Menu

Thursday, March 14, 2019

/
Assalammualaikum.Wr.Wb

Apa Kabar Sahabat Keluarga Nawra  
 
Banyak kue dan cake menggunakan bahan cokelat dalam pembuatannya. Baik sebagai bahan utama, toping, isian atau sebagai aksesories kue saja. Penggunaan bahan cokelat pada kue Cokelat mengandung beberapa senyawa bermanfaat bagi tubuh, yaitu fenol dan flavonoid. Selain itu, juga terdapat vitamin A, vitamin B1, vitamin C, vitamin D, dan vitamin E, serta mineral-mineral baik seperti zat besi, kalium, kalsium, dan magnesium.


Manfaat Cokelat Bagi Kesehatan

1.      Tinggi antioksidan.
2.      Menurunkan tekanan darah dan mencegah penyakit jantung.
3.      Mencegah diabetes.
4.      Menurunkan kolesterol
5.      Melindungi kulit dari radiasi sinar matahari
6.      Mempertajam fungsi otak
7.      Kenyang lebih lama.

Coklat Obat Stress 

Cokelat mengandung molekul psikoaktif yang dapat membuat pemakan cokelat merasa nyaman. Kandungan pada cokelat dipercaya dapat mengobati stress sebab bisa memperbaiki mood dan menghilangkan kelelahan.

Rasa Cokelat

Rasa cokelat masih sulit didefinisikan. Rasa cokelat tercipta dari campuran 1.200 macam zat, tanpa satu rasa yang jelas-jelas dominan. Sebagian dari zat itu rasanya sangat tidak enak kalau berdiri sendiri. Karenanya, sampai kini belum ada rasa cokelat tiruan.

Jenis Cokelat Paling Sehat

Ada banyak jenis coklat yang tersedia di pasaran. Kita bisa membeli sesuai dengan kebutuhan dan selera kita. Dari harga, beragam juga,ada yang harganya mahal, ada pula yang harganya murah. Tergantung dengan kualitasnya juga. Termasuk harga kue, roti atau cake yang menggunakan coklat. Harga kue bisa jadi lebih mahal, jika menggunakan cokleat dengan kualitas terbaik. 


Berikut ini Perbandingan Jenis-jenis Cokelat 

Dark Chocolate

Dark Chocolate memiliki kandungan biji coklat (kakao) yang paling tinggi yaitu paling sedikit 70% mengandung kakao. Dark chocolate memiliki kandungan kakao atau biji cokelat terbanyak, tanpa banyak gula dan tanpa lemak jenuh atau minyak sayur terhidrogenasi (HVO). Warnanya juga lebih gelap, terlihat lebih pekat. Bahkan bisa dibilang berwarna hitam. Sering juga disebut orang-orang dengan sebutan coklat hitam.

White Chocolate

White chocolate hanya memiliki 33% kandungan coklat atau kakao, sisanya adalah gula, susu dan vanila. Kandungan gula inilah yang dapat memberikan efek negatif, seperti kerusakan gigi dan penyakit diabetes. Warnanya juga lebih cenderung putih atau cream. Malah tidak terlihat warna coklatnya. Sering juga disebut orang secara umum dengan nama coklat putih.

Milk Chocolate atau Coklat Susu

Milk chocolate atau coklat susu merupakan campuran kakao dengan susu dan ditambah gula. Coklat jenis ini juga sangat digemari karena rasanya yang nikmat. Coklat ini, lebih sering banyak dijumpai untuk dikonsumsi langsung atau dimakan langsung karena rasanya yang lebih enak. 

Harga Cokelat Mempengaruhi Kualitas

Sama halnya dengan cokelat untuk harga cokelat juga mempengaruhi kualitas cokelatnya. Coklat dengan harga murah memiliki kandungan kakao (biji coklat) sedikit yaitu rata-rata kurang dari 20%, bahkan ada yang kurang dari 7%. 

Coklat jenis ini juga memiliki kandungan gula yang tinggi, kandungan lemak jenuh tinggi dan keburukan lainnya seperti minyak sayur terhidrogenasi (HVO) sehingga mengakibatkan kerusakan gigi dan gangguan kesehatan seperti penyakit diabetes.


Cara Menyimpan Cokelat Agar Awet dan Tahan Lama

Ada beberapa cara untuk mengolah dan menyimpan coklat agar awet dan tahan lama. Berikut ini beberapa tips yang dapat Anda coba :

  1. Simpan coklat dalam tempat yang sejuk dan kering. Hindari terkena panas langsung baik itu dari sinar matahari maupun panas benda-benda sekitar, terutama untuk coklat batangan;
  2.  Jangan simpan coklat dalam satu wadah tertutup bersama dengan bahan lainnya; Saat hendak melelehkan coklat, gunakan metode tim. 
  3. Perhatikan agar coklat tidak terkena air atau uap airnya; Bungkus sisa coklat yang tidak akan diolah dengan alumunium foil;
  4. Sebaiknya tidak menyimpan coklat bersama dengan buah-buahan agar tidak menularkan jamur;
  5. Jika ingin membuat topping coklat, sebaiknya jangan campur coklat dengan mentega 

Nah, semoga informasi ini bisa menambah wawasan dan pengetahuan kamu mengenai cokelat. Kalo kamu punya informasi baru dan pengalaman mengenai cokelat berbagi yuk, biar makin banyak yang tahu.

Terima kasih sudah berkunjung di blog keluarga Nawra. Lain waktu datang lagi ya

Powered by Blogger.