Menu

Keluarga Nawra

Showing posts with label Anak. Show all posts
Showing posts with label Anak. Show all posts

Thursday, April 24, 2025

ide Permainan Edukasi Untuk Anak di Rumah

/ / 0 Comments
ide Permainan Edukasi Untuk Anak di Rumah

keluarganawra.com. Meski gempuran permainan digital terus menyerang anak-anak. Sebagai orang tua kita tidak boleh menyerah untuk mengajak anak bermain di dunia nyata sebab sejatinya anak-anak itu senang bermain apa saja termasuk bermain di dunia nyata atau bermain langsung.


Oleh karena itu ada banyak jenis permaian yang bisa orang tua lakukan bersama anak-anak. Tentu, ada banyak ide permainan edukasi yang bisa Anda lakukan bersama anak di rumah, disesuaikan dengan usia mereka:


Ide Permainan Edukasi Untuk Anak di Rumah


ide permainan edukasi untuk anak
Source pixabay


Untuk Anak Usia Dini (3-5 Tahun):


Bermain Peran (Role Play):


  • Dokter-dokteran: Biarkan anak menjadi dokter dan Anda atau bonekanya menjadi pasien. Ini melatih imajinasi, empati, dan kosa kata.
  • Masak-masakan: Sediakan peralatan dapur mainan dan biarkan anak "memasak". Ini mengenalkan konsep sebab-akibat dan kreativitas.
  • Bermain Toko: Anak bisa menjadi penjual dan Anda pembelinya. Ini mengenalkan konsep uang dan interaksi sosial.


Permainan Sensori:


  • Pasir Kinetik atau Playdough: Biarkan anak bermain dengan tekstur yang berbeda sambil membentuk berbagai objek. Ini melatih motorik halus dan kreativitas.
  • Kotak Misteri: Isi kotak dengan berbagai benda bertekstur beda (kain, spons, batu halus) dan biarkan anak menebaknya tanpa melihat. Ini melatih indra peraba.
  • Melukis dengan Jari: Sediakan cat air yang aman dan biarkan anak melukis dengan jari di atas kertas besar. Ini mengembangkan kreativitas dan eksplorasi sensorik.


Permainan Kognitif Sederhana:


  • Puzzle dengan Potongan Besar: Pilih puzzle dengan gambar menarik dan potongan yang tidak terlalu banyak. Ini melatih kemampuan memecahkan masalah dan pengenalan bentuk.
  • Mencocokkan Bentuk dan Warna: Sediakan mainan atau kartu dengan berbagai bentuk dan warna, lalu minta anak untuk mencocokkannya. Ini melatih diskriminasi visual.
  • Menyusun Balok: Balok susun membantu mengembangkan keterampilan motorik halus, pemahaman konsep spasial, dan kreativitas.


Permainan Fisik:


  • Petak Umpet: Permainan klasik ini melatih kemampuan memecahkan masalah (mencari tempat bersembunyi), daya ingat, dan bersosialisasi.
  • Menari dan Bernyanyi: Putar lagu anak-anak dan ajak anak menari serta bernyanyi. Ini mengembangkan motorik kasar, ritme, dan ekspresi diri.
  • Melempar dan Menangkap Bola: Latih koordinasi mata dan tangan dengan melempar dan menangkap bola berukuran besar.


Untuk Anak Usia Sekolah Dasar (6-8 Tahun):


Permainan Papan (Board Games) Sederhana:


  • Ular Tangga, Ludo: Permainan ini mengenalkan konsep angka, urutan, dan sportivitas.
  • Congklak: Permainan tradisional yang melatih strategi, perhitungan, dan kesabaran.


Permainan Kartu:


  • Mencari Pasangan (Memory Game): Melatih daya ingat dan konsentrasi.
  • Kartu Kuartet: Mengembangkan kemampuan mengumpulkan informasi dan strategi.


Eksperimen Sains Sederhana:


  • Membuat Gunung Meletus Sederhana: Menggunakan baking soda dan cuka untuk simulasi erupsi. Ini mengenalkan konsep reaksi kimia dengan cara yang menarik.
  • Menanam Biji: Mengamati proses pertumbuhan tanaman dari biji. Ini mengenalkan siklus hidup dan tanggung jawab.


Permainan Kreatif:


  • Membuat Kerajinan Tangan: Menggunakan bahan-bahan di rumah (kertas, kardus, botol bekas) untuk membuat berbagai kreasi. Ini melatih imajinasi dan motorik halus.
  • Menulis Cerita Bersama: Mulailah sebuah cerita, lalu biarkan anak melanjutkan dan bergantian. Ini mengembangkan kemampuan berbahasa dan imajinasi.
  • Bermain Lego atau Balok yang Lebih Kompleks: Biarkan anak membangun struktur yang lebih rumit sesuai imajinasi mereka. Ini melatih pemecahan masalah dan kreativitas.


Permainan Fisik yang Terstruktur:


  • Lompat Tali: Melatih koordinasi dan ketangkasan.
  • Balap Karung: Permainan tradisional yang menyenangkan dan melatih keseimbangan.
  • Membuat Rintangan di Rumah: Menggunakan bantal, selimut, dan furnitur aman untuk membuat jalur rintangan sederhana. Ini melatih motorik kasar dan pemecahan masalah.
  • Permainan Tebak Kata: Melatih kosa kata, kemampuan berpikir asosiatif, dan komunikasi.


Tips Tambahan Untuk Orang Tua:


  • Libatkan Anak dalam Memilih Permainan: Biarkan mereka memilih apa yang ingin dimainkan agar lebih termotivasi.
  • Jadikan Pembelajaran Menyenangkan: Hindari tekanan dan fokus pada proses bermain sambil belajar.
  • Sesuaikan dengan Minat Anak: Pilih permainan yang sesuai dengan minat dan tingkat perkembangan anak.
  • Berikan Pujian dan Dukungan: Hargai usaha dan partisipasi anak.
  • Batasi Waktu Bermain Gadget: Seimbangkan dengan permainan edukasi yang lebih interaktif dan fisik.

Semoga ide-ide ini bermanfaat dan menyenangkan untuk Anda dan anak-anak di rumah!

Sunday, April 20, 2025

Apa itu Coding dan Manfaatnya Bagi Anak

/ / 0 Comments
Apa itu Coding dan Manfaatnya Bagi Anak

keluarganawra.com_ Secara resmi sepertinya materi coding akan menajdi materi pelajaran resmi sekolah. Dimana pemerintah akan memasukkan materi pelajaran coding ke dalam salah satu mata pelajaran yang akan dipelajari oleh anak saat sekolah. Rencananya anak akan mulai secara resmi belajar coding pada jenjang pendidikan Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama atau pada jenjang SMP.


Berikut ini keluarga nawra akan menjelaskan mengenai apa itu coding dan manfaatnya bagi anak yang belajar coding. 


Coding adalah proses menulis instruksi atau perintah menggunakan bahasa pemrograman agar komputer dapat menjalankan tugas tertentu sesuai dengan keinginan pembuatnya. Ini melibatkan pembuatan kode yang memberitahu komputer langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk menghasilkan suatu hasil, seperti membuat aplikasi, situs web, atau perangkat lunak lainnya.


Anak-anak yang belajar coding akan mendapatkan banyak manfaat yang akan berguna bagi perkembangan kognitif dan persiapan masa depan mereka. 


apa itu coding
Source pixabay


10 Manfaat Utama Coding:


  1. Meningkatkan Kemampuan Problem Solving: Coding mengajarkan anak-anak untuk mengidentifikasi masalah, memecahnya menjadi bagian-bagian yang lebih kecil, dan merumuskan solusi secara sistematis dan logis. Mereka belajar untuk mencoba berbagai pendekatan dan tidak takut untuk melakukan kesalahan karena setiap kesalahan adalah kesempatan untuk belajar.
  2. Mengembangkan Pemikiran Logis dan Kritis: Proses coding melatih anak-anak untuk berpikir secara terstruktur, langkah demi langkah, dan menganalisis suatu masalah secara mendalam. Mereka belajar untuk memahami sebab dan akibat serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis dalam mengevaluasi solusi yang mereka buat.
  3. Mendorong Kreativitas dan Inovasi: Coding memberikan wadah bagi anak-anak untuk mengekspresikan ide-ide kreatif mereka. Mereka dapat menciptakan permainan, animasi, cerita interaktif, dan aplikasi sederhana sesuai dengan imajinasi mereka. Proses ini mendorong mereka untuk berinovasi dan menghasilkan sesuatu yang baru.
  4. Meningkatkan Kemampuan Matematika: Konsep-konsep dalam coding seringkali berkaitan dengan matematika, seperti logika, pola, urutan, dan perhitungan dasar. Belajar coding secara tidak langsung membantu anak-anak untuk memahami dan mengaplikasikan konsep matematika dengan cara yang lebih menyenangkan dan relevan.
  5. Membangun Ketekunan dan Ketahanan: Dalam proses coding, anak-anak akan seringkali menghadapi tantangan dan bug (kesalahan dalam kode) yang perlu diatasi. Proses mencari dan memperbaiki kesalahan ini melatih mereka untuk tidak mudah menyerah, gigih dalam menghadapi kesulitan, dan mengembangkan ketahanan mental.
  6. Meningkatkan Kepercayaan Diri: Ketika anak-anak berhasil menyelesaikan suatu proyek coding, sekecil apapun itu, mereka akan merasa bangga dan percaya diri dengan kemampuan mereka. Mampu menciptakan sesuatu yang berfungsi dengan baik akan meningkatkan rasa percaya diri mereka sebagai pembuat solusi, bukan hanya pengguna teknologi.
  7. Mempersiapkan Diri untuk Masa Depan: Di era digital yang semakin maju, kemampuan coding menjadi semakin relevan dan dibutuhkan di berbagai bidang pekerjaan. Dengan belajar coding sejak dini, anak-anak akan memiliki keunggulan kompetitif dan lebih siap menghadapi tantangan dan peluang di masa depan.
  8. Meningkatkan Kemampuan Kolaborasi dan Komunikasi: Banyak proyek coding yang dikerjakan secara tim. Dalam kolaborasi ini, anak-anak belajar untuk bekerja sama, berbagi ide, mendengarkan pendapat orang lain, dan berkomunikasi secara efektif untuk mencapai tujuan bersama.
  9. Mengembangkan Pemikiran Komputasional: Coding mengenalkan anak-anak pada konsep-konsep dasar ilmu komputer dan pemikiran komputasional, seperti abstraksi, dekomposisi, pengenalan pola, dan algoritma. Keterampilan ini membantu mereka dalam memecahkan masalah kompleks dalam berbagai aspek kehidupan.
  10. Belajar Sambil Bermain: Banyak platform dan aplikasi belajar coding untuk anak-anak didesain dengan cara yang menyenangkan dan interaktif, seperti menggunakan puzzle, permainan, dan visualisasi blok kode. Hal ini membuat proses belajar menjadi lebih menarik dan tidak membosankan bagi anak-anak.

Setelah mengetahu apa itu coding dan manfaat coding bagi anak-anak. Diharapkan orang tua dapat membantu dan mendorong anak-anak untuk belajar coding sedari dini. 

Monday, April 14, 2025

Pentingkah Anak Belajar Coding

/ / 0 Comments
Pentingkah Anak Belajar Coding

Sejak era bapak Presiden Prabowo, anak-anak mulai digalakkan untuk belajar coding sejak dini. Negara mulai merasa bahwa anak belajar coding menjadi hal yang penting di zaman digitalisasi ini. Oleh karena itu pemerintah mulai mengajak berbagai kalangan terutama kaum akademisi, sekolah, kampus untuk segera memasukkan kurikulum baru anak belajar coding.


Sebenarnya masih banyak orang tua yang belum tau apalagi soal coding ini, selain dianggap sebagai istilah baru. Banyak orang tua yang belum tahu mengenai apa manfaat anak belajar coding. Masih banyak orang tua yang belum punya gambaran yang jelas apalagi terkait dunia kerja, peluang bisnis dan masa depan anak yang belajar coding.


Pentiingkah Anak Belajar Coding
Source Pixabay


Utuk memberikan tambahan pengetahuan dan informasi seputar coding, berikut Keluarga Nawra akan membagian informasi seputar coding.


Belajar coding sejak usia dini menawarkan berbagai manfaat signifikan bagi perkembangan anak-anak, baik secara kognitif maupun dalam mempersiapkan mereka untuk masa depan yang semakin digital. Berikut adalah beberapa manfaat utama anak belajar coding:


Pengembangan Keterampilan Kognitif:


Meningkatkan Kemampuan Problem Solving (Pemecahan Masalah): Coding mengajarkan anak-anak untuk mengidentifikasi masalah, memecahnya menjadi bagian-bagian yang lebih kecil, dan merumuskan solusi langkah demi langkah secara logis. Proses debugging (mencari dan memperbaiki kesalahan dalam kode) juga melatih ketekunan dan kemampuan analitis.


Mengembangkan Pemikiran Logis dan Kritis: Coding melatih anak untuk berpikir secara sistematis, mengenali pola, dan membangun algoritma (urutan instruksi) yang efektif. Mereka belajar untuk mempertimbangkan sebab dan akibat dari tindakan mereka dalam kode.


Meningkatkan Kreativitas dan Inovasi: Coding memberikan wadah bagi anak-anak untuk mengekspresikan ide-ide mereka dan menciptakan sesuatu yang baru, seperti game, animasi, cerita interaktif, atau bahkan aplikasi sederhana. Batasan dalam coding seringkali hanya imajinasi mereka.


Memperkuat Pemahaman Matematika: Konsep-konsep matematika seperti urutan, pola, variabel, dan logikaBoolean seringkali diterapkan dalam coding, membuat pembelajaran matematika menjadi lebih nyata dan menarik.


Meningkatkan Kemampuan Berpikir Komputasional: Coding mengenalkan anak pada konsep-konsep penting dalam ilmu komputer seperti abstraksi, dekomposisi, pengenalan pola, dan algoritma, yang merupakan fondasi penting untuk memahami teknologi di sekitar mereka.


Pentingkah Anak Belajar Coding
Source Pixabay

Pengembangan Keterampilan Non-Kognitif:


Meningkatkan Kepercayaan Diri: Berhasil menciptakan program atau menyelesaikan tantangan coding dapat memberikan rasa pencapaian dan meningkatkan kepercayaan diri anak. Mereka belajar bahwa mereka bisa menjadi pembuat (creator) teknologi, bukan hanya pengguna.


Mengembangkan Ketekunan dan Ketahanan: Proses coding seringkali melibatkan trial and error. Anak-anak belajar untuk tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan dan melihat kesalahan sebagai kesempatan untuk belajar dan mencoba lagi.


Meningkatkan Kemampuan Kolaborasi dan Komunikasi: Banyak proyek coding yang dikerjakan secara tim. Ini mengajarkan anak-anak untuk bekerja sama, berbagi tugas, dan berkomunikasi secara efektif dengan rekan-rekan mereka.


Mengembangkan Kemampuan Beradaptasi: Dunia teknologi terus berubah. Belajar coding sejak dini membantu anak-anak mengembangkan pola pikir untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi baru.


Persiapan untuk Masa Depan:


Mempersiapkan Karir di Masa Depan: Keterampilan coding semakin dicari di berbagai industri. Membekali anak dengan kemampuan ini sejak dini dapat membuka berbagai peluang karir di masa depan, bahkan jika mereka tidak secara langsung berprofesi sebagai programmer.


Meningkatkan Literasi Digital: Memahami dasar-dasar coding membantu anak-anak untuk lebih memahami cara kerja teknologi yang mereka gunakan sehari-hari, menjadikan mereka konsumen teknologi yang lebih cerdas dan kritis.


Pembelajaran yang Menyenangkan:


Belajar Sambil Bermain: Banyak platform dan metode pembelajaran coding untuk anak-anak dirancang agar menarik dan menyenangkan, seringkali menggunakan format game, puzzle, atau cerita interaktif. Ini membuat proses belajar menjadi lebih efektif dan memotivasi.


Dengan berbagai manfaat ini, mengenalkan coding kepada anak-anak sejak dini adalah investasi berharga untuk perkembangan kognitif, sosial-emosional, dan kesiapan mereka menghadapi masa depan yang semakin didominasi oleh teknologi.

Saturday, April 12, 2025

Rekomendasi Tren Pakaian Anak Perempuan Usia 9 - 10 Tahun

/ / 0 Comments
Rekomendasi Tren Pakaian Anak Perempuan Usia 9 - 10 Tahun

Anak perempuan usia 9-10 tahun adalah usia anak tanggung yang agak susah dibelikan pakaian. Termasuk juga susah untuk memberikan sentuhan gaya berpakaiannya sebab anak usia 9-10 tahun ini sudah bisa dikatakan masuk usia remaja awal. Diberikan pakaian anak-anak dia sudah tidak anak-anak lagi, diberikan pakaian dewasa dia masih terlihat anak-anaknya sehingga bagi orang tua yang memiliki anak perempuan usia 9-10 tahun pasti juga akan kebingungan soal pakaiannya.


Rekomendasi Gaya Pakaian Anak Usia 9-10 Tahun
Source pixabay


Tapi tenang, berikut ini Keluarga Nawra akan memberikan beberapa rekomendasi tren atau gaya berpakaian yang cocok untuk anak perempuan usia 9-10 tahun.


Tentu, berikut adalah beberapa rekomendasi gaya pakaian yang trendi, nyaman, dan sesuai untuk anak perempuan usia 9-10 tahun:


Gaya Kasual yang Nyaman dan Aktif:


Legging atau Jogger dengan Atasan Longgar: Padukan legging bermotif atau berwarna solid dengan oversized t-shirt, sweater rajut yang lembut, atau hoodie yang nyaman. Tambahkan sepatu sneakers atau slip-on.


Celana Jeans atau Chino dengan Kaos Grafis: Celana jeans atau chino yang tidak terlalu ketat dipadukan dengan kaos bergambar karakter favorit, tulisan keren, atau motif yang ceria. Lengkapi dengan sneakers, sepatu kets, atau flat shoes.


Rok Denim atau Katun dengan Blus: Rok denim atau katun A-line atau skater skirt bisa dipadukan dengan blus katun dengan detail seperti ruffle, pita, atau bordir. Sepatu sandals, ballet flats, atau sneakers cocok untuk gaya ini.


Overall atau Playsuit: Pakaian one-piece ini sangat praktis dan terlihat stylish. Pilih bahan denim, katun, atau corduroy. Padukan dengan kaos polos atau blus di dalamnya dan sneakers atau sandals.


Shorts dengan Atasan: Celana pendek berbahan denim, katun, atau twill bisa dipadukan dengan kaos, tank top, atau blus lengan pendek. Ideal untuk cuaca hangat.



Gaya Semi-Formal yang Manis:


Dress Selutut: Pilih dress dengan motif bunga, polkadot, garis-garis, atau warna pastel. Model A-line, empire waist, atau fit-and-flare biasanya terlihat manis. Padukan dengan ballet flats atau mary janes.


Rok Tutu atau Plisket dengan Blus Rapi: Rok tutu atau plisket memberikan kesan feminin. Padukan dengan blus katun berkancing atau blus dengan detail kerah yang menarik. Tambahkan ballet flats atau sepatu pantofel anak.



Tips tambahan dalam memilih pakaian untuk anak perempuan usia 9-10 tahun


Perhatikan Kenyamanan: Pilih pakaian dengan bahan yang lembut, menyerap keringat, dan tidak membatasi gerakan karena di usia ini anak-anak sangat aktif.


Ekspresikan Kepribadian: Biarkan anak memilih warna dan motif yang mereka sukai untuk mengembangkan gaya pribadinya.


Layering: Ajarkan konsep layering dengan menambahkan jaket denim, cardigan, atau rompi agar pakaian tetap fungsional di berbagai cuaca.


Aksesori yang Sesuai: Tambahkan aksesori sederhana seperti ikat rambut, bando, gelang, atau tas kecil yang tidak mengganggu aktivitas.


Perhatikan Ukuran: Pilih pakaian yang pas di badan, tidak terlalu besar atau terlalu kecil.


Sesuaikan dengan Acara: Pertimbangkan acara atau kegiatan saat memilih pakaian. Gaya kasual lebih cocok untuk sehari-hari, sementara gaya semi-formal bisa digunakan untuk acara keluarga atau pesta ulang tahun teman.


Libatkan Anak dalam Memilih: Ajak anak berpartisipasi dalam memilih pakaian mereka sendiri. Ini membantu mereka merasa memiliki dan bertanggung jawab atas penampilan mereka.



Tren yang Mungkin Disukai Anak Usia 9-10 Tahun:


Warna-warna Cerah dan Pastel: Kombinasi warna cerah seperti kuning, pink, biru elektrik, atau warna pastel yang lembut.


Motif: Bunga-bunga kecil, polkadot, garis-garis, motif binatang, atau karakter kartun yang sedang populer.


Detail: Ruffle, pita, bordir, payet (dengan tidak berlebihan), atau aplikasi yang menarik.


Gaya Athleisure: Memadukan elemen pakaian olahraga dengan pakaian kasual, seperti legging dengan hoodie atau sneakers dengan rok.


Yang terpenting adalah anak merasa nyaman dan percaya diri dengan pakaian yang mereka kenakan. Dukung mereka untuk mengeksplorasi gaya mereka sendiri sambil tetap memperhatikan kesopanan dan kesesuaian dengan usia.






Friday, April 11, 2025

Rekomendasi Olahan Ayam Untuk Anak

/ / 0 Comments
Rekomendasi Olahan Ayam Untuk Anak

Siapa di sini orang tua yang mulai pusing mikirin menu olahan ayam untuk anaknya. Apalagi kalo anak hanya maunya makan dengan lauk ayam. Otomatis harus banyak resepn seputar olahan ayam. OKe, bagi orang tua yang kebingungan mau masak olahan ayam untuk anaknya. Berikut Keluarga Nawra bagikan beberapa pilihan olahan ayam yang bisa dibuat untuk anak-anak.


rekomendasi olahan ayam
source chickin.id


Berikut adalah beberapa olahan ayam yang sehat dan cocok untuk anak-anak:


1. Ayam Panggang Madu Lemon:


Deskripsi: Potongan ayam tanpa kulit dipanggang dengan bumbu sederhana dari madu, perasan lemon, bawang putih, dan sedikit garam.

Kelebihan: Rendah lemak karena dipanggang, rasa manis alami dari madu disukai anak-anak, kandungan vitamin C dari lemon.

Tips: Gunakan bagian dada atau paha tanpa kulit. Pastikan madu yang digunakan adalah madu murni. Bisa disajikan dengan nasi hangat dan sayuran kukus.


2. Sate Ayam Sayur:


Deskripsi: Potongan kecil daging ayam tanpa kulit ditusuk bersama potongan sayuran berwarna-warni seperti paprika, wortel, dan tomat ceri. Kemudian dipanggang atau dibakar sebentar.

Kelebihan: Mengandung protein dari ayam dan serat serta vitamin dari sayuran. Bentuk sate menarik bagi anak-anak.

Tips: Marinasi ayam sebentar dengan sedikit kecap manis rendah garam dan air jeruk nipis. Potong sayuran dalam ukuran yang mudah dikunyah anak.


3. Sup Ayam Kampung dengan Sayuran:


Deskripsi: Kuah kaldu ayam kampung yang gurih dengan potongan daging ayam tanpa kulit dan berbagai macam sayuran seperti wortel, kentang, buncis, dan makaroni (jika suka).

Kelebihan: Mudah dicerna, kaya nutrisi dari kaldu dan sayuran, membantu menghidrasi tubuh. Ayam kampung cenderung lebih rendah lemak.

Tips: Gunakan api kecil saat merebus agar kaldu lebih keluar. Tambahkan sedikit jahe untuk kehangatan dan aroma yang menenangkan.


4. Ayam Kukus Bumbu Kuning:


Deskripsi: Potongan ayam tanpa kulit dikukus dengan bumbu halus dari kunyit, bawang putih, kemiri, dan sedikit ketumbar.

Kelebihan: Proses pengukusan mempertahankan nutrisi ayam, bumbu alami memberikan rasa yang lezat tanpa tambahan banyak garam.

Tips: Lumuri ayam dengan bumbu secara merata dan diamkan sebentar sebelum dikukus. Sajikan dengan nasi tim atau nasi lembek.


5. Bola-Bola Ayam Sayur:


Deskripsi: Daging ayam giling tanpa kulit dicampur dengan parutan sayuran seperti wortel dan brokoli, dibentuk menjadi bola-bola kecil, lalu dikukus atau dipanggang.

Kelebihan: Cara kreatif mengenalkan sayuran pada anak, mudah dipegang dan dimakan.

Tips: Tambahkan sedikit tepung roti atau oatmeal sebagai pengikat. Bisa dicocol dengan saus tomat alami atau saus yogurt.


6. Nasi Tim Ayam Wortel:


Deskripsi: Nasi lembut yang dikukus bersama potongan kecil daging ayam tanpa kulit dan wortel parut.

Kelebihan: Tekstur lembut cocok untuk anak-anak yang sedang belajar makan atau yang sulit mengunyah. Mengandung karbohidrat, protein, dan vitamin dari wortel.

Tips: Gunakan kaldu ayam sebagai pengganti air saat memasak nasi agar lebih gurih.


Penting untuk diperhatikan dalam mengolah ayam


  1. Gunakan ayam tanpa kulit: Kulit ayam mengandung banyak lemak jenuh.
  2. Batasi penggunaan garam dan gula: Gunakan bumbu alami untuk menambah rasa.
  3. Sertakan sayuran: Tambahkan berbagai jenis sayuran untuk asupan serat dan vitamin yang optimal.
  4. Pilih metode memasak yang sehat: Panggang, kukus, atau rebus lebih baik daripada menggoreng.
  5. Perhatikan alergi anak: Pastikan tidak ada bahan yang dapat menyebabkan alergi pada anak Anda.
  6. Ukuran porsi: Sesuaikan ukuran porsi dengan usia dan kebutuhan anak.


Selalu konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi jika Anda memiliki kekhawatiran khusus tentang nutrisi anak Anda.






Tuesday, January 18, 2022

Ini 10 Daftar Mainan Anak Perempuan Hits 2021 Yang Bisa Jadi Pilihan

/ / 13 Comments
 Ini 10 Daftar Mainan Anak Perempuan Hits 2021 Yang Bisa Jadi Pilihan

 Ini 10 Daftar Mainan Anak Perempuan Hits 2021 Yang Bisa Jadi Pilihan

 

https://www.keluarganawra.com
Source (google/anak bermain/JD.ID)


Walaupun saat ini kita sudah berada di era digital, akan tetapi opsi untuk hiburan permainan tidak selalu memerlukan akses melalui gadget.


Ada beberapa pilihan mainan yang dapat menjadi hiburan sekaligus mengasah kreatifitas dan kemampuan fisik seorang anak. khususnya mainan untuk anak perempuan.


Rekomendasi Mainan Anak Perempuan


Pilihan untuk anak perempuan tentu akan berbeda dengan mainan anak laki-laki. Namun hal tersebut tidak menghalangi apabila anak perempuan ingin memainkan permainan anak laki-laki begitu juga sebaliknya. Jika melihat saat ini pilihan mainan semakin beragam dan banyak jenis pilihan mainan yang dapat mendukung tumbuh kembang anak akan semakin kreatif, berikut ini adalah beberapa Rekomendasi Mainan anak anak yang sumber artikel nya dari indozone


1. Alat Make-up


 

https://www.keluarganawra.com
Source (pinterest/mainan alat makeup)


Mainan alat make-up adalah salah satu opsi permainan yang akan membuat antusias anak untuk memainkannya, hal ini dikarenakan anak perempuan sering kali melihat orang disekelilingnya menggunakan alat make-up seperti ibu atau kakak mereka.


Tapi dalam memilih mainan ini para orang dewasa harus berhati-hati dalam memilihnya, perlu diperhatikan apabila ingin membeli mainan alat make-up ini harus menggunakan bahan yang BPOM atau aman bagi anak. Di Pasaran biasanya mainan alat make-up akan dilengkapi cermin, sisir, lipstik, eyeshadow, dan beberapa alat lainnya.



2. Masak-Masakan

 

https://www.keluarganawra.com
Source (pinterest/mainan masak-masakan)

 

Ketika berbicara tentang mainan untuk anak perempuan maka mainan masak-masakan akan menjadi salah satu opsi utama. Hal ini dikarenakan permainan masak-masakan dapat melatih kreativitas dan sensorik motorik halus dengan baik pada masa pertumbuhan anak-anak, selain itu permainan ini juga dapat melatih gerakan dan koordinasi bagian tubuh.


Permainan masak-masakan yang beredar di pasaran biasanya dilengkapi beberapa miniatur alat-alat dapur dalam bentuk miniatur dan aman dimainkan seperti panci, penggorengan, kompor, wastafel, dan alat makan.



3. Rumah-Rumahan

 

https://www.keluarganawra.com
Source (pinterest/mainan rumah rumahan)


Selain opsi permainan masak-masakan, Rumah-Rumahan dapat menjadi pilihan selanjutnya. Apalagi ketika permainan ini memiliki warna yang sesuai dengan selera anak.


Permainan rumah-rumahan biasanya berbahan dasar viny, sehingga hal tersebut dapat menjadi daya tarik tersendiri. Selain itu permainan rumah-rumahan biasanya dilengkapi dengan beberapa hal yang sama seperti perabotan rumah pada umumnya seperti sofa, televisi, kasur, meja, televisi, dan barang barang mebel lainnya. Jadi hal tersebut juga dapat melatih dalam memahami beberapa fungsi dari barang-barang yang ada di dalam rumah.



4. Dokter-Dokteran


 

https://www.keluarganawra.com
Source (pinterest/mainan dokter)


Mainan dokter-dokter adalah salah satu opsi yang sempurna untuk menjadi pilihan mainan yang akan dimainkan anak perempuan. Selain menjadi hiburan bagi anak-anak, mainan ini juga cocok untuk memperkenalkan profesi dokter kepada anak dengan cara yang menyenangkan.


Dalam satu set mainan dokter-dokteran yang dijual di pasaran biasanya dilengkapi dengan stetoskop, alat suntik, obat-obatan, dan resep medis dengan desain yang menarik.



5. Boneka

 

https://www.keluarganawra.com
Source (pinterest/boneka barbie)


Sudah menjadi rahasia umum apabila anak perempuan menyukai boneka. Mainan boneka biasanya dilengkapi dengan beberapa fitur yang menarik seperti mengeluarkan suara.


Hal ini dapat melatih sekaligus menumbuhkan rasa sayang anak kepada orang yang lebih muda dari dirinya, tak jarang dalam memainkan boneka anak sering memainkan peran dirinya sebagai seorang kakak ataupun ibu dan membuat boneka seolah-olah menjadi adik atau anak mereka.



6. Puzzle

 

https://www.keluarganawra.com
Source (pinterest/Puzzle)


Selanjutnya ada Puzzle yang dapat menjadi pilihan mainan bagi anak, permainan ini biasanya menyusun potongan gambar dengan bentuk dan warna yang menarik.


Puzzle juga salah satu permainan yang dapat melatih dan menstimulasi kemampuan otak anak, selain itu anak juga dapat mengedukasi beberapa jenis warna yang terdapat pada permainan puzzle.



7. Lego

 

https://www.keluarganawra.com
Source (Pinterest/lego)


 

Selain puzzle, lego juga dapat menjadi pilihan permainan untuk anak yang dapat melatih dan menstimulasi kemampuan otak anak. Dengan bermain lego anak akan menggunakan imajinasi mereka dan akan menciptakan bentuk ataupun model model unik yang mereka inginkan.


Biasanya permainan ini terdiri dari beberapa bentuk kepingan yang terpisah-pisah dan dapat disusun menjadi berbagai macam bentuk sesuai dengan tingkat kreativitas anak.



8. Balok Susun

 

https://www.keluarganawra.com
Source (pinterest/balok susun)


 

Dalam memilih permainan yang dapat melatih saraf motorik dan koordinasi anggota tubuh anak, permainan balok susun dapat masuk ke daftar rekomendasi permainan yang cocok untuk anak.


Permainan ini dapat mengedukasi anak dengan bentuk yang berbagai macam mulai dari kubus, balok, segitiga, lingkaran dan bentuk lainnya yang dapat dibentuk sesuai dengan kreatifitas sang anak.



9. Lilin Elastis

 

https://www.keluarganawra.com
Source (pinterest/lilin elastis)


Permainan untuk anak perempuan yang dapat menjadi pilihan selanjutnya ada lilin elastis. Permainan lilin yang berada di pasaran akan bertekstur lunak dan berwarna-warni.


Lilin elastis merupakan permainan yang dapat menenangkan dan mengurangi stres pada anak, selain itu sensorik anak juga dapat dilatih dengan lilin elastis dengan kegiatan anak membentuk dan memotong lilin elastis sesuai imajinasi mereka.



10. Papan Tulis Magnet

 

https://www.keluarganawra.com
Source (pinterest/magnetic drawing board)



Magnetic drawing board atau familiar dengan nama papan tulis magnet dapat menjadi pilihan untuk mainan anak perempuan. Permainan ini dapat mengedukasi sekaligus melatih anak untuk menulis ataupun menggambarkan benda-benda yang mereka sukai.


Dengan begitu kemampuan kreativitas dan tingkat berkreasi mereka akan meningkat dengan memainkan permainan papan tulis magnet ini.


Itulah 10 daftar rekomendasi permainan yang cocok untuk anak perempuan yang menyenangkan sekaligus dapat melatih kemampuan mereka.


Thursday, April 2, 2020

Pengen Tahu Kami #NgapainAjadiRumah Cek Postingan Berikut

/ / 7 Comments
Pengen Tahu Kami #NgapainAjadiRumah Cek Postingan Berikut
Assalammualaikum. Wr. Wb

Apa kabar sahabat keluarga Nawra. Semoga sehat selalu ya.Kali ini mau ikutan #NulisSerempak mengikuti tantangan dari Blogger Bengkulu.

Kali ini tema yang akan Keluarga Nawara akan bahas mengenai  #NgapainAjaDiRumah.

Baiklah Keluarga Nawra akan berbagi cerita kalo di rumah ngapain aja sih selama ada himbauan #WorkFromHome karena wabah Covid 19 ini. 

Sama halnya dengan keluarga lainnya. Kami juga banyak berdiam dan melakukan aktivitas di rumah bersama-sama.


Sampai saat ini kami belum ada yang bosan sih. Masih asik-asik aja betah di rumah.

Kenapa bisa bosan. Kan sudah kumpul bersama ama keluarga, makan dan minum bareng, tercukupi, internet lancar, acara Televisi bagus-bagus. Jadi kenapa ngaak suka dan ngak betah.

Tapi iya sih, setiap orang dan setiap keluarga itu beda-beda.

Meski demikian. Keluarga Nawra juga ngak boleh membuang waktu percuma dan melalukan perbuatan yang sia-sia.

Berikut Ini Keluarga Nawra Bagikan Cerita Ngapain Aja kalo di Rumah.

Simak ya, mungkin ada hal yang sama kita lakukan.

Setiap anggota keluarga. Harus dan wajib bangun pagi. Melakukan aktivitas pagi seperti shalat dan membereskan tempat tidur.

Pagi hari itu sebelum jam tujuh pagi. Biasanya menu makanan sudah siap untuk disantap. Begitu pun dengan minumam. Seperti susu, teh, kopi atau air jeruk hangat. 

Aktivitas makan atau sarapan ini dilakukan secara santai sampai selesai sekitar jam delapan. 

Lalu Athifah dan Annasya mandi pagi.

Sering kejadian di TV itu film Marsha udah diputar. Saya sering menawarkan. Enak mandi sekarang, filmnya juga baru mulai. Jadi nanti lebih tenang. Biasanya mereka akan memilih mandi dulu. Sering juga mereka mandi sebelum film Marsha mulai.

Setelah Nonton Marsaha, Athifah lanjut shalat Dhuha dan mengerjakan tugas sekolah yang diinformasikan oleh wali kelasnya di grup WA.

Tapi suka diselingi dengan menjemur pakaian dan juga menjemur diri, sebentar saja, yang penting terpapar sinar matahari pagi.

Kalo si kakak, kerjanya pagi hari menjemur. Saya menyapu rumah, lalu ia lanjut mengepel rumah. Luas rumah sekitar 45 m , yah ngak terlalu capeklah kalo dipel.

Tak lupa si kakak juga shalat dhuha dan biasanya lanjut mengaji dan menghapal. Satu hari kami beri tugas untuk ngaji minimal satu juz perhari. Lalu ia ada tugas hapalan dari pondok, untuk menghapal surat Al Kahfi selama satu bulan. Setiap hari, menghapal 5 ayat. Nanti disetorkan dulu dengn orang tua. Lalu orang tua menyetorkan video hapalannya ke ustadzah.


Kalo Abahnya anak-anak, biasanya kebagian yang menyikat dan membersihkan kamar mandi, merapikan pekarangan rumah, mencabut rumput dan membakar sambah

Setoran Hapalan Sambil Tutup Mata

aturan setoran hapalan ini, dari pihak ponpes mengharuskan saat setoran hapalannya para santri harus memejamkan mata atau menutup mata. Untuk menghindari terjadinya perbuatan mencontek atau melihat hapalan. Yah, namanya saja menghapal dari rumah. Mungkin ada saja trik dan instrik yang akan dilakukan oleh santri.

Oke lah, tantangan untuk setoran hapalan sambil menutup mata. Bakal dilakukan oleh si kakak, ia sudah lumayan banyak hapalannya. In sya Allah bisa dan tepat sesuai hapalan.

Jam 11.00 Pagi Baru TV dan HP Hidup

Jadi saat Athifah belajar dan kakak menghapal, TV yang tadi hidup akan dimatikan. Nanti akan dihidupkan kembali jam 11.00 pagi. 

Si kakak diberi waktu main HP sampai jam 04.00 sore. Tapi ini posisinya internet tidak On terus. Jadi kadang yang aktif Internetnya hanya satu jam saja. Ini internetnya tetring dari handphone saya. Jadi gampang juga mengontrolnya.

Biasanya si kakak memilih untuk main HP, dan si Athifah dan Annasya nonton Televisi. Nonton MY KID sampai zuhur ke dua anak itu lakukan, sambil juga terus bolak balik makan camilan dan minum.

Nanti menjelang zuhur, HP dan TV dimatikan kembali lalu, kami shalat bersama-sama. 

Kadang anak-anak juga semuanya tidur loh, jadi memang waktu bebas sih. Kadang main sampai berserakan.
  
Aktivitas Sore Hari

Kalo sore, biasanya anak-anak mandi, main di teras, melakukan aktivitas santai sambil ngobrol-ngobrol. Biasanya ini emang nggak disambilin sama main HP. Kadang si kakak kembali ngaji dan menghapal. Si Athifah bermain sepeda. 


Saya melipat cucian, mereka juga suka ngumpul di dekat saya. Sambil membantu meletakkan pakaian mereka masing-masing yang sudah saya lipat tersebut.

Malam Hari #NgapainAjadiRumah

Usai shalat Magrib berjamaah, kami tilawah. Lalu ada yang setoran hapalan, belajar mengaji dan ini biasanya sampai jelang Isya.

Kemudian aktivitas anak-anak membaca buku, nonton, main tapi ngak boleh yang ada mainnannya alias tidak boleh berserakan. Kadang nonton yutub sama-sama. 

Si kakak,main Hp sambil mengerjakan tugas sekolah. sampai jam sembilan pagi. Setelah itu di suruh stop main Hp lalu tidur. 

Nah, begitulah aktivitas Keluarga Nawra di rumah, kalo kalian ngapain aja. Bagikan ceritanya dong di kolom komentar

Monday, March 2, 2020

Pengalaman Pertama Kali Athifah Terlambat Upacara di Sekolah

/ / 0 Comments
Pengalaman Pertama Kali Athifah Terlambat Upacara di Sekolah

Assalammualaikum.Wr.wb

Apa kabar Shabat Keluarga Nawra

Kali ini saya ingin bercerita tentang kejadian pertama kali yang dialami oleh anak kedua kami si Athifah. Yaitu terlambat ke sekolah untuk mengikuti upacara bendera di ahri senin di sekolahnya.

Silakan dibaca dan disimak ceritanya, barangkali ada ibrahnya dan pelajarannya buat ayahbunda dan teman-teman sekalian.


Hari ini pertama kali #Athifah terlambat upacara. Padahal ia sudah bersiap sejak pagi. Karena kendala teknis. Ia akhirnya telat. Senin, (2/03/2020)

Memang hari senin itu, termasuk hari yang bergegas buat Athifah, ia tidak mau terlambat datang ke sekolah. Apalagi terlambat ikut upacara bendera. Oleh karena itu ia sudah mempersiapkan diri untuk bersiap sejak awal dan tidak terlambat datang ke sekolah. Minimal ketika datang, meski mepet-mepet. Akan tetapi tetap bisa mengikuti upacara bendera.

Bagi anak kelas satu, upacara bendera pada setiap hari senin, adalah sebuah aktivitas yang menyenangkan , seru dan juga ditunggu.

Dimana ia akan menggunakan pakaian seragam, menggunakan dasi dan topi serta perlengkapan lainnya seperti ikat pinggang. Penampilan Athifah di hari senin pun akan sedikit berbeda dibanding dengan hari yang lain.

Oh, ya untuk perlengkapan sekolah Athifah, seperti dasi dan topi tidak pernah dikeluarkan dari dalam tas. Sebab Athifah pernah kejadian, lupa membawa topi saat upacara hari senin.

Jam masuk sekolah di hari senin, tepat jam tujuh lewat limabelas menit. Jadi minimal sekali Athifah berangkat dari rumah, sekitar jam tujuh pagi.


Arti Sarapan dan Bekal Bagi Keluarga Nawra

Pada setiap hari senin juga, Athifah selalu minta uang jajan agak lenih di hari biasanya. Jika di hari biasa hanya jajan dua ribu rupiah. Di hari senin, saya memberinya uang jajan lima ribu rupiah.

Meski ada uang jajan, setiap pagi di hari senin dan hari lainnya, Athifah selalu saya upayakan untuk sarapan dan minum susu.Sarapan pagi tidak harus nasi sih, asal perutnya ada isinya dan tidak kosong.

Selain memberi jajan, sarapan pagi, Athifah selalu saya siapkan bekal makan. Saya katakan kepadanya, meski bekal ini tidak habis atau tidak dimakan di sekolah, tidak masalah. Yang penting selalu bawa bekal.

Nanti, kalo Athifah lapar tinggal buka saja bekalnya, misalnya di jam istirahat. Atau saat menunggu jemputan sepulang sekolah. Membawa bekal juga bisa berhemat, Athfah tidak perlu jajan makanan karena lapar.

Untuk minum, saya menyiapkan satu botol yang berisi sekitar 600ml air. Kepada Athifah saya juga katakan, saya minta tolong. Air minumnya sewaktu pulang sudah habis. Jika melihat air minumnya habis, maka saya akan senang.

“Athifah, boleh ngak  minta tolong, kalo pulang ke rumah. Air minum di dalam botolnya sudah habis, jadi pulang ke rumah, hanya membawa botol kosong.”

“Ummi akan senang sekali kalo air  minum yang dibawa ke sekolah itu habis. Apha harus banyak minum supaya sehat dan pintar belajarnya”

Saya dan Athifah membuat kesepakatan begitu, hal ini saya lakukan supaya Athifah juga banyak minum.


Kami Berjalan Ke Sekolah

Athifah akan terlambat ke sekolah

Saya melihat jam, jika berangkat jam segini, maka hitungannya nanti akan terlambat ke sekolah. Saya juga merasa sangat bersalah. Seharusnya kendala teknis ini tida boleh terjadi.

Namun, saya tidak membahas soal kenapa bisa terlambat atau menyalahkan siapa penyebab keterlambatan ini.

Tidak, tidak sama sekali, saya tidak membahas itu. Namun saya lebih fokuskan bagaimana cara membangun kemandirian, kesabaran dan daya pikir Athifah untuk tetap bersemangat ke sekolah. Meski terlambat.

Sebab ada banyak anak-anak yang ngambek karena terlambat ke sekolah an akhirnya memutuskan tidak mau ke sekolah. Hal ini banyak alasannya juga, bisa jadi mental anaknya sehingga malu untuk datang atau masuk ke kelas akibat terlambat. Ada juga yang tidak mau berdiri terpisah di barisan anak-anak yang terlambat.

Dalam Perjalanan, Saya Menguatkan Athifah.

Kami ke sekolah menggunakan motor, Athifah duduk di belakang, tasnya saya letakkan di depan jok motor. Topi dan dasi sudah Athifah gunakan.

Dalam perjalanan, saya pegang tangan Athifah agar memeluk saya . Tangan yang satu lagi memegang topi sekolah. Dan kepalanya bersender di punggung belakang saya erat. Saya berusaha memberikan kenyamanan dan kekuatan. Terlambat sekolah apalagi pertama kali, tentulah membuatnya tidak nyaman.

Begitu sampai...

Saya katakan, tetaplah masuk dan ikuti hormat bendera, berdirilah di antara kakak yang terlambat itu. Saya akan menemani di luar pagar sampai upacara selesai.

Selama upacara , tak sekali pun Athifah menoleh ke belakang. Saya melihat ia berdiri dengan tegap bersama kakak kelasnya yang juga terlambat. Ia dengan gagah berdiri sembari memanggul tasnya. Ia terlihat kuat dan mandiri.

Athifah tidak ingin meletakkan tasnya, agar lebih mudah berdiri selama upacara. Tetapi ia ingin tetap menggunakan tas tersebut sampai akhirnya upacara selesai.

Saya melihat semua itu terharu, dan bersyukur. Anak kecil ini sudah  mulai kuat, paham dan mandiri serta bertanggungjawab.

Saya menepati janji, untuk menunggui ia upacara sampai selesai. Saya menunggu di luar pagar, bersama dengan beberapa orang anak murid dan orang tua yang anaknya terlambat lebih lama, dibanding dengen Athifah dan anak-anak lainnya.

Upacara selesai, terdengar kepala sekolah membacakan beberapa pengumuman penting. Pas pengumuman dan pembagian hadiah Athifah dkk diajak oleh bapak satpamnya mendekati lokasi upacara.

Barulah ia menoleh dan memberi isyarat kepada saya seolah berkata, pulanglah, Apha tidak apa-apa.

Saya pun tersenyum dan melambaikan tangan untuk berpamitan. Saya pun meninggalkan Athifah dengan hati yang tenang dan bahagia. Bersyukur Athifah bisa paham dan mengerti kondisi yang ada dan ia berusaha untuk melewatinya dengan baik.

Terima kasih ya Allah, semoga Athifah menjadi anak yang shalihah, bermanfaat untuk keluarga, bangsa dan negara. Mempunyai harta benda yang barokah, suamid an anak-anak yang shalih yang akan membimbingnya ke surgamu. Aamiin.

Saya sempat berteriak, " Apha semangat!"

Meski terlambat, tetap berikan yang terbaik agar hasil akhirnya tetap baik.


Powered by Blogger.