dari luar. Sepertinya itu asdalah toko pusatnya oleh-oleh khas Pekanbaru. Kami pun masuk,meski sudah hampir jam sepuluh malam. Tokonya belum tutup.

Di dalam toko, benar perkiraan kami. Ini merupakan toko oleh-oleh khas Pekabbaru. Kami berkeliling melihat-lihat sekaligus juga memantau harga. Sebab ini penting sekali. Hitungan membeli oleh-oleh harus tepat dan cermat agar tidak ada pembengkakkan.

Saya lalu tertarik untuk melihat kue yang berbentuk bunga Kamboja. Oleh pelayan tokonya disebutnya Kemojo. Jadi nama kue ini Bolu Kemojo. Karena penasaran saya pun bertanya banyak dengan penjaga tokonya. Saking penasarannya, saya pun akhirnya diberikan cicipan kue bolunya. Supaya saya ngak penasaran lagi.

Baca juga : Perlengkapan Haji Untuk TK

Saat dimakan, kue ini lembut sekali. Manis , kebetulan saya mencicipi yang rasa original. Beerap varian rasa ada seperti vanila, coklat, duran dan lain sebagainya. Setelah makan sepotong kue itu. Barulah saya teringat dengan salah satu kue khas di Bengkulu. Kue Koja, kue ini merupakan kue kesukaan keluarga saya. Apalagi Almarhum Bapak saya. Dia doyan sekali dengan kue Koja.

Tapi saya tidak sempat bertanya banyak sebab kata pelayan toko. Sebentar lagi toko akan tutup. Sebelum benaran ditutup, saya sempat bertanya kepada , kue ini tahan berapa lama. Eh, ternyata hanya dua hari saja kalo di luar kulkas. Jad harus beli atau bawa yang baru jika ingin kondisi kuenya tetap enak dan nyaman dimakan.

Yah, itu artinya belinya dua hari lagi, menjelang kepulangan saja. Tidak baik dibeli sekarang kalo untuk oleh-oleh. Kecuali mau dimakan segera. Kami pun akhirnya kelaur toko tanpa membawa kue Kemojo.

Alhamdulillah sudah sampai di pesawat

Nanti , menjelang pulang saya akan memburu kue Kemojo ini, selain sebagai oleh-oleh. Ibarat sebagai obat kangen juga untuk almarhum bapak. Harganya juga murah meriah, jad bisa banget untuk oleh-oleh. 

Hari Kepulangan Tiba, Memburu Kue Kemojo

Teman saya, ibu Maya ngotot banget supaya kami bisa pergi belanja di pasar bawah. Ini kabarnya merupakan pasar pusat oleh-oleh di pekanbaru. Beliau penasaran sekali ingin ke sana. Akhirnya dengan memanfaatkan waktu yang hanya berjarak dua jam lagi menjelang keberangkatan. Kami pun pergi ke pasar bawah untuk cuci mata sekaligus memburu oleh-oleh.

Dalam perjalanan ke pasarnya, saya teringat dengan Kue Kemojo yang akan saya beli tempo hari. Nah, tidak mungkin rasanya balik lagi ke toko pusat oleh-oleh yang di berada di dekat hotel. Pasti butuh waktu lagi, apa mungkin terkeajr. Pikiran saya sempat berkecamuk. Namun, d dalam hati yang yang paling dalam. Saya berharap di pasar bawah, ada yang menjual kue ini. 

Kami tiba di pasar bawah, di lantai bawah banyak terdapat aneka kripik , sambal, abon, dan baju-baju kaos bertuliskan kata-kata inspiratif tentang Pekanbaru. Cut , teman saya langsung memburu baju kaos untuk anak bujangnya. Bu Maya memburu dan mencicipi berbagai keripik yang ingin dia borong. Saya masih melihat-lihat apa yang akan dibeli.  Saya hanya membeli baju kaos untuk Athifah saja, dedek Nasya sudah ada baju bertuliskan Pekanbaru ini ,dibelikan keponakan beberapa waktu lalu. 

Baca juga : Pengalaman Menginap di Graha Ragunan

Saya akhirnya membeli juga keripik rasa durian. Duh, rasa keripik ini mengoda banget untuk dihabisin. Serasa makan sambel durian loh. Kalo di Bengkulu disebutnya Tempoyak. Siapa yang sudah makan, pasti mau menggulang kembali. Bakalan candu.

Eh, usai muter-muter di beberapa lantai melihat dan membeli beberapa barang-barang , kami membeli bros jilbab, gelang dan lain-lain deh. Ada saja yang dibeli. Namanya juga belanja.

Tak lama, saya melihat apa penjual bolu Kemojo. Wah, saya sangat senang, ini yang saya cari. Saya pun segera memesan . Ternyata belum ada yang siap. jadi saya harus menunggu dulu sampai matang. Kata ibu yang jual, tidak lama lagi. Bakal matang. Oke, saya pun setuju menunggu. Saya pesan empat kotak. satu kotak harganya Rp. 15.000,-.

Sembari menunggu, saya berkeliling melihat sekitar. Ada apa saja yang dijual orang-orang di lantai dasar ini. Cuci mata dulu deh. Kat si ibu hanya lima menit saja. 

Baca juga : Membuat Surat Keterangan Sehat Anak

jadi saya pun berjalan-jalan di sekitar lokais untuk melihat oleh-oleh lainnya , mungkin saja ada yang menarik untuk di beli. sembari melihat-lihat barang oleh-oleh. mata saya juga tak luput dengan sellau melihat jam. tepat jam dua siang, kami semua harus sudah berada di bandara Sultan Syarif Kasim. kami akan ke padang dulu baru lanjut ke bengkulu.

Jangan sampai dong, hanya karena sibuk memburu oleh-oleh. kami jadi ketinggalan pesawat. Bisa gawat dong !


Saya juga mulai ketar-ketir. Mana pesanan kue saya belum juga kelar. teman saya yang sudah duluan di bandara, sudah terus menelpon, mengingatkan kami supaya segera meluncur.

Memburu bolu Kemojo yang fenomenal

Saya mulai tidak nyaman juga, tapi mau gimana lagi. Segera saya beritahu temna-teman yang lain yang masih asik membeli oleh-oleh. Bahwa , waktu ke bandara sebentar lagi.

Saya balik lagi ke ibu penjual kue Kemojo
Sebentar lagi yah. belum kering bagian bawahnya. nanti kalo tidak kering. Malah tidak enak
Saya mencoba menenangkan diri, sesekali melirik ke jam lagi. masih ada waktu sih, tapi belum lagi meluncur ke bandara. belum tahu, dapat mobilnya bagaimana. Terus lama perjalananya nanti bagaimana. Namanya juga pengalaman baru. Semua tidak bisa diprediksi.

Saya pun memutuskan untuk mencoba memesan mobil online dulu, sembari menunggu pesanan kue saya matang. Tak berapa lama, ada yang menerima orderan mobil online saya. Dari chatnya. Si driver memberitahu, kalo dia berada di sekitar pasar. dalam waktu satu menit, mobil menuju titik pesanan. 

Lalu, saya bergegas ke luar basement melihat ke arah luar. Mobil pesanan kami tiba, saya memberitahu untuk menunggu. Sebab pesanan kue saya belum siap. Saya pun memberitahu Bu Maya dan Cut untuk segera bersiap juga. 

Dengan tergesa-gesa, saya mampir lagi ke ibu penjual kue Kemojo tadi. Alhamdulillah kuenya sudah matang. tapi butuh waktu didinginkan terlebih dahulu. Saya memberitahu ibunya.


Ibu, mohon maaf saya harus segera pulang. Mobil sudah menunggu, dalam waktu dekat kami juga akan segera terbang. Ini sudah ditunggu di bandara
Akhirnya kue Kemojo tersebut, langsung dimasukin ke dalam kotaknya. saya membawa kue tersebut dalam keadaan masih pasan banget. baru diangkat dari open. Duh, seru banget nih memburu kue Kemojo yang luar biasa ini. 


Apa pun akan kulakukan duhai Kemojo, rela menunggumu bahkan membawamun panas-panas. Asalkan engkau mau ikut denganku ke Bengkulu....

Bahan-bahan Kue Bolu Kemojo dari www.resepkuerenyah.com

  1. Margarine sebanyak 300 gram yang telah dilelehkan
  2. Tepung terigu sebanyak 350 gram
  3. 300 gram gula pasir
  4. Vanili bubuk sebanyak 1 sendok teh
  5. Telur ayam sebanyak 8 butir
  6. Santan kelapa sebanyak 600 ml
  7. Air perasa daun suji sebanyak 50 ml
  8. Garam halus sebanyak 1/2 sendok teh
Cara mudah membuat Kue Bolu Kemojo Enak Khas Riau :

1. Langkah pertama masukan telur ayam dan gula pasir aduk hingga rata dan kocok dengan menggunakan mixer hingga mengembang.
2. Tambahkan tepung terigu, vanili bubuk dan garam halus aduk kembali hingga benar – benar rata.
3. Masukan sedikit – sedikit santan kelapa sambil diaduk agar tecampur rata.
4. Selanjutnya tambahkan margarine yang telah dilelehkan aduk kembali hingga merata.
5. Siapkan cetakan bolu kemojo yang telah diolesi dengan margarine dan masukan adonan kedalamnya.
6. Berikutnya masukan cetakan yang telah diisi adonan kedalam oven dan panggang hingga matang selama kurang lebih 45 menit.
7. Setelah itu keluarkan cetakan dari oven dan pisahkan cetakan dengan bolu.
8. Selesai kue bolu kemojo siap untuk dinikmati.

Monday, July 22, 2019

Sunah yang Wajib dilakukan Saat Lebaran Idul Adha

/ / 0 Comments
Sunah yang Wajib dilakukan Saat Lebaran Idul Adha
Assalammualaikum.Wr.Wb

Apa kabar Sahabat Keluarga Nawra ?
Lebaran Idul Adha selalu istimewa bagi umat Muslim. Apalagi bagi keluarga Nawra. Salah satunya adalah bukti komitmen untuk bisa bekurban setiap tahunnya. Meski ada saatnya dengan kondisi yang ada kami terpaksa tidak berkurban dulu. Namun, kami selalu berusaha untuk menabung untuk kurban ini.

Kebersamaan lebaran Idul Fitri 2017 (Foto KN)

Untuk jatah nama pengkurban. Biasanya kami giliran saja. Tidak harus nama itu saja. Tapi bergantian. Atas nama suami, saya dan semua anak-anak. Sudah semua. Kecuali mau nanti diulang lagi. Yah, tidak masalah karena anggota keluarga kami ada lima. Maka giliran akan dilakukan pada setiap lima hingga enam tahun. Kenapa enam. Iyah, sebab kami juga sering menggunakan nama emak untuk kurban. Seperti tahun ini kami bekurban atas nama almarhum emak. 


Hal ini sesuai dengan keinginan Emak sebelum beliau meninggal. Jadi kami ingin menunaikan keinginan almarhum

Oh,ya di hari lebaran kurban itu ada beberapa hal sunah yang sebaiknya kita lakukan. Supaya hasil ibadah kita maksimal.

Kita cek satu persatu ya, kamu terapkan semuanya. Semoga istiqomah. Aamiin dan berpahala.

10 Sunnah yang Dilakukan di Lebaran Idul Adha

1. Mandi Besar

Sebelum shalat Idul Adha, umat Islam disunnahkan untuk mandi terlebih dahulu. Mandi Idul Adha dilakukan seperti mandi besar, hanya niatnya yang berbeda, yakni niat mandi sunnah Idul Adha.

2. Gunakan Pakaian Terbaik

Umat Islam disunnahkan untuk memakai pakaian terbaik yang dimilikinya untuk shalat Idul Adha. Yakni pakaian yang paling bagus dan cocok untuk shalat. Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan kami untuk memakai pakaian terbaik yang kami miliki pada dua hari raya” (HR. Hakim)

3. Semprotkan Minyak Wangi Bagi Laki-laki

Selain disunnahkan memakai pakaian terbaik, disunnahkan pula memakai minyak wangi khususnya saat menghadiri shalat Idul Adha. Sebagaimana lanjutan hadits tersebut: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam memerintahkan kami untuk memakai pakaian terbaik yang kami miliki pada dua hari raya dan memakai minyak wangi” (HR. Hakim)


4. Berangkat Awal

Disunnahkan untuk berangkat shalat Idul Adha seawal mungkin. Yakni setelah shalat Subuh, atau beberapa waktu setelah itu.

5. Melalui Jalan yang berbeda Ketika Pergi dan Pulang

Disunnahkan untuk menempuh jalan yang berbeda antara pergi dan pulang shalat Idul Adha. Jadi ketika pergi ke lapangan melewati satu jalan, hendaknya pulangnya melalui jalan yang lain. “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika shalat ‘Id, beliau lewat jalan yang berbeda ketika berangkat dan pulang.“ (HR. Al Bukhari)

Bebagai menu olahan daging Sapi (foto KN)
6. Sebaiknya Jalan Kaki

Jika memungkinkan, disunnahkan untuk berjalan kaki menuju lapangan tempat shalat Idul Adha sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berangkat shalat ‘id dengan berjalan kaki, begitu pula ketika pulang dengan berjalan kaki.“ (HR. Ibnu Majah)

7. Makan Setelah Shalat, Puasa Sebelumnya

Berbeda dengan shalat Idul Fitri yang disunnahkan untuk makan terlebih dahulu sebelum berangkat shalat Id, pada Idul Adha disunnahkan makan setelah shalat Id.

Baca juga : Cap Tiga Jari

8. Mengajak serta wanita dan anak-anak

Rasulullah memerintahkan wanita dan anak-anak untuk ikut serta shalat Id. Bagi wanita yang sedang haid, mereka tidak ikut shalat tetapi ikut mendengarkan khutbah dari tepi/pinggir lapangan tempat shalat.

9. Menyembelih Hewan Kurban

Sunnah ini khusus pada Idul adha dan tidak ada di waktu yang lain. Yaitu disunnahkan untuk menyembelih hewan qurban pada Idul Adha (tanggal 10 dzulhijjah) setelah shalat Id, hingga hari tasyrik (tanggal 11-13 Dzulhijjah).

10. Takbiran

Disunnahkan untuk takbiran pada Idul Adha sejak setelah Shubuh pada tanggal 9 Dzulhijjah hingga Ashar tanggal 13 Dzulhijjah. Takbiran Idul Adha ini bisa dilakukan oleh siapa saja dan di mana saja. Baik laki-laki maupun perempuan, dewasa maupun anak-anak, semua disunnahkan takbiran. 

Nah, itu beerapa sunah yang sebaiknya kita lakukan pada saat lebaran Idul Adha. Jadi kalo lupa, silakan dicatat dan ditempel ditempat yang mudah kamu baca. Supaya semua sunnah tersebut bisa diterapkan semuanya. Semoga mendapatkan pahala dan kebaikan. aamiin.

Sunday, July 21, 2019

Kena Ongkos Dua Kali Naik Angkutan Online

/ / 1 Comments
Kena Ongkos Dua Kali Naik Angkutan Online
Assalammualaikum. Wr.Wb

www.mildaini.com_ Kena Ongkos Dua Kali Saat Naik Angkutan Online.Jam sudah berdentang satu kali di tengah terik mentari siang ini. Waktu seolah cepat sekali berputar. Hari ini setelah hampir empat puluh hari kami harus mengantar kakak Nawra balik lagi ke pondok. Anak manis pencinta lagu English ini sudah mau naik kelas dua MTs loh. Itu artinya mau jalan dua tahun si kakak berseragam putih biru.


Barang kakak yang segambreng sudah dikumpulkan dan siap untuk diangkut. Entah ini apa aja isinya. Tapi yang jelas semua barangnya di pondok dibawa semua pulang. Yah, otomatis akan dibawa pulang kembali dong ke pondok. Makanya banyak.

Ada beberapa barang baru sih, sebab ada yang hilang ,rusak atau tidak bisa dipakai lagi. Kakak membeli tas, sepatu, baju pramuka dan jilbab baru. Sebagian menggunakan uang THR. Lumayan loh, si kakak dapat uang jajan tambahan di hari raya.

Selama liburan juga hemat, mau makan atau mau beli apa saja. Ngak mengeluarkan uang. Kalo buat beli makanan dan minuman sih. Tapi kalo buat beli pernak-penik atau aksesories. Yah, pake uang sendiri.

Baca Juga : Manfaat Ikut Lomba Mewarnai

Banyak hal yang dilakukan kakak selama liburan. Selain emang banyak mencicipi aneka makanan. Bertemu dan main dengan teman sekolahnya. Dari mulai teman SD hingga teman pondok. Sejak bulan puasa sih mereka sering kumpul. Buka puasa bareng, nonton bersama bahkan ngemol bareng. Asik aja dilakukan tanpa beban.

Tapi setiap hendak keluar bertemu temannya. Si kakak selalu kami antar jemput. Kami belum berani melepaskan dia untuk naik kendaraan umum. Meski kakak kadang minta dan memastikan bahwa dia bisa dan ngak akan terjadi apa-apa.

Yah, daripada nanti ribet. Ngak masalah capek antar jemput yah. Sesekali juga ,sekalian juga kami melakukan kegiatan bersama. Misalnya nonton. Kami juga ikutan nonton. Namun filmnya yang berbeda. Nanti jam keluarnya sama.

Berangkat Ke Pondok dengan Mobil Online

Nanti kita berangkat jam dua saja ya. Kalian naik grab saja. Abah naik motor. Jadi nanti pulangnya pakai motor saja. Kan semua barang sudah diturunkan.

Hari itu Jumat, mana pak suami juga sedang banyak jadwal kegiatan di kantor. Begitu juga dengan saya. Tadi masih sempat ngantor dulu. Lalu ijin pulang cepat. Sempat mampir ke sana kemari dulu. Membeli beberapa perlengkapan dan barang kakak yang masih belum komplit. Rasanya badan capek banget. Tapi demi anak nih, yah, dijabanin semuanya.

Jadi keputusan untuk naik Grab adalah salah satu solusi. Dikarenakan mobil kami masih ngambek. Jadi kami sepakat untuk naik mobil online saja.

Begitu semua dirasa beres. Saya pun memesan grab dari handphone saya. Langsung ke tujuan , ke pondok pesantren kakak. Saya klik pesan.

Terlihat di maps. Lokasinya dekat rumah. Sepertinya driver baru saja mengantar penumpang. Diinfohkan bahwa sudah bergerak ke alamat rumah kami.

Baca Juga : Penyebab Anak Tidak Tinggi

Tak berapa lama. Mobil pun datang. Mobil Calya dengan warna silver tua. Kami pun segera memasukkan semua barang.

Berbeda dengan kebanyakan driver grab yang sering kami gunakan. Jika melihat banyak barang yang akan  kami bawa. Biasanya dia akan turun dan ikut membantu angkat dan memasukkan barang-barang ke dalam mobil.

Jarang banget yang berlakon kayak gini. Duduk manis di stir.

Dengan barang yang lumayan banyak. Kanga Athifah dan Dedek Nasya terpaksa duduk di belakang. Sedangkan  saya dan kakak duduk di bangku tengah saja. Bagian depan. Cukup sopir saja.

Kami pun segera meluncur. Pelan namun pasti. Setelah jalan sekitar dua ratus meter. Pas di simpangan. Saya heran kenapa si driver jalan ke arah sini. Saya pun buru-buru segera memberitahu. Drivernya pun langsung belok. Untuk baru beberap meter saja. Jadi ini langsung mutar balik lagi sedikit. Lalu jalan ke arah kanan. Menuju lokasi yang kami sebutkan tadi.

Yah, sudah mobil melaju pasti. Saya mengajak ngobrol drivernya. Biar ngak berasa jauh. Penumpang paling belakang sudah membaca doa tidur. Tidak terdengar lagi suara mereka berdua.

Kami terus melaju. Belum jauh, tiba-tiba dalam perjalanan. Si driver kembali mengecek rute perjalanan. Saya diminta untuk mengecek kembali rute yang saya pilih. Dengan seksama beliau memberitahu bahwa rute yang saya pilih itu salah.

Seharusnya tadi memang jalan lurus saja sesuai dengan alamat dan jalur yang tertera di rute perjalanan yang dipilih.

Saya langsung kaget dan heran kok bisa. Memang tadi saya tidak lagi mengecek alamatnya. Begitu muncul nama lokasinya. Yah, udah saya langsung saja. Klik dan pesan.

Agar lebih nyaman. Mobil pun berhenti. Driver menunjukkan dan menjelaskan dengan detil bagaimana kesalah rute tersebut.

Lalu dia juga menyarankan supaya saya merubah arah tujuan. Jadi benar sesuai dengan nama dan alamat sekolah kakak.

Saat proses itu berlangsung. Saya tidak terlalu banyak bertanya dan mengecek. Sebab saya pikir, hanya merubah rute saja. Jadi tidak ada yang harus saya cek ricek lagi.

Mobil kembali melaju menuju lokasi sekolah kakak. Dengan pelan namun pasti. Ini driver santai banget. Kembali kami ngobrol lagi. Semua dibahas , apa saja yang menarik.

Tak berapa lama. Kami sampai. Banyak mobil yang antre masuk. Gerbang dan halaman parkir mendadak penuh. Jalan juga macet.

Si Kakak Betah di Pondok 

Alhamdulillah si kakak sudah kami antarkan ke pondok kembali siang ini. Sekaligus pembagian rapor. Jadi padat sekali agenda siang ini di sekolah kakak.

Usai pamitan dan semua barang-barang kakak masuk ke asrama. Kami berpamitan pulang. Dengan menggunakan motor. Benar saja sangat lowong. Sebab semua barang sudah diturunkan.

Kami pulang ke rumah melalui jalur yang sama dengan waktu kedatangan kami tadi.

Sebelum sampai rumah, kami sempat mampir membeli lauk pauk dan gulai dulu. Sebab sudah terdengar bunyi keroncongan di perut saya. Bisa gawat nanti.

Kami tiba di rumah sekitar jam limaan. Masih sempat buat duduk santai di teras depan. Anak-anak juga main sepeda. Saya menemani mereka sambil main handphone.

Mengecek pesan atau pekerjaan. Sebab tadi di pondok. Hampir tidak ada waktu buat buka hape. Waktu kami manfaatkan untuk lebih banyak ngobrol dengan kakak. Jadi bunyi hanphone tidak terlalu menarik.

Tiba-tiba saya kaget pas baca notif bahwa saldo OVO saya tinggal segitu. Perasaan harusnya segini. Langsung saya cek ricek riwayat transaksi.

Merubah Rute Kena Biaya Ulang

Eh, ternyata muncul notif bahwa merubah rute tadi dikenakan biaya yang kalo ditotal bisa dua kali lipat dengan pesanan awal. Padahal tadi baru jalan hanya beberapa meter saja. Belum jauh banget. Palingan kalo jauhnya baru setengah kilo.

Tapi ini saya jadi harus membayar sama kayak pesan baru. Jadi waktu itu ongkos Grab saya jadi hitungannya dua kali lipat dari biaya awalnya.

Baca Juga : Penyakit Phubbing 

Yah, mau bagaimana lagi saya juga sih tidak teliti saat menentukan titik berangkat dan lokasi tujuan. Sehingga bisa kejadian kayak gini.

Hal ini juga membuat saya heran. Kenapa alamat sekolah kakak jadi berubah. Namanya saja yang sama. Jika tidak teliti. Kejadian kayak gini bisa saja berulang akan saya alami lagi.

Apalagi saya melakukan pembayaran via OVO jadi memang tidak terlihat tadi. Sebab saya tidak perlu mengeluarkan uang cash. Tinggal klik saja potong saldo. Nah, di situ juga rupanya kecanggihan justru bisa membuat kita lupa mengecek dan mengenal dengan apa yang sedang kita lakukan. Tanpa sadar semua sudah done.

Oleh karena itu, supaya tidak kena lagi pengalaman saat  menggunakan transportasi online seperti ini. Supaya tidak kena biaya merubah rute atau supaya biaya perjalanan tidak  bengkak atau dobel

Maka pastikan dengan seksama dan cek ricek secara teliti. Kelengkapan dan kebenaran dari rute perjalanan yang akan kita lalui.

Ngak enak banget loh, kena biaya transportasi naik dua kali lipat. Rugi dong ah.

Saturday, July 20, 2019

500 Dol Bengkulu Kolaborasi dengan Musik Etnik Korea dan Malaysia

/ / 0 Comments
500 Dol Bengkulu Kolaborasi dengan Musik Etnik Korea dan Malaysia
Assalammualaikum.Wr.Wb

Apa Kabar Sahabat Keluarga Nawra

Bengkulu-Kemeriahan Event Festival Bumi Rafflesia yang termasuk dalam 100 Calender Of Indonesia, semakin memukau dengan ditampilkannya 500 atraksi Dhol Bengkulu/ Bencoolen Dhol Attraction. Atraksi ini semakin memukau dengan kolaborasi musik dan tarian etnik asal Korea dan Malaysia.


Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan Bencoolen Dhol Attraction ini menjadi momentum "Dhol Bengkulu mengguncang dunia" karena keunggulannya luar biasa. Sehingga betul-betul bisa mewakili kesenian Indonesia dalam konteks dunia.


“Saatnya Dhol Bengkulu dikenal dunia internasional. Yakinkan dalam diri masyarakat Bengkulu bahwa kita punya potensi alat kesenian yang luar biasa, harus kita lestarikan, kita kembangkan dan kita cintai,” ungkap Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah penuh semangat pada pembukaan Bencoolen Dhol Attraction, di Pelataran Icon Pantai Panjang Bengkulu, Sabtu (20/07).


Lanjut Gubernur Rohidin Mersyah, setelah dikolaborasikan dengan beberapa musik etnik beberapa negara seperti dari negara Korea dan Malaysia, atraksi yang dikreasikan dengan formasi Bunga Rafflesia Raksasa, diketahui semakin memukau.

“Dan kolaborasi dari beberapa negara meyakinkan kita pada sore hari ini bahwa Dhol betul-betul untuk Indonesia. Jadi ini merupakan alat musik yang mempunyai energi yang luar biasa, ketika dikolaborasikan dengan musik apapun dia akan menampilkan harmoni yang sangat bagus,” terang Gubernur Rohidin Mersyah.

Maka dari itu tambah Gubernur Rohidin Mersyah eksistensi ini harus dijaga dan terus dilestarikan dan terus digelorakan serta dipromosikan.

Baca juga : Rumah Fatmawati 

“Saya kira semua orang akan mengakui bahwa Dhol punya kelebihan dari sisi alat musik lain karena kekuatan energi dan dinamisasinya,” pungkas Rohidin Mersyah.   


Dalam kesempatan tersebut tampak hadir Drummer sekaligus Musisi Nasional Gilang Ramadhan yang melakukan Opening Attraction, serta juga tampak hadir unsur FKPD Provinsi Bengkulu, para Asisten dan Kepala OPD di lingkungan Provinsi Bengkulu serta ribuan penonton yang sebagian diantaranya merupakan wisatawan mancanegara. (Rian-Media Center Pemprov Bengkulu).

MEDIA CENTER
Pemprov Bengkulu
Jl. Pembangunan No.1, Padang Harapan, Kota Bengkulu
Twitter @mediacenterBKL
Instagram @mediacenterbkl
Fanpage
Youtube Media Center Pemprov Bengkulu

Thursday, July 18, 2019

Gunakan Insto Dry Eyes Untuk Atasi Mata Perih di Jalanan

/ / 26 Comments
Gunakan  Insto Dry Eyes Untuk Atasi Mata Perih di Jalanan
Assalammualaikum.Wr.Wb

Apa kabar Sahabat Keluarga Nawra? Setiap hari saya dan suami harus berbagi mengantar anak-anak sekolah. Yah, meski seharusnya si dedek Nasya belum bersekolah. Namun, dengan kondisi saya yang mulai ngantor lagi. Terpaksa si dedek harus masuk kelas bermain atau kober. Sedangkan Kanga Athifah baru masuk Sekolah Dasar. Biasanya kami tidak berbagi. Suami akan mengantar mereka semua dengan menggunakan mobil. Tapi sejak mobil ngambek dan belum kami perbaiki lagi. Kami akhirnya mengantar anak dengan menggunakan motor. Dedek Nasya ikut Abahnya sebab lokasi sekolahnya tidak begitu jauh dengan lokasi kerja suami. Jadi lebih dekat untuk antar jemput. Sekolah Athifah jalannya satu arah dengan saya. Jadi Athifah ikut saya sekalian barengan aku berangkat ke kantor.

Setiap hari saya dan suami harus melalui jalan berdebu, jalan rusak, jalan berkerikil sepanjang  sepuluh kilometer lebih. Jalanan yang lumayan jauh itu. Kami tempuh setiap hari bolak balik. Di jalan,selain menggunakan helm dan kacamata saya juga menggunakan masker untuk menghindari panas dan debu jalanan. 

Lama di jalan bikin mata perih, akibat kena debu juga (Foto Keluarga Nawra)

Kondisi jalan akan semakin parah jika sedang musim kemarau. Debu akan semakin membara. Selain berterbangan di sekitar dan sepanjang jalan. Debu juga senang mampir di pipi, di pakaian. Bahkan hingga masuk ke dalam saku baju dan rok saya. 

Saat merendam pakaian. Sangat jelas terlihat pada warna air rendaman cucian yang direndam. Warna air rendaman yang awalnya putih, bening langsung berubah menjadi hitam pekat. Debu jalanan sudah merubah air rendaman cucian kami. Debu tenyata ingin ikutan mencuci.

Belum lagi debu yang menempel di muka. Setiap hari saya harus lebih sering membersihkan muka. Paling mudah waktu mau shalat. Saya berwudhu sekaligus membersihkan kotoran yang ada di muka. Jika di rumah, saya akan menggunakan foam pembersih muka khusus. Setidaknya dua kali. Saat pagi hari dan malam hari usai mandi sore atau menjelang tidur.

Bersihkan Mata Dengan Air Rebusan Sirih

Untuk debu yang membuat  mata perih dan mata sepet, selain lama menyetir di jalanan. Biasanya kami akan membersihkan mata dengan meggunakan air rebusan daun sirih. Namun, membersihkan mata dengan air rebusan sirih ini lumayan repot. Sebab air harus didinginkan dulu baru bisa digunakan. Kemudian harus menyiapkan daun sirihnya. Membersihkan terlebih dahulu daun sirih dari berbagai kotoran sebelum direbus. 

Air yang direbus pun harus disaring dari kotoran-kotaran. Akan tetapi soal kebersihan, saya tidak bisa menjamin. Apakah air rebusan ini sudah bersih dan layak digunakan. Untuk merendam  mata. Tidak ada yang bisa menjamin. Untuk menyaring air rebusan. 

Saya hanya menggunakan saringan tes biasa yang ada di rumah. Jadi banyak kemungkinan bisa terjadi. Secara kasat mata terlihat bersih, namun kalo diperiksa dengan alat tertentu, yah belum tentu bersih.

Belum lagi, saya suka kelupaan untuk merebus air sirih. Pernah saya mengalami, air rebusan sampai kering. Kejadian ini sampai berulang kali loh saya alami. Kalo sudah terasa capek dan banyak rutinitas. Saya sering lupa merebus air sirih. Jadinya lewat saja aktivitas membersihkan mata. Palingan kami akan sering mengucek atau menggosok mata. Mengelusnya berulang kali.Supaya terasa nyaman dan penglihatan enak

Meski katanya air rebusan sirih ini herbal dan baik. Namun, banyak hal yang juga harus diperhatikan terutama mengenai kebersihan sirih dan hasil rebusannya. Sebelum digunakan untuk membersihkan mata.

Pernah suatu hari, mata suami malah jadi bengkak setelah direndam dengan air rebusan sirih. Setelah kami teliti dengan seksama. Ternyata air yang digunakan untuk merendam mata yang kurang bersih. Alih-alih mau membersihkan dan membuat penglihatan menjadi lebih kinclong malah sebaliknya.

Cara praktis basihi mata yang perih, pegal dan sepet gunakan insto dry eyes (foto Keluarga Nawra)
Akhirnya saya dan suami mulai mencari solusi lain untuk mengatasi mata perih dan mata pegal akibat terlalu lama berkendaraan dan kena debu jalanan.Ingin cara yang lebih smart , praktis dan hasilnya joss.

Awalnya kami melihat iklan di televisi. Jadi kami mencoba menggunakan Insto Dry Eyes.Produk ini bentuknya kecil sekali. Bisa dibawa kemana-mana. Tidak membutuhkan ruang atau tempat khusus. Bisa  kami bawa kemana-mana. Jadi sangat praktis sekali. Jika diperlukan tinggal dibuka dan bisa digunakan sendiri. Tanpa bantuan orang lain.

Mengenal Insto Dry Eyes

Insto Dry Eyes dikenal sebagai Air Mata Buatan

Mengandung bahan aktif yang dapat mengatasi kekeringan pada mata dan dapat digunakan sebagai pelumas pada mata.Memiliki bahan aktif yang dapat membunuh bakteri.

Komposisi dan Cara Menggunakan  Insto Drye To Eyes

Hidroksi propil metil selulosa 3.0 mg, Benzalkonium klorida 0.1 mg. Dosisnya adalah 1-2 tetes pada setiap mata, 3 kali sehari. Dengan cara meneteskan pada mata perih, mata pegal atau mata sepet. 

Insto dry eyes, ibarat air mata buatan (Foto Keluarga Nawra)

Penyebab Gejala Mata Kering

1. Menatap handphone terlalu lama dapat membuat mata sepet
2. Menatap terlalu lama layar /monitor komputer, menyetir lama, membuat mata pegel
3. Berada di ruangan ber-Ac terlalu lama, dapat membuat mata perih

Bermain handphone dan gadget dalam jangka waktu yang lama, berlama-lama menatap layar TV dan Laptop, menyetir kendaraan dalam jangka waktu yang lama, paparan AC / pendingin udara serta membaca & belajar dalam jangka waktu yang lam  sering kali menimbulkan gejala mata kering seperti mata SEPET, mata PEGEL, mata PERIH. Lalu bagaimana solusinya? Apakah cukup dikucek-kucek saja? Tentu saja tidak, kita bisa menggunakan Insto Drye Eyes.

Dengan mengantongi insto Dry Eyes di dalam tas yang siap dibawa motoran. Saya dan suami tidak lagi takut dengan debu jahat di jalanan. Tidak takut lagi mata perih,  mata pegel atau mata sepet saat berlama-lama di atas kendaraan. Aktivitas di sepanjang jalan pun akan menjadi lebih seru dan asyik, tidak teganggu dengan mata lelah. Terbebas dari gangguan mata kering selama perjalanan. Kalo mata kering tinggal basahi dengan Insto Dry Eyes saja.
Powered by Blogger.