Menu

Thursday, July 29, 2021

/ /
Fortune Indonesia Sebagai Bisnis Media yang Bergabung Pada Ekosistem Bisnis IDN Media

 Assalammualaikum.Wr.Wb

Hai, apa kabar sahabat #KeluargaNawra, semoga selalu sehat ya. Tetap waspada di masa pandemi ini sebab si covid 19 belum juga mau pergi. Tetap jaga prokes dengan baik, kapan saja dan dimana saja.


Di masa pandemi ini , banyak bisnis teman-teman yang mulai mengalami masalah di sana-sini. Yah, kita sudah lebih dari setahun beradaptasi dengan pandemi. Apalagi sekarang diterapkannya PPKM. Membuat semakin sempit geliat bisnis, apalagi para penggiat UMKM.


fortune indonesia




Dalam kondisi pandemi ini, semua lini mengalami masalah dan kena imbas. Hanya kadarnya yang berbeda. Tergantung dengan sektor dan luasnya cakupannya.


Sebagai pelaku bisnis, tentu saja badai pandemi ini harus tetap dilalui dengan segala cara supaya bisa berlayar dengan baik menuju tujuan yang diinginkan.


Pelaku bisnis membutuhkan support dan komunitas yang saling memberikan dukungan agar tetap survive dalam berbisnis. Banyak kreativitas dari para pelaku bisnis selama pandemi ini dalam mempertahankan penjualan dan untuk usahanya. 


Untuk mendapatkan motivasi dan semangat untuk bertahan dan berimprovisasi dalam berbisnis. Pelaku bisnis bisa bergabung di berbagai grup bisnis di WhatApp, Telegram atau di berbagai Media Sosial. 


Selain itu, Anda bisa juga dengan mengikuti channel Youtube berbagai motivator bisnis. Anda bisa mendapatkan notifikasi video baru mereka, kapan saja dan dimana saja. Kemudian Anda juga bisa membaca berbagai artikel bisnis. Anda bisa berlangganan di berbagai website yang menyediakan atau memposting berbagai artikel bisnis terbaru.


Kabar baiknya, bahwa pada kuartal tiga  tahun 2021, IDN Media akan segera menghadirkan Fortune, media bisnis global terkemuka yang berkomitmen untuk menciptakan karya jurnalisme dengan standar akurasi, transparansi, dan legalitas yang tinggi di Indonesia. 


Tentang IDN Media


IDN Media adalah perusahaan media platform untuk Millennial dan Gen Z di Indonesia, dengan lebih dari 70 juta Monthly Active Users (MAU). Visi kami adalah mendemokratisasi informasi dan membawa dampak positif bagi masyarakat.


Oh, ya dari segi nama, saya jadi teringat salah satu merk Mobil mahal di Indonesia. Secara pribadi yakin Fortune Indonesia bisa diandalkan untuk memberikan berbagai informasi yang diperlukan oleh pelaku bisnis, Informasi dan data up date. Serta info terkini yang sulit didapatkan di sumber media lainnya.


Tentang FORTUNE Indonesia


FORTUNE merupakan brand media bisnis. Dengan perspektif global, track record, dan visi yang kuat, kami berkomitmen untuk mengungkapkan informasi-informasi paling hangat, relevan, dan terpercaya. Kapabilitas FORTUNE yang telah lama terbentuk mendorong FORTUNE untuk terus menjadi penerang bagi para pemimpin global, yang juga dapat membantu memajukan bisnis mereka.


Sebagai media bisnis, Fortune tentu akan menyasar para pengambil keputusan, eksekutif, pebisnis profesional, wirausahawan, dan pemimpin yang aspiratif sebagai target audiensnya. Padahal, di sisi lain, Fortune akan bergabung dengan ekosistem bisnis IDN Media, sebuah perusahaan media platform yang menarget Millennial & Gen Z.


Lalu bagaimana cara IDN Media dapat tetap merangkul Millennial & Gen Z dengan hadirnya Fortune di ekosistem bisnis IDN Media. 


fortune indonesia


Berikut penjelasan, CEO IDN Media, Winston Utomo, bagaimana Fortune dapat membawa #PositiveImpact bagi Millennial & Gen Z, terutama dalam bidang bisnis, finansial, ekonomi, perbankan, investasi, market research, dan keuangan. 


3 Cara Fortune Indonesia membawa 
#PositiveImpact bagi Millennial & Gen Z


1. Akses pada informasi yang berkualitas


Hadirnya Fortune diharapkan dapat memperkaya ekosistem bisnis di IDN Media, sehingga jenis informasi yang disediakan oleh para publisher di IDN Media pun menjadi semakin beragam. “Kehadiran Fortune ini pada dasarnya juga kami tujukan untuk Millennial & Gen Z yang memiliki ketertarikan seputar bisnis, finansial, ekonomi, perbankan, investasi, market research, dan keuangan, ya. Dengan terus memperhatikan akurasi dan kredibilitas informasi, kami ingin perkaya wawasan dan pengetahuan mereka,” terang Winston.


2. Literasi terhadap aspek finansial penting bagi Millennial & Gen Z


Wawasan dan pengetahuan tidak hanya dapat diperoleh melalui pendidikan formal saja. Winston menyebutkan dengan kehadiran Fortune Indonesia, “Literasi terhadap aspek finansial menjadi salah satu hal paling penting yang sebetulnya wajib Millennial & Gen Z pahami. Untuk itu, Fortune ingin menjadi sumber informasi yang lengkap, akurat, dan terpercaya, serta membantu membuka perspektif baru terkait fokus mereka pada aspek finansial.”


3. Millennial & Gen Z, kolaboratif dan berjiwa wirausaha


IDN Media begitu optimis terhadap keinginan Millennial & Gen Z untuk berwirausaha. Mewakili IDN Media, Winston percaya bahwa atribut yang signifikan dari generasi ini adalah karakter kolaboratif dan jiwa wirausaha. 


“Millennial & Gen Z adalah pengambil risiko. Mereka memiliki jiwa wirausaha yang besar. Dengan karakter kolaboratif yang mereka miliki, mereka akan menggunakan kinerja tim sebagai landasan dalam membangun sebuah bisnis,” Winston menyampaikan pendapatnya.


Kehadiran Fortune Indonesia ini diharapkan dapat menjadi support dan motivasi bagi para pebisnis untuk terus mengembangkan usahanya. Untuk bisa berkolaborasi dengan kemitraan yang efektif.


fortune indonesia


Fortune Indonesia, semoga bisa terus menstimulan para  Millennial & Gen Z. Yang  memiliki prinsip untuk bisa membangun perusahaan yang kooperatif. Dimana mereka juga cenderung membangun lingkungan yang inklusif, di mana setiap orang dihargai,berkomunikasi secara terbuka dan dinamis.


Akhirnya, kita tunggu ya, peluncuran perdana Fortune Indonesia ini, apakah akan tampil dalam bentuk media cetak atau media online. Mari, kita do’akan yang terbaik dan semoga semua rencana berjalan lancar dan sukses.






Wednesday, July 28, 2021

/ /
 Pengalaman  Anak Belajar Coding

Assalammualaikum.Wr.Wb

Hai, sahabat Keluarga Nawra, apa kabarnya hari ini? Semoga selalu sehat dan selalu menerapkan protokol kesehatan dengan baik ya. Agar tidak terpapar virus corona 19.


Kita masih di dalam situasi pandemi, jadi banyak kegiatan dilakukan di rumah. Baik belajar, bekerja atau pun beribadah, semua kita lakukan dari rumah.


Oleh karena itu sebaiknya meski banyak kegiatan dilakukan di rumah, termasuk soal belajar. Sekolah online dan melakukan pembelajaran dari rumah atau daring. Anak sebaiknya tetap semangat belajar dan menambah wawasan serta keterampilannya.


coding kids


Oleh karena itu, ketika sebuah komunitas online yang bernama Conneting Mama, yang berbasis menggunakan instagram dan WhatApp  , menawarkan kelas Coding untuk anak-anak. Saya sangat antusias mendaftarkan anak-anak saya untuk ikutan.


Oh, ya komunitas Conneting Mama ini beranggotakan khususnya perempuan dan kebanyakan adalah ibu-ibu yang sudah menikah, sudah mempunyai anak dengan usia 0-12 tahun bahkan ada juga yang usia anaknya lebih.


Mengikuti Kelas Coding


Kelas coding yang ditawarkan Conneting Mama bekerjasama dengan sebuah lembaga keterampilan yang bisa belajar secara online, namanya Educourse.


Kalo dilihat di website-nya ada banyak penawaran kursus-kursus keterampilan yang ditawarkan, semisal kursus berbagai bahasa, termasuk kursus Coding yang akan diikuti oleh anak saya.


Pada tahap awal, kai para orang tua disaring atau diseleksi untuk bisa mnegikuti kelas ini. Orang tua yang mempunyai anak usia 5-12 tahun, diperbolehkan untuk mendaftar mengikuti kelas ini.


Saya mendaftarkan anak kedua, si Athifah yang berusia 8 tahun. Kenapa? Karena saya melihat pada diri Athifah ada potensi dan suka dengan hal-hal yang berkaitan dengan hal-hal yang kayak gini.


Kehilangan Sesi Trial


Semua peserta yang lolos, sebelum mengikuti kelas yang sebenarnya. Diarahka untuk mengikuti kelas trial atau kelas percobaan terlebih dahulu.


Kasihan Athifah, pada hari yang telah ditentukan. Eh, malah di rumah mati lampu , hehehe. Tepat satu jam sebelum kelas percobaan akan dimulai. Gemasnya, lampu baru hidup setelah kelas percobaan usai dilakukan.


Saya sudah berkomunikasi dengan pihak panitia dari Conneting Mama dan Educourse soal kendala mati lampu ini. Alhamdulillah mereka mau mengerti dan ada permakluman. Cuma, sempat itu si Athifah sedih, sebab ia sangat antusias ingin ikutan.

Ikut Kelas Coding Sebenarnya


Setelah dibagikan kelas dan jadwal belajarnya, Athifah kebagian belajar pada setiap hari sabtu, Jam 10.00 wib. Kelas ini dilakukan selama dua bulan, jadi ada delapan kali pertemuan. Dengan durasi kelas selama satu jam setiap sesi.


Dalam satu kelas , tidak banyak muridnya. Tidak sampai sepuluh orang. Untuk kelas Athifah beragam jenis kelamin dan usia anaknya. Tapi di atas lima tahun semuanya.


coding kids


Berani Share Screen Project Pertama


Pada kelas pertama, saya sangat senang melihat semangat Athifah untuk belajar. Meski ia tidak mengikuti kelas percobaan akibat mati lampu. Pada kelas perdana ini sepertinya ia ingin megejar ketinggalan pada sesi percobaan. Dimana teman-temannya sudah ada orientasi dan pengenalan awal sedangkan Athifah belum.


Namun, anak sekarang sudah pasti beda dengan kita. Mereka cepat belajar tentang ini, apalagi memang Athifah ada kecenderungan dan suka dengan dunia ini, jadi ia cepat belajar dan menyesuaikan dengan hal-hal yang berkaitan dengan ilmu coding ini.


Pada kelas pertama ini, Athifah berani untuk share screen projek yang ia buat. Hal ini adalah sisi positif dan saya sukai dari diri Athifah, sebab ia memiliki keberanian dan ia juga siap menerima masukan dari gurunya.


coding kids


Terima kasih ya,Athifah sudah berani menunjukkan hasil projekmu dan siap menerima masukan.


Penasaran Belajar Coding


Pada kelas perdana, Athifah ternyata menyimpan rasa penasaran pada projek yang ia buat. Jika apada projek pertama, ia baru menambahkan objek, menambah kominukasidalam bentuk teks. Membuat objeknya saling ngobrol.


Pada sesi kedua ini, Athifah penasaran untuk membuat objeknya bisa berbicara dan mengeluarkan suara saat objeknya ngobrol. Lalu, ia juga penasaran dengan bagaimana membuat objeknya bergerak-gerak.


Nah, pada kelas kedua, rasa penasarannya terjawab, ia belajar dari gurunya untuk mewujudkan impian dan rasa penasarannya.


Athifah sangat senang belajar dan bisa mengikuti kelasnya dengan senang. Sebab gurunya yang disapa Mem itu suaranya jelas, cara mengajarnya juga enak dan mudah dimengerti apa yang ia jelaskan, sehingga Athifah bisa mengikuti kelasnya dengan baik.


coding kids


Hambatan Dalam Belajar


Secara umum, hambatan saat belajar coding ini seperti secara umum ketika belajar daring. Hambatan yang pertama kami alamai adalah saat kelas percobaan adalah mati lampu. Lalu, kendala kedua adalah pada sesi kelasnya menggunakan zoom, namun hanya terbatas waktu 30 menit. Lalu terputus atau terkeluar sendiri, sehingga terpaksa join lain. Pada saat terputus zoom ini, kadang lagi seru dan serius mendengarkan penjelasan gurunya. Eh, terputus sendiri zoomnya.


Selain itu, pada saat menyambungkan kembali, kadang butuh waktu juga. Jadi ada jedah atau waktu yang terbuang, sehingga kurang efektif juga.


Kesimpulan


Bagi Athifah mengikuti kelas ini sangat senang dan antusias. Malah sering bertanya kapan kelasnya dimulai kembali. Beberapa minggu ini, hari sabtu selalu dinanti oleh Athifah, ia ingin belajar coding. Hal ini selain rasa penasaran, ia sangat senang mengikuti cara gurunya mengajarkan, mudah dipahami dan diikuti oleh Athifah.


Oleh karena itu, buat orang tua yang ingin menawarkan anaknya untuk belajar coding, bisa mengikuti kelas di Coding di Educourse saja seperti yang Athifah lakukan.


Mengenal Lebih dekat Educourse


Educourse merupakan sebuah platform yang bergerak di bidang pendidikan global, Bahasa Asing dan Teknologi dengan menggunakan teknologi Blended Learning dan AI (Artificial Intelligent) yang diaplikasikan dalam proses pembelajaran. Program yang tersedia merupakan program yang tercipta untuk kebutuhan masa depan dalam menghadapi tantangan global dan teknologi.


educourse


Dengan tersedianya berbagai program pendukung pembelajaran yang berbasis digital. Kami berharap dapat menjadi fasilitator bagi Siswa, Orang tua dan juga Sekolah dalam menunjang kebutuhan akan pendidikan global. 


Untuk informasi lanjut, bisa kunjungi

Green Office Park 6 Wing A,VOffice, BSD relation@i-gen.co.id | i-gen.co.id

+62 822 2196 3017 

Website Educourse

Instagram @educourse.id


Monday, June 14, 2021

/ /
Memilih Soflens Sehat Untuk Mata dan Panampilan

 


Assalammualaikum.Wr.Wb

Apa kabar sahabat Keluarga Nawra, semoga selalu sehat ya dimana pun berada. Kita masih daam kondisi pandemi, jadi harus tetap disiplin dan menjalankan protokol kesehatan dengan baik.


Belakangan ini tren penggunaan soflens atau lensa kontak sedang happening ya, banyak kita temui orang biasa atau awam yang menggunakan soflens ini. Jika sebelumnya kita sering menemukan pengguna soflens ini adalah para tokoh terkenal, seperti artis, orang terkenal atau orang kaya. Pada acara atau kegiatan tertentu.


Namun sekarang ini, banyak sekali yang menggunakan soflens dari berbagai kalangan dan digunakan untuk kegiatan sehari-hari. Kita bisa menemukan seseorang dengan warna dan bentuk bola mata yang berbeda-beda setiap hari. Termasuk yang menggunakan soflens dari Miacare.


Apa sih sebenarnya soflens itu, lalu bagaimana memilih soflens yang baik serta membelinya dimana aja. Nah, pada artikel Keluarga Nawra kali ini akan membahas mengenai hal tersebut. Ikuti uraiannya sampai selesai yah.


soflens


Apa Itu Soflens ( Lensa Kontak)


Menurut referensi Google, Lensa kontak lunak atau softlens adalah sejenis plastik yang tipis berbentuk bulat cembung yang dipakai di depan kornea dengan cara menempelkannya. Lensa kontak merupakan salah satu alat bantu untuk mengoreksi kelainan refraksi pada mata selain kacamata.


Penggunaan lensa kontak (dalam hal ini soft lens) memang lebih praktis karena tanpa menggunakan frame atau bingkai kacamata sehingga tidak akan menganggu penglihatan dan membuat penampilan lebih menarik. Oleh karena itu, tidak heran banyak orang yang tertarik menggunakan soflens karena akan merubah penampilannya. 


Pada awalnya penggunaan lensa kontak atau soflens untuk membantu atau sebagai  alat kesehatan yang dipasang di kornea mata dengan tujuan sebagai koreksi penglihatan atau sebagai pengganti kacamata. Namun saat ini, penggunaan Soflens, sudah menjadi bagian lifestyle seseorang.


Tips Memilih Soflens


Di pasaran, banyak sekali ditemui atau dijual produk soflens. Oleh karena itu sebelum membeli sebaiknya disesuaikan ditentukan dulu tipe lensa kontak yang akan dipakai dengan kebutuhan penglihatan, gaya hidup Anda,kondisi mata dan bahan atau adalah material yang digunakan. 


Salah satu merk softlens terbaik dan sehat saat ini adalah Miacare. Anda bisa memilih merk soflens Miacare dikarenakan Miacare dikenal sebagai No.1 Healthy and Charming Softlens in the world. Selain itu soflens Miacare juga sudah teruji berkualitas di kancah dunia internasional, terdaftar di Kemenkes, serta  aman untuk Anda digunakan karena menggunakan material berkualitas.


soflens


Berikut Keunggulan Softlens Miacare :


1) 1.Sebagai no.1 Healthy and Charming Softlens in the world sehingga sudah teruji kualitasnya di kancah Internasional, sehingga aman untuk digunakan


2) Miacare memiliki kemampuan sirkulasi/penyerapan Oksigen (Transmisibilitas Oksigen (Dk/t). Kemampuan ini tentunya sangat penting untuk mata. Perlu Anda ketahui bahwa Oxygen Transmissibilty atau tingkat transmisi oksigen atau DK/t pada Miacare ini menjadi tertinggi di dunia dengan DK/t 193, CONFiDENCE Monthly (Flash), kemudian untuk CONFiDENCE Daily (Shimmer) mencapai DK/t 151, tertinggi pada kelasnya


3) Fungsi perlindungan untuk UV Blocking merupakan nilai tambah dari softlens Miacare ini. Miacare yang terbuat dari teknologi baru, Eautrasil™ Techonolgy yang dapat melindungi mata Anda dari sinar UV. Ketika penggunaan softlens yang tidak tepat dan tidak menggunakan UV blocker dibawah sinar matahari tentunya akan membuat mata Anda menjadi kurang nyaman.


4) Miacare, the expert/ahlinya Silicone Hydrogel (SiHy) Softlens merupakan satu-satunya Softlens berwarna Silicone Hydrogel yang memberikan jaminan pemakaian yang lebih aman, pandangan tetap bersih, jernih, sirkulasi tetap lancar dan tentunya akan sangat nyaman ketika digunakan. Selain itu, dengan kemampuan Ultra-Comfortable,maka akan memberikan kenyamanan pada mata Anda ketika menggunakan softlens miacare dalam jangka waktu yang lama. Dengan kata lain softlens Miacare ini nyaman dipakai lebih dari 8 jam dan Anda tidak perlu khawatir, mata Anda menjadi iritasi atau mata kering. 


5) Softlens paling sehat dan cantik alami yang tentunya akan meningkatkan pesona Anda melalui pandangan mata setiap orang yang melihatnya


6) Design miacare yang unik yang membuat unggul dari softlens miacare dibandingkan merk softlens lainnya. Apabaila dilakukan perbesaran maka akan terlihat seperti pori-pori, sehingga tidak mudah membuat mata lelah, sirkulasi oksigen lancar dan meningkatkan WC.


Varian Miacare yang Bisa Dipilih


soflens


Miacare CONFiDENCE Flash (monthly) tersedia 3 warna, Flash Pink,  Flash Blue, Flash Grey


Bahan: Filcon V Silicone Hydrogel

Tech: EautraSil Plus

Pemakaian: Monthly

Oxygen Transmissibilty: DK/t 193

Water Content: 45%

Thickness: 0.08@-3.00D

Modulus: 0.55Mpa

Base curve: 8.7 mm 

Diameter: 14.3 mm

Color Ring: OD:13.5/ID:6.0

Kemenkes RI AKL: 21204021590

Made in Taiwan

Isi: 2 Pcs


soflens



Miacare CONFiDENCE Shimmer (daily) tersedia 3 warna, Shimmer Blue, Shimmer Grey, Shimmer Hazel


Bahan: Filcon V Silicone Hydrogel

Tech: EautraSil Plus

Pemakaian: Daily

Oxygen Transmissibilty: DK/t 151

Water content: 49%

Thickness: 0.08@-3.00D

Modulus: 0.45Mpa

Base curve: 8.7 mm

Diameter: 14.1 mm

Color Ring: OD:13.0/ID:6.0

Smart Peripheral Edge Design

Kemenkes RI AKL: 21204021759 

Made in Taiwan

Isi: 10 Pcs


Dimana Sih, Beli Soflens Miacare


Untuk mendapatkan produk soflens Miacare ini, Anda tidak perlu bingung, produk  Softlens warna SiHy ini sudah ada di marketplace Shopee dengan berbagai macam jenis dan varian harga melalui link berikut https://shopee.co.id/shop/55217490/search/?shopCollection=103925274


Untuk informasi lebih lanjut, Anda juga bisa berkunjung ke website Miacare di http://www.miacare.co.id.

Selamat mencoba ya, menggunakan soflens Miacare

 


Wednesday, June 2, 2021

/ /
Sekolah Online Sistem Blended Learning


Assalammualaikum.Wr.Wb


Hai apakabar sahabat Keluarga Nawra, semoga selalu sehat dan bahagia ya, penuh semangat melaksanakan ibadah dan kebaikan setiap harinya. Kita masih dalam kondisi pandemi, jadi masih harus tetap waspada dan tetap tertib melaksanakan protokol kesehatan dengan baik.


Tengah tahun seperti ini, musimnya anak sekolah ujian dan ujian kelulusan akhir sekolah. Semua pelajar sibuk untuk belajar mempersiapkan ujian sekolah mereka dengan baik, agar bisa menjawab soal dengan baik dan mendapatkan nilai terbaik. 


Saat musim ujian sekolah seperti ini, bukan hanya anak dan guru yang sibuk. Tetapi juga orang tua, juga sibuk membantu, memberikan dukungan kepada anak untuk menghadapi ujian sekolahnya. Peran dan dukungan  dari orang tua, sangat berpengaruh besar pada kesuksesan anak.


Setelah ujian akhir sekolah, banyak anak dan orang tua yang juga sibuk untuk mencari sekolah lanjutan untuk anak. Yang baru lulus jenjang SLTP, akan sibuk mencari sekolah lanjutan ke jenjang SLTA. Yang baru tamat PAUD, sibuk akan mencari SD idaman. Begitu juga yang baru lulus SLTA, sibuk mencari kampus tercinta. 


Kalo sahabat keluarga Nawra, bagaimana? Adakah anaknya yang akan melanjutkan ke sekolah lanjutan? Ke jenjang apa? Sudah ketemukah dengan sekolah atau kampus idaman. Belajar online, gimana kalo pakai sistem Blended Learning. Simak, cerita berikut ini ya.

 

sekolah online


Mencari Sekolah Idaman Untuk Anak


Tahun ini, dua anak kami, Kakak Nawra akan melanjutkan ke jenjang SLTP. Lalu ada dedek Nasya, yang baru akan masuk PAUD. Untuk dedek Nasya, sudah beberapa sekolah yang kami survei. Meski masa pandemi seperti ini, beberapa PAUD tetap menggelar kelas tatap muka. Walau sekolahnya hanya beberapa hari saja dalam sepekan. Meski dengan protokol kesehatan yang ketat. Begitu juga dengan jenjang SD, SLTP dan SLTA.

 

Alhamdulillah, kakak Nawra sudah diumumkan kelulusannya pada tanggal 4 Juni 2021 secara online, Maha Suci dan terima kasih Allah, kakak lulus dan bersiap untuk lanjut ke jenjang SLTA.


Untuk kakak Nawra, kami sebelumnya sudah mengsurvei beberapa sekolah di Jabodetabek, di awal tahun 2020. Kami mengunjungi beberapa sekolah lanjutan untuk si kakak. Sekalian waktu itu kami liburan keluarga. Oh, ya rencananya waktu itu karena si kakak sudah mondok, jadi sekolah lanjutannya kami memilih dengan konsep boarding school dengan salah satu keunggulannya adalah di bidang bahasa dan hapalan.


Alhamdulillah setelah survei beberapa sekolah, kami akhirnya menemukan beberapa sekolah rekomedasi yang nanti akan kami kerucutkan menjadi salah satu pilihan utama. Meski tetap ada rencana kedua, atas apa yang sudah kami rencanakan.


Pandemi Datang, Rencana Sekolah Berubah


Tak lama kami pulang liburan dari Jabodetabek, bulan Maret 2020. Kita dikejutkan dengan kabar semakin naiknya kasus Covid 19. Pemerintah mengumumkan status pandemi dan diminta untuk melaksanakan kegiatan ibadah, bekerja dan sekolah dari rumah.


Dalam kondisi pelik pandemi ini, otomatis sistem sekolah juga berubah, yang semulanya tatap muka. Lalu pindah menggunakan cara online atau daring. Belajar jarak jauh dengan menggunakan teknologi digital. 

 

Sistem sekolah online ini, bukan hanya pada sistem pembelajaran tetapi juga pada sistem sekolah secara umum. Ujian, kelulusan, perpisahan , semuanya dilakukan secara online. Hal ini tentu saja merubah banyak hal pada anak, guru dan orang tua. Termasuk sekolah secara keseluruhan.


Bagi yang ingin anaknya melanjutkan sekolahdi luar kota, tentu saja akan melalui sistem yang lumayan ribet dan bikin repot. Salah satunya, harus melakukan tes swarb terlebih dahulu sebelum bepergian. Belum lagi penerapan protokol kesehatan yang ketat, kecemasan kalo terpapar virus corona. Membuat perjalanan ke luar rumah apalagi sampai ke luar kota menjadi sesuatu yang tidak menarik lagi. 


Gambaran ini berbeda banget dengan kondisi yang kami rencanakan sebelum pandemi. Yang harapannya bisa mengunjungi si kakak di sekolah sekalian liburan, silaturahim ke keluarga yang ada di pulau Jawa, bisa mampir kalo saya atau suami sedang ada perjalanan dinas ke Jakarta dan sekitarnya. Gambaran itu, menjadi cuma coretan saja. 

 

ponpes al hasanah bengkulu
Si kaka bersama teman pondoknya pada saat acara perpisahan


Melirik Plan Kedua Rencana Sekolah


Untuk kondisi sekarang, kami mulai melirik rencana kedua terkait sekolah lanjutan si kakak. Kemungkinan akan sekolah di sini saja, tidak jadi ke luar kota. Hal ini dipengaruhi oleh kondisi pandemi ini. Semoga pilihan ini ada kebaikannya buat si kakak, kami orang tua dan keluarga serta masyarakat secara umum. Dimana si kakak, nanti akan turun dan berkecimpung langsung di masyarakat.
Beberapa Rencana Untuk Support  Anak Dalam Memilih Sekolah Lanjutan


Jadi, rencana A si kakak lanjut ke sekolah yang mirip dengan sistem pendidikannya dengan pondok. Sedangkan rencana B, si kakak akan masuk sekolah umum (negeri) di sini. Tentu sangat berbeda sistem pendidikan sekolah di pondok dengan sekolah umum.

 

Oleh karena itu, ada beberapa support yang harus kami lakukan, agar perbedaan tersebut tidak terlalu jauh. Apalagi sampai menghilangkan pengetahuan, keterampilan yang sudah si kakak dapatkan selama mondok.


Di pondok, si kakak terbiasa menggunakan dua bahasa Inggris dan Arab. Untuk tetap support kemampuan ini, kami mulai mendaftarkan kembali ia ke kursus bahasa. Agar tetap bisa menjaga kosakata, dan keterampilan berbahasa yang sudah didapat selama ini.


Untuk menjaga hapalannya, kami mendaftarkan kembali si kaka ke rumah Tahfidz. Baik secara offline dan online. Waktu SD si kakak juga melakukan hal ini setiap hari sabtu-ahad, ia menyetorkan hapalannya ke guru ngajinya . 

 

Menjadi Orang Tua Melek Digital Bersama Anak


Untuk menambah pengetahuan dan keterampilan, saya daftarkan juga ikutan berbagai kursus secara online. Kelas animasi, kelas bahasa, kelas coding, kelas menulis , kelas motret dan lain sebagainya. 

Kenapa, sebab selama pandemi ini anak lebih sering meng-akses internet. Bermain laptop, main smartphone. Jadi daripada ia klik berbagai hal yang belum jelas. Diberilah kelas dan kursus secara online.

 

Oleh karena itu, orang tua sekarang harus mau meng-upgrade dirinya untuk melek digital untuk mendampingi anak saat berselanjar di dunia maya. Orang tua harus tau juga seluk beluk dunia aplikasi yang diakses oleh anak-anak kita.

 

Ajarkan anak agar membuat rekam jejak digital yang baik yang bisa mendukung pencapaian cita-citanya di masa yang akan datang. Bukan sebaliknya, sebab dunia digital ini bisa menjadi batu halangan ke depan , jika anak tidak diingatkan sejak ini. 


Namun, banyak juga manfaat dunia digital untuk mendukung masa depan anak, asalka bisa dimanfaatkan dengan baik oleh anak dan dibimbing oleh orang tua.


Salah satu yang menarik juga adalah saat ini juga ada Sekolah Online dengan sistem belajar Blended Learning. Salah satunya yang dikembangkan oleh SMA Lazuardi. 


SMA Pintar Lazuardi menerapkan sistem belajar blended learning? Model Blended Learning adalah pada dasarnya merupakan gabungan keunggulan pembelajaran yang dilakukan secara tatap-muka dan secara virtual.


Menurut Semler (2005) 

“Blended learning combines the best aspects of online learning, structured face-to-face activities, and real world practice. Online learning systems, classroom training, and on-the-job experience have major drawbacks by themselves. The blended learning approach uses the strengths of each to counter the others’ weaknesses.”


Blended learning adalah sebuah kemudahan pembelajaran yang menggabungkan berbagai cara penyampaian, model pengajaran, dan gaya pembelajaran, memperkenalkan berbagai pilihan media dialog antara fasilitator dengan orang yang mendapat pengajaran. Blended learning juga sebagai sebuah kombinasi pengajaran langsung (face-to-face) dan pengajaran online, tapi lebih daripada itu sebagai elemen dari interaksi sosial.


sma pintar lazuardi

Sistem Pendidikan SMA Pintar Lazuardi

Dalam paparannya, Kepala SMA Pintar Lazuardi, Ibu Sonya Sinyanyuri mengemukakan prinsip pendidikan di SMA Pintar Lazuardi adalah:


-    Pengembangan Karakter, melalui program Gen Z action dan penanaman nilai-nilai kepedulian (Compassionate Program).


-    Growth Mindset Approach (Pola Pikir Bertumbuh), proses belajar senantiasa mendorong anak-anak para untuk aktif bertanya, praktik langsung, dan berani mencoba dengan dukungan terus menerus dari para Guru agar proses berpikir dapat terus bertumbuh.


-    Siswa memiliki fleksibilitas dalam menentukan waktu belajar, materi yang ingin dipelajari terlebih dahulu, sehingga setiap Siswa memiliki perjalanan proses belajar yang sesuai dengan minat dan bakatnya.


-    Mengutamakan interaksi yang kuat antar Siswa dan Guru dengan community feedback system dan ruang diskusi yang terintegrasi dalam LMS.


-    Berorientasi masa depan dengan memberikan layanan program pendampingan bimbingan karir dan personalized program.


-    Membekali pengembangan keterampilan Abad 21, yang mencakup 7C : creativity, critical thinking, collaboration, communication, confidence, dan computational thinking.

Untuk Informasi lebih lanjut soal SMA Pintar Lazuardi bisa hubungi
https://smapintarlazuardi.id/
Instagram @smapintarlazuardi
Facebook : SMA Pintar Lazuardi


Tuesday, May 25, 2021

/ /
Kompetisi film pendek, Sundance Film Festival: Asia 2021, Persembahan IDN Media

Assalammualaikum.Wr.Wb

Hai sahabat Keluarga Nawra. Bagaimana kabarnya, semoga selalu sehat dan tetap menjaga protokol kesehatan dengan baik ya. Sebab pandemi corona belum berakhir, kita harus tetap wasapada.


Selama pandemi masih berlangsung, banyak waktu yang kita habiskan di rumah bersama keluarga bukan. Jika tidak ada keperluan yang mendesak untuk keluar rumah, sebaiknya kita tetap bersama keluarga , bekerja dan beribadah di rumah saja.

 

festival film pendek


Salah satu kegiatan yang sering kita lakukan di rumah adalah menonton. Berbagai acara televisi atau menonton youtube. Menonton ini yang paling asik ya, menonton film atau drama. Jika ingin berlama-lama menonton dan dihantui rasa penasaran. Tonton saja serial, sinetron atau drama. Episode yang banyak dan lama, membuat sebagian orang rela berja-jam untuk menonton.


Untuk film bisa film panjang atau film pendek, durasi film panjang biasanya di atas 100 menit, bahkan banyak juga yang hingga 120 menit alias dua jam. Kalo film pendek, tentu saja lebih singkat waktunya. 

 

Di rumah kebetulan berlangganan Indihome, jadi ada di aplikasi Vidio itu pilihan untuk menonton film pendek. Yah, film dengan durasi sekitar 20-30 menit. Sudah bisa memberikan inspirasi dan pengetahuan sekaligus buat kita yang nonton.

 

Saya suka melihat film pendek ini apalagi yang bertemakan sosial budaya, seru sekali. Banyak mengulas sisi kehidupan di masyarakat kita yang jarang diketahui orang.

 

Menonton film pendek ini memberikan kesan yang sangat mendalam. Pesan singkat di dalam adegan pendek filmnya itu sangat membekas karena mereka pemain hanya fokus pada satu konflik atau tema saja. 

 

Jadi, selama dua jam , saya bisa nonton banyak film dan itu menyenangkan. Daripada menonton drama yang banyak episodenya. Meski tentu saja keseruan dan daya tarik serta kepuasan nonton drama dan film pendek tentu berbeda.

 

Saat menonton film pendek, say juga sering membaca nama para pemain,sutradara dan kru lainnya. Sebab , kebanyakan film pendek pemainnya bukan artis terkenal sih.Cuma salut dengan akting mereka, juga bagus dan memukau.

 

Film pendek ini, menghasilkan banyak pemain, sutradara dan seniman film baru, mereka yang punya hobi sama terhadap dunia film. Memliki ruang dan wadah untuk berkreasi, jadi bisa menyalurkan hobilah.

 


Nah, ngobrolin soal film pendek, Saya punya info buat yang suka nonton dan juga suka dengan film pendek. Mana tahu ada minat untuk membuat film pendek sendiri. Ada lomba film pendek nih, kalian bisa ikutan loh. Ajaklah keluarga, teman, sahabat untuk bergabung membuat film pendek . Lalu diikutkan ke lomba Kompetisi film pendek, Sundance Film Festival: Asia 2021, Persembahan IDN Media


festival film pendek


Sundance Film Festival


Sundance Film Festival: Asia, persembahan XRM Media dan IDN Media dengan bangga engumumkan pelaksanaan Short Film Competition sebagai salah satu rangkaian acara di festival ini. Disponsori oleh Argo, sebuah platform streaming dan kurator global film pendek, kompetisi ini dibuka untuk para insan perfilman Indonesia. Kompetisi ini juga bertujuuntuk menemukan, membina, dan memberikan panggung bagi talenta-talenta baru di industri film dan memperkenalkan mereka ke kancah global.


Pendapat Para Tokoh Tentang Sundance Film Festival


Menurut,  Winston Utomo, CEO IDN Media: “Film pendek akan selalu menjadi salah satu bagian penting dari dunia film dan storytelling. Karya-karya film pendek memiliki tempat tersendiri di hati banyak penggemar film, terutama di Sundance Film Festival: Asia. Dalam Short Film Competition ini, kami sangat menantikan kreativitas para sineas Indonesia melalui karya-karyanya. Kami sangat berharap Sundance Film Festival: Asia dapat menjadi wadah bagi berkembangnya industri film di Indonesia.”


festival film pendek
Winston Utomo, CEO IDN Media


Lalu kata, Mike Plante, Programmer Senior, Short Film, Sundance Film Festival: “Di Sundance Film Festival, kami berkomitmen untuk terus mencari talenta dan karya baru, serta memberi panggung bagi mereka seperti melalui Short Film Competition sebagai bagian dari Sundance Film Festival: Asia 2021. Kami sangat antusias untuk menemukan karya baru dan memperkenalkannya pada audiens yang tentu juga tak kalah antusias.”


Ada juga pendapat, Michael Chow, Founder of XRM Media: “XRM Media merasa terhormat, bisa membawa Sundance Film Festival: Asia ke Jakarta, Indonesia, sekaligus mengadakan Short Film Competition bersama dengan Argo. XRM yakin bahwa keberadaan film pendek akan menjadi bagian yang berkelanjutan di dunia perfilman. Oleh karenanya, XRM berkomitmen untuk mendukung komunitas film lokal di Asia dan memperkenalkan mereka pada akses menuju audiens global.”


Sedangkan menurut ,Arcadiy Golubovich, CEO Argo: “Argo sangat senang bisa turut mendukung hadirnya Sundance Film Festival: Asia 2021 dan mendukung para pembuat film pendek. Kami yakin misi kami untuk mendemokrasi distribusi film dengan menghadirkan karya-karya terpilih terbaik untuk audiens global sejalan dengan dukungan yang diberikan bagi potensi-potensi dalam komunitas film pendek.”


Nah, menarik sekali ya ide di belakang penyelenggaraan festival film pendek ini. So, kau bisa segera bikin konsep ide film pendekmu dan ajak teammu untuk ikutan lmba film pendek. Siapa tahu kau adalah pemenangnya. 


Tuesday, May 18, 2021

/ /
Membiasakan Anak Membaca Buku

Assalammualaikum.Wr.Wb


Hai apa kabar sahabat Keluarga Nawra, semoga sehat semua yah. Tetap menjaga protokol kesehatan dengan baik dan tertib. Selamat lebaran idul fitri 1442 H, mohon maaf lahir dan batin ya semuanya.


Nah, bagaimana aktivitas di rumah, sudah kembali normalkah setelah liburan saat puasa hingga libur lebaran. Apalagi aktivitas anak-anak setelah liburan tentu saja sedikit-banyaknya mengalami perubahan yah. Terutama aktivitas belajar. Meski belajar daring, kegiatan belajar tetap harus dikondisikan dan tetap semangat.


Menjaga agar aktivitas belajar anak tetap berjalan lancer setelah liburan, tentulah bukan hal yang mudah bagi sebagian anak. Orang tua kadang dibuat pusing juga untuk mengatur ulang kembali aktivitas anak untuk belajar setelah liburan.


Namun, sebagai orang tua. Kita tidak boleh lelah apalagi menyerah memotivasi anak untuk tetap semangat belajar. Kapan saja dan dimana saja.




Pengalaman Kami Menjaga Ritme Anak Belajar


Sama halnya dengan para orang tua lainnya, saya juga tak kenal menyerah untuk memotivasi anak agar tetap semangat belajar. Menggunakan berbagai cara. Bahkan pernah juga emosi, hahaha. Apalagi kepada anak pertama. Maklum, baru belajar dan belum menemukan formulanya yang cocok.


Keluarga Nawra mempunya tiga orang anak, semuanya perempuan. Anak pertama usia 14 tahun, mau melanjutkan ke jenjang SLTA, anak kedua kelas dua Sekolah Dasar,anak ketiga lima tahun, baru akan masuk TK B.


Berdasarkan pengalaman dari anak pertama, hal yang membuat ritme belajar berubah salah satunya adalah kurang berinteraksi dengan buku. Biasanya kalo libur sekolah, otomatis interaksi dengan buku juga berkurang bahkan ditinggalkan sama sekali.


Jadi poin utamanya adalah meski libur sekolah interaksi anak dengan buku tidak boleh libur. Aktivitas dengan buku harus terus diupayakan berjalan terus, meski hanya dalam hitungan menit. Interaksi dengan buku ini tidak harus buku pelajaran sekolah. Buku apa saja asal berbentuk hardcopy. Buku yang sebenarnya.



Cara Kami Menjaga Interaksi Baik Antara Anak dan Buku


Beberapa cara sudah kami terapkan dengan anak, ada plus minusnya. Ada yang saya ujicobakan selama beberapa hari, saya evaluasi tidak efektif. Saya ganti metodenya. Lalu dievalusi kembali. Kondisi ini juga memantik kreativitas kami juga selaku orang tua.


Sampai akhirnya, cara ini yang kami terapkan di rumah dalam menjaga interaksi baik antara anak dan buku. Lumayan efektif dan dilakukan hingga sekarang. Di rumah kami sehari-hari. Anak-anak pun menikmatinya dengan baik, tanpa ada rasa beban.


Kami membuat aturan setelah shalat Magrib, dilanjutkan dengan membaca Al-Quran. Setelah itu membaca buku. Pada awalnya, anak-anak meminta waktu membaca buku sebelum tidur. Membaca bukunya sambal tiduran. 


Awal aturan ini dibuat, saya memberikan keleluasaan soal waktu membaca buku ini. Mau sebellum tidur, mau sambil tiduran, silakan saja. Asal tujuan tercapai yah, membaca buku.


Untuk anak pertama, diberi target membaca minimal 15-30 menit atau setengah jam. Untuk anak kedua membaca satu buku cerita, satu judul buku atau satu judul cerita jika buku itu kumpulan cerita. Sejenis kumpulan cerpen anak.


Anak ketiga karena belum lancar membaca huruf abjad, jadi ia membaca gambar. Membaca gambar itu begini, anak diminta untuk menerangkan kembali gambar yang dilihatnya pada buku yang dibacanya. Hal ini sesuai dengan daya pikir, imajinasi anaknya masing-masing.




Bagian ini seru juga, selain membantu motorik baca anak, melafalkan huruf dan kata dengan benar. Hal ini juga bisa melatih anak menghasilkan dan mengucapkan kosakata baru.


Jadi setiap hari, anak diminta untuk tetap membaca buku. Buku yang dibaca bukan buka pelajaran sekolah. Kalo akhir pecan, biasanya saya yang membacakan buku buat mereka atau mendongeng terutama untuk anak kedua dan ketiga. Sebab, jika akhir pekan mereka diperbolehkan tidur di kamar kami.


Akhirnya aktivitas membaca di rumah kami menjadi sebuah kebiasaan dan menjadi kebutuhan. Anak-anak sudah terpola bahkan menagih untuk baca buku. Termasuk kebutuhan untuk membeli buku baru, hehehe. 


Anak-anak senang jika diberi hadiah atau dibelikan buku baru, sebab sekarang tidak lagi minimal satu buku atau satu cerita. Kadang dalam satu waktu mereka bisa membaca 2-4 buku atau judul buku. Meski ada buku yang diulang-ulang terus karena mereka menyukai isi cerita bukunya.


Blogger Perempuan Lets Read Online Gathering

Memang satu hal yang juga saya jaga di rumah, saya dan suami juga termasuk yang interaksinya juga baik dengan buku. Jadi anak juga meniru dan melihat kebiasaan kami. Terutama pada saat mereka sedang membaca buku, kami juga mneyimak, mendampingi , mengawasi mereka. Bukan malah bermsin handphone, hehehe.


Jadi, ketika Blogger Perempuan mengajak zoom meeting dengan Lets Read yang membahas soal buku. Saya sangat senang sekali dan antusias.


Blogger Perempuan Lets Read Online Gathering kali ini mengangkat tema Buku : Bekal Anak Bertumbuh (live on zoom) yang dilaksanakan pada 11 Mei 2021 Yang akan menghadirkan  tim dari The Asia Foundation Indonesia. Elsa Agustin. Yang akan memperkenalkan tentang Lets Read dan The Asia Foundation serta Ibu Roosie Setiawan founder Reading Bugs. Ibu Roosie juga seorang penulis dan Penggagas Komunitas Read Aload


Mengenal Lets Read Indoneisa


Let's Read! adalah perpustakaan digital bukuceritaanak persembahan komunitas literasi dan The Asia Foundation.




Let's Read! diprakarsai oleh Books for Asia, yakni program literasi yang telah berlangsung sejak 1954. Program tersebut menerima U.S. Library of Congress Literacy Awards atas inovasi dalam promosi literasi pada Desember 2017.


Misi:

Membudayakan kegemaran membaca pada anak Indonesia sejak dini melalui:

1. Digitalisasi #ceritabergambar

2. Pengembangan cerita rakyat yang kaya kearifan lokal; dan

3. Penerjemahan buku cerita anak berkualitas terbitan dalam dan luar negeri ke dalam bahasa nasional dan ibu.


Ratusan koleksi ceritabergambar Let's Read! dapat dibaca, diunduh, disebarkan, dan diterjemahkan secara bebas melalui situs maupun aplikasi Android: bit.ly/letsreadapp.


Untuk info koleksi terbaru serta diskusi dan pelatihan terkait literasi, sila ikuti media sosial Let's Read! di Instagram dan Facebook dengan nama akun: @letsread.indonesia.

Jln. Barito II No. 41, Kebayoran Baru

Kota Administrasi Jakarta Selatan, DKI Jakarta

Telepon +622172786557

Website https://bit.ly/LetsReadID




Komunitas Read Aload


Di Indonesia perkembangan Read Aloud tentu tak bisa lepas dari sosok ini. Roosie Setiawan (63), kini dikenal sebagai pakar read aloud. Ia adalah penerjemah buku 'The Read-Aloud Handbook' karya Jim Trelease, pendiri komunitas Reading Bugs, Satgas Literasi Sekolah dan juga menulis buku 'Membacakan Nyaring'.


Ketika membaca buku itu, seperti membaca pengalamannya sendiri membacakan buku pada anak-anaknya. "Awalnya, mau mendongeng untuk kedua anak saya. Tetapi karena saya ibu bekerja, dongeng yang saya dongengkan kemarin, hari ini saya sudah lupa dan anak-anak saya protes. Akhirnya saya memutuskan tidak mendongeng tetapi membeli buku dan membacakannya. 




Tahapan Read Aloud 


Sebelum memulai read aloud para orang tua harus memastikan buku yang akan dibacakan sesuai dengan tahap kembang usia anak. Hal ini sangat penting untuk diperhatikan karena ini akan mempengaruhi ketertarikan anak terhadap buku dan juga keoptimalan informasi yang bisa terserap.


Setelah menentukan buku yang dibaca, pelajari isinya sebelum menyampaikannya kepada anak. Berlatihlah dengan suara, intonasi, ekspresi, dan gerakan tubuh yang bisa menarik perhatian anak. 


Saat membaca nyaring mulailah dengan percakapan pembuka dan tunjukkan kepada anak tentang buku cerita yang akan dibaca. Berikan informasi singkat mengenai sampul buku yang berisi gambar sampul, pengarang, dan juga ilustrator buku. Setelah itu mulai dengan menyusuri ilustrasi dan membaca nyaring dengan semenarik mungkin. 




Agar anak tetap fokus pada cerita, buatlah interaksi singkat di tengah-tengah kegiatan membacakan nyaring. Buatlah anak-anak bertanya tentang isi cerita. Seandainya anak tidak mengajukan pertanyaan, berikanlah pertanyaan kepada mereka dan bantu mereka untuk mengungkapkan pikiran atau gagasan mereka tentang cerita yang sudah dibacakan atau menceritakan kembali isi cerita yang sudah dibacakan.  


Ada tiga tahapan posisi yang sebaiknya dipraktekkan para orangtua yang membacakan cerita untuk anaknya. Pertama, posisi memangku si anak. Ini berlaku untuk anak yang belum mampu duduk sendiri. "Usahakan buku juga terlihat oleh si anak dan ketika orangtua mengucapkan kata yang ada di buku, ia wajib menunjuk kata-kata yang diucapkan. Ini supaya anak tahu bentuk kata yang diucapkan ayah atau ibunya." 


Kedua, anak masih dipangku orangtua, namun dibiarkan memegang buku yang sedang dibacakan tersebut. Tahap ketiga, saat anak sudah beranjak besar, "Biarkan dia duduk di samping orangtuanya." 


Menurut Rossie, posisi duduk menempel seperti itu (skin to skin), dapat mendekatkan hubungan anak dan orangtua menjadi lebih intim. 


Selain itu, "Secara emosional, si anak juga akan merasa dirinya spesial karena orangtuanya mau membacakan buku untuknya." Rossie yakin, read aloud sangat mungkin dilakukan siapa saja. 


"Modalnya, toh, hanya orangtua, anak, dan buku." Selain sederhana dan gratis, read aloud juga sangat efektif karena setiap orang bisa langsung merasakan hasilnya. "Pada akhirnya, orangtua akan sangat bersyukur karena memiliki peranan besar dalam kesuksesan si anak."




Saturday, May 8, 2021

/ /
 Prinsip Pendidikan SMA Pintar Lazuardi

Assalammualaikum.Wr.Wb

Halo sahabat Keluarga Nawra, apa kabarnya. Semoga sehat selalu ya semuanya. Tetap waspada dan menjalankan protokol kesehatan dengan tertib.


Kali ini keluarga Nawra mau bercerita mengenai keseruan ikut zoom meeting bersama SMA Pintar Lazuardi, pekan lalu. Dengan para pemateri yang super inspiratif dan tentu saja sangat berpengalaman di bidang pendidikan.


sma lazuardi


Para peserta yang ikutan, jadi berasa sedang ikutan training motivasi mengenai pendidikan , khususnya tentang tumbuh kembang anak. sangat interaktif karena melibatkan peserta zoom dengan aktif .Seru sekali, waktu dua jam berasa hanya sebentar saja. 


Peserta kegiatan ini semuanya adalah orang tua yang memiliki anak usia sekolah yang aktif. Paparan para pemateri membuka wawasan orang tua da menambah pengetahuan mengenai dunia anak, pendidikan anak dan tentunya harapan terhadap anak melalui pendidikan yang mereka dapatkan.


Tentu saja kita ingin mempunyai anak yang sehat, pintar dan bermanfaat, sukses di masa depan, mempunyai iman yang kuat, punya jiwa sosial dan banyak hal postif lainnya yang kita inginkan dari anak.


Salah satu cara untuk bisa mewujudkan itu semua adalah melalui pendidikan formal. Namun, dengan kondisi pandemi yang kemungkinan akan tetap berlanjut di tahun mendatang. 


Tentu saja orang tua akan mengalami kesulitan untuk mewujudkan hal tersebut. Meski metode pendidikan tetap berlangsung secara daring. Mengikuti pembelajaran daring, tentu saja akan berbeda dengan belajar secara tatap muka. Anak tentu saja butuh waktu untuk penyesuaian.


Selain itu, kelas daring juga harus dibuat semenarikdan se interaktif mungkin agar anak bisa tetap belajar seperti biasanya saat tatap muka. 




Nah, pada poin ini. Tidak semua guru, tidak semua sekolah bisa atau mampu melakukan hal ini. Apalagi mengembangkannya menajdi sebuah pembelajaran daring yang menarik. Bahkan ditunggu-tunggu oleh anak.


Adakah sekolah yang sudah mengembangkan metode tersebut? Salah satu sekolah yang mulai mengembangkan dan  mulai fokus dengan belajar online ini adalah SMA Pintar Lazuardi.

 

Mungkin ada sahabat keluarga Nawra yang belum paham mengenai apa itu SMA Pintar Lazuardi. Nah, kali ini saya akan membahas mengenai hal itu. Terutama yang menjadi prinsip pendidikan dari SMA Pintar Lazurdi.


Enam Prinsip Pendidikan SMA Pintar Lazuardi


Dalam paparannya, Kepala SMA Pintar Lazuardi, Ibu Sonya Sinyanyuri mengemukakan prinsip pendidikan di SMA Pintar Lazuardi adalah:


1. Pengembangan Karakter, melalui program Gen Z action dan penanaman nilai-nilai kepedulian (Compassionate Program).

2. Growth Mindset Approach (Pola Pikir Bertumbuh), proses belajar senantiasa mendorong anak-anak para untuk aktif bertanya, praktik langsung, dan berani mencoba dengan dukungan terus menerus dari para Guru agar proses berpikir dapat terus bertumbuh.

3. Siswa memiliki fleksibilitas dalam menentukan waktu belajar, materi yang ingin dipelajari terlebih dahulu, sehingga setiap Siswa memiliki perjalanan proses belajar yang sesuai dengan minat dan bakatnya.

4. Mengutamakan interaksi yang kuat antar Siswa dan Guru dengan community feedback system dan ruang diskusi yang terintegrasi dalam LMS.

5. Berorientasi masa depan dengan memberikan layanan program pendampingan bimbingan karir dan personalized program.

6. Membekali pengembangan keterampilan Abad 21, yang mencakup 7C : creativity, critical thinking, collaboration, communication, confidence, dan computational thinking.




SMA PINTAR LAZUARDI-BLENDED LEARNING HIGH SCHOOL 


Bapak Setiyo Iswoyo selaku Direktur SMA Pintar Lazuardi menyampaikan bahwa proses belajar di SMA Pintar Lazuardi menggunakan  konsep Blended Learning. Konsep ini mengabungkan metode pembelajaran online dan tatap muka. Pada saat pembelajaran online, para Siswa akan dibantu dengan LMS (Learning Management System) yang diberi nama Pintar (Pedagogycal Intelligence Architecture).


Kegiatan tatap muka akan dilakukan seminggu sekali di sekolah home based. Kegiatan tatap muka difokuskan untuk:

Pengembangan karakter

Pengembangan keterampilan sosial

Perwalian (coaching, mentoring, dan bimbingan karir)

Untuk bimbingan karir juga disediakan program-program pilihan yang mencakup:

- Motion Graphics

- Graphic Design

- Digital Comic

- Photography

- Music Techno

- Public Speaking

- Digital Marketing


Kegiatan praktikum yang tidak dapat dilaksanakan melalui kegiatan pembelajaran online. Untuk para Siswa yang berasal dari wilayah   yang   belum   tersedia  sekolah home based, kegiatan tatap muka akan digantikan dengan program pengayaan dan coaching yang dilakukan secara online.




LEARNING MANAGEMENT SYSTEM (LMS)


Untuk mendukung kegiatan pembelajaran, dibangun sebuah Learning Management System (LMS), yang diberi nama PINTAR (Pedagogical Intelligence Architecture). Ini tidak sebatas platform belajar online, namun merupakan aplikasi belajar online yang tetap memperhatikan esensi pembelajaran, yaitu keterikatan antara Siswa dengan proses pembelajaran, interaksi antar Siswa dan Guru. 


Dilengkapi juga dengan fitur-fitur yang memungkinkan Siswa belajar mandiri dan terpantau aktivitasnya. 


Aplikasi canggih ini dapat diakses di mana saja dan kapan saja. Bahkan orang tua juga dilibatkan untuk bersama-sama Guru, memantau dan memberikan dukungan kepada putra-putri tercinta.


Nah, jika orang tua berkeinginan untuk mendaftarkan putra-putrinya, bisa mengunjungi secara online SMA Pintar Lazuardi di link ini https://smapintarlazuardi.id/  atau bisa berkunjung langsung ke sekolahnya


- SMA Lazuardi Global Compassionate School (GCS)-Depok,

- SMA Lazuardi Ideal GCS-Purwakarta,

- Sekolah Lazuardi Kamila GCS-Solo,

- Sekolah Lazuardi Haura GCS-Lampung,

- Sekolah Lazuardi Athaillah GCS-Makassar,

- SMA Hellomotion Tangerang Selatan





Powered by Blogger.