Menu

Keluarga Nawra

Saturday, July 20, 2019

500 Dol Bengkulu Kolaborasi dengan Musik Etnik Korea dan Malaysia

/ / 0 Comments
500 Dol Bengkulu Kolaborasi dengan Musik Etnik Korea dan Malaysia
Assalammualaikum.Wr.Wb

Apa Kabar Sahabat Keluarga Nawra

Bengkulu-Kemeriahan Event Festival Bumi Rafflesia yang termasuk dalam 100 Calender Of Indonesia, semakin memukau dengan ditampilkannya 500 atraksi Dhol Bengkulu/ Bencoolen Dhol Attraction. Atraksi ini semakin memukau dengan kolaborasi musik dan tarian etnik asal Korea dan Malaysia.


Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan Bencoolen Dhol Attraction ini menjadi momentum "Dhol Bengkulu mengguncang dunia" karena keunggulannya luar biasa. Sehingga betul-betul bisa mewakili kesenian Indonesia dalam konteks dunia.


“Saatnya Dhol Bengkulu dikenal dunia internasional. Yakinkan dalam diri masyarakat Bengkulu bahwa kita punya potensi alat kesenian yang luar biasa, harus kita lestarikan, kita kembangkan dan kita cintai,” ungkap Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah penuh semangat pada pembukaan Bencoolen Dhol Attraction, di Pelataran Icon Pantai Panjang Bengkulu, Sabtu (20/07).


Lanjut Gubernur Rohidin Mersyah, setelah dikolaborasikan dengan beberapa musik etnik beberapa negara seperti dari negara Korea dan Malaysia, atraksi yang dikreasikan dengan formasi Bunga Rafflesia Raksasa, diketahui semakin memukau.

“Dan kolaborasi dari beberapa negara meyakinkan kita pada sore hari ini bahwa Dhol betul-betul untuk Indonesia. Jadi ini merupakan alat musik yang mempunyai energi yang luar biasa, ketika dikolaborasikan dengan musik apapun dia akan menampilkan harmoni yang sangat bagus,” terang Gubernur Rohidin Mersyah.

Maka dari itu tambah Gubernur Rohidin Mersyah eksistensi ini harus dijaga dan terus dilestarikan dan terus digelorakan serta dipromosikan.

Baca juga : Rumah Fatmawati 

“Saya kira semua orang akan mengakui bahwa Dhol punya kelebihan dari sisi alat musik lain karena kekuatan energi dan dinamisasinya,” pungkas Rohidin Mersyah.   


Dalam kesempatan tersebut tampak hadir Drummer sekaligus Musisi Nasional Gilang Ramadhan yang melakukan Opening Attraction, serta juga tampak hadir unsur FKPD Provinsi Bengkulu, para Asisten dan Kepala OPD di lingkungan Provinsi Bengkulu serta ribuan penonton yang sebagian diantaranya merupakan wisatawan mancanegara. (Rian-Media Center Pemprov Bengkulu).

MEDIA CENTER
Pemprov Bengkulu
Jl. Pembangunan No.1, Padang Harapan, Kota Bengkulu
Twitter @mediacenterBKL
Instagram @mediacenterbkl
Fanpage
Youtube Media Center Pemprov Bengkulu

Thursday, July 18, 2019

Gunakan Insto Dry Eyes Untuk Atasi Mata Perih di Jalanan

/ / 26 Comments
Gunakan  Insto Dry Eyes Untuk Atasi Mata Perih di Jalanan
Assalammualaikum.Wr.Wb

Apa kabar Sahabat Keluarga Nawra? Setiap hari saya dan suami harus berbagi mengantar anak-anak sekolah. Yah, meski seharusnya si dedek Nasya belum bersekolah. Namun, dengan kondisi saya yang mulai ngantor lagi. Terpaksa si dedek harus masuk kelas bermain atau kober. Sedangkan Kanga Athifah baru masuk Sekolah Dasar. Biasanya kami tidak berbagi. Suami akan mengantar mereka semua dengan menggunakan mobil. Tapi sejak mobil ngambek dan belum kami perbaiki lagi. Kami akhirnya mengantar anak dengan menggunakan motor. Dedek Nasya ikut Abahnya sebab lokasi sekolahnya tidak begitu jauh dengan lokasi kerja suami. Jadi lebih dekat untuk antar jemput. Sekolah Athifah jalannya satu arah dengan saya. Jadi Athifah ikut saya sekalian barengan aku berangkat ke kantor.

Setiap hari saya dan suami harus melalui jalan berdebu, jalan rusak, jalan berkerikil sepanjang  sepuluh kilometer lebih. Jalanan yang lumayan jauh itu. Kami tempuh setiap hari bolak balik. Di jalan,selain menggunakan helm dan kacamata saya juga menggunakan masker untuk menghindari panas dan debu jalanan. 

Lama di jalan bikin mata perih, akibat kena debu juga (Foto Keluarga Nawra)

Kondisi jalan akan semakin parah jika sedang musim kemarau. Debu akan semakin membara. Selain berterbangan di sekitar dan sepanjang jalan. Debu juga senang mampir di pipi, di pakaian. Bahkan hingga masuk ke dalam saku baju dan rok saya. 

Saat merendam pakaian. Sangat jelas terlihat pada warna air rendaman cucian yang direndam. Warna air rendaman yang awalnya putih, bening langsung berubah menjadi hitam pekat. Debu jalanan sudah merubah air rendaman cucian kami. Debu tenyata ingin ikutan mencuci.

Belum lagi debu yang menempel di muka. Setiap hari saya harus lebih sering membersihkan muka. Paling mudah waktu mau shalat. Saya berwudhu sekaligus membersihkan kotoran yang ada di muka. Jika di rumah, saya akan menggunakan foam pembersih muka khusus. Setidaknya dua kali. Saat pagi hari dan malam hari usai mandi sore atau menjelang tidur.

Bersihkan Mata Dengan Air Rebusan Sirih

Untuk debu yang membuat  mata perih dan mata sepet, selain lama menyetir di jalanan. Biasanya kami akan membersihkan mata dengan meggunakan air rebusan daun sirih. Namun, membersihkan mata dengan air rebusan sirih ini lumayan repot. Sebab air harus didinginkan dulu baru bisa digunakan. Kemudian harus menyiapkan daun sirihnya. Membersihkan terlebih dahulu daun sirih dari berbagai kotoran sebelum direbus. 

Air yang direbus pun harus disaring dari kotoran-kotaran. Akan tetapi soal kebersihan, saya tidak bisa menjamin. Apakah air rebusan ini sudah bersih dan layak digunakan. Untuk merendam  mata. Tidak ada yang bisa menjamin. Untuk menyaring air rebusan. 

Saya hanya menggunakan saringan tes biasa yang ada di rumah. Jadi banyak kemungkinan bisa terjadi. Secara kasat mata terlihat bersih, namun kalo diperiksa dengan alat tertentu, yah belum tentu bersih.

Belum lagi, saya suka kelupaan untuk merebus air sirih. Pernah saya mengalami, air rebusan sampai kering. Kejadian ini sampai berulang kali loh saya alami. Kalo sudah terasa capek dan banyak rutinitas. Saya sering lupa merebus air sirih. Jadinya lewat saja aktivitas membersihkan mata. Palingan kami akan sering mengucek atau menggosok mata. Mengelusnya berulang kali.Supaya terasa nyaman dan penglihatan enak

Meski katanya air rebusan sirih ini herbal dan baik. Namun, banyak hal yang juga harus diperhatikan terutama mengenai kebersihan sirih dan hasil rebusannya. Sebelum digunakan untuk membersihkan mata.

Pernah suatu hari, mata suami malah jadi bengkak setelah direndam dengan air rebusan sirih. Setelah kami teliti dengan seksama. Ternyata air yang digunakan untuk merendam mata yang kurang bersih. Alih-alih mau membersihkan dan membuat penglihatan menjadi lebih kinclong malah sebaliknya.

Cara praktis basihi mata yang perih, pegal dan sepet gunakan insto dry eyes (foto Keluarga Nawra)
Akhirnya saya dan suami mulai mencari solusi lain untuk mengatasi mata perih dan mata pegal akibat terlalu lama berkendaraan dan kena debu jalanan.Ingin cara yang lebih smart , praktis dan hasilnya joss.

Awalnya kami melihat iklan di televisi. Jadi kami mencoba menggunakan Insto Dry Eyes.Produk ini bentuknya kecil sekali. Bisa dibawa kemana-mana. Tidak membutuhkan ruang atau tempat khusus. Bisa  kami bawa kemana-mana. Jadi sangat praktis sekali. Jika diperlukan tinggal dibuka dan bisa digunakan sendiri. Tanpa bantuan orang lain.

Mengenal Insto Dry Eyes

Insto Dry Eyes dikenal sebagai Air Mata Buatan

Mengandung bahan aktif yang dapat mengatasi kekeringan pada mata dan dapat digunakan sebagai pelumas pada mata.Memiliki bahan aktif yang dapat membunuh bakteri.

Komposisi dan Cara Menggunakan  Insto Drye To Eyes

Hidroksi propil metil selulosa 3.0 mg, Benzalkonium klorida 0.1 mg. Dosisnya adalah 1-2 tetes pada setiap mata, 3 kali sehari. Dengan cara meneteskan pada mata perih, mata pegal atau mata sepet. 

Insto dry eyes, ibarat air mata buatan (Foto Keluarga Nawra)

Penyebab Gejala Mata Kering

1. Menatap handphone terlalu lama dapat membuat mata sepet
2. Menatap terlalu lama layar /monitor komputer, menyetir lama, membuat mata pegel
3. Berada di ruangan ber-Ac terlalu lama, dapat membuat mata perih

Bermain handphone dan gadget dalam jangka waktu yang lama, berlama-lama menatap layar TV dan Laptop, menyetir kendaraan dalam jangka waktu yang lama, paparan AC / pendingin udara serta membaca & belajar dalam jangka waktu yang lam  sering kali menimbulkan gejala mata kering seperti mata SEPET, mata PEGEL, mata PERIH. Lalu bagaimana solusinya? Apakah cukup dikucek-kucek saja? Tentu saja tidak, kita bisa menggunakan Insto Drye Eyes.

Dengan mengantongi insto Dry Eyes di dalam tas yang siap dibawa motoran. Saya dan suami tidak lagi takut dengan debu jahat di jalanan. Tidak takut lagi mata perih,  mata pegel atau mata sepet saat berlama-lama di atas kendaraan. Aktivitas di sepanjang jalan pun akan menjadi lebih seru dan asyik, tidak teganggu dengan mata lelah. Terbebas dari gangguan mata kering selama perjalanan. Kalo mata kering tinggal basahi dengan Insto Dry Eyes saja.

Saturday, July 13, 2019

Persiapan Anak Baru Masuk Sekolah Dasar

/ / 0 Comments
Persiapan Anak Baru Masuk Sekolah Dasar
Assalamualaikum.Wr.Wb

Apa Kabar Sahabat Keluarga Nawra? 

Hari ini adalah hari pertama Athifah sekolah. Persiapan untuk sekolah ini sudah kami lakukan sejak jauh-jauh hari. Menyiapkan semua keperluan Athifah sekolah. Mulai dari pakaian seragam, perlengkapan sekolah dan juga alat tulisnya.

Namun, semua itu tidak baru. Mana yang sudah ada dan bisa dipakai, ya tidak perlu beli baru. Contohnya untuk pakaian seragam merah putih. Untuk roknya Athifah memakai rok bekas kakak Nawra. Hanya bajunya saja yang beli baru. Untuk topi, dasi dan ikat pinggang sudah disediakan dari sekolah.

Anak cantik ini udah jadi anak SD loh (foto Keluarga Nawra )

Lalu tas sekolah, Athifah tidak membeli yang baru juga. Sebab tas waktu TK masih sangat bagus. Memang saat membelinya dulu, kalo tidak salah saya beli ketika mau semester dua di TK B. Jadi masih baru juga ya. Memang dibeli yang agak bagus dan ukurannya lumayan besar. Agar bisa dipergunakan kembali untuk SD nantinya.

Tidak Harus Baru dan Beli

Hanya sebagain yang kami beli baru. Pokoknya memang kepada anak-anak kami ajari begitu. Untuk keperluan sekolah tidak harus baru. Tidak ada tradisi setiap taun ajaran baru. Maka semuanya serba baru. Kebutuhan dan keperluan sekolah akan dibeli jika memang diperlukan. Kapan saja, tidak harus menunggu tahun ajaran baru dimulai.


Oh, ya untuk alat tulis dan kotak pensilnya. Saya baru ingat. Kotak pensilnya juga tidak baru. Dibeli saat Athifah masih TK kemudian ada beberapa ATK yang diperoleh dari hadiah bingkisan dari sekolah. Yang diberikan pada saat pelepasan atau perpisahan sekolah beberapa waktu lalu.

Athifah sekolah di Madrasah Ibtidaiah Negeri yang disingkat MIN. Ini merupakan sekolah yang jenjangnya sama dengan SD. Hanya kalo SD di bawah pengelolaan Diknas sedangkan MIN di bawah Kemenag. Jadi sama-sama sekolah negeri.

Teman bermainnya dede nasya juga akan masuk Kober (foto Keluarga Nawra)
Nah., karena sekolah negeri. Untuk seragam merah putih dan pramuka tidak disediakan dari sekolah. Akan tetapi dibeli sendiri oleh wali murid. Menyesuakan dengan model yang sudah ada. Terserah  wali murid akan membeli dimana, membeli bahan apa dan dengan harga berapa. Tegantung dengan kemampuan dan selera orang tuanya. Jadi dibebaskan.


Begitu juga dengan kami, mengenai baju seragam ini, kami membeli sesuai dengan keperluan dan kemampuan kami. Bahkan ada yang tidak beli, tetapi menggunakan bekas kakak Nawra dulu. Jadi bisa irit dan uangnya bisa dipergunakan untuk keperluan yang lain.

Untuk buku-buku sekolah. Dari pihak sekolah menyediakan buku yang bisa dibeli oleh siswa, tetapi ada juga buku yang bisa difotokopi dan dibayar atau difotokopi satu bulan sekali. Sebab menurut penjelasan dari wali kelasnya. Buku tema itu berganti setiap bulan. Jadi fotokopi bukunya setiap bulan juga.

Bersama bu Guru Desti, guru TK B nya (foto KN)

Oh, ya Athifah juga harus membawa bekal makam, air mineral dan susu setiap hari. Jadi saya juga sudah memastikan bahwa tempat bekal makannya sudah ada. Saya menyiapkan tas bekal makannya berwarna pink. Warna kesukaan Athifah. Termasuk botol minumannya. Saya siapkan botol minuman yang tutupnya mudah dibuka dan ditutup kembali oleh Athifah. Agar tidak ada masalah saat ia haus dan ingin minum.

Lalu Persiapan Mental Athifah

Untuk keperluan dan perlengkapan sekolah, semua sudah siap.Tinggal persiapan mental anaknya, bagaimana untuk bisa bersekolah tanpa ada masalah. Hal ini juga sudah saya dan suami diskusikan. Hal pertama yang harus kami lakukan adalah menyiapkan dan memastikan agar semua keperluan dan perlengkapan Athifah sekolah siap dan ada. Supaya dia tidak minder. Meski pada hari pertama. Pokoknya semua harus oke dan tidak ada masalah lagi. Termasuk hal-hal yang remeh.Misalnya soal kaos kaki.


Lalu persiapan mental, bahwa masuk hari pertama akan kami temani sampai pulang. Namun di hari seterusnya hanya diantar dan ditungguin sampai bel sekolah masuk.

Tak tearsa yah, sebentar saja anak-anak ini cepats ekali tumbuhnya (foto KN)

Obrolan dan kesepakatan ini juga sudah kami bicarakan dengan Athifah. Supaya dia tidak kaget lagi dengan kondisinya nanti. Biasanya sih, awal masuk sekolah ini, selama satu pekan, belum efektif belajar. Masih tahap perkenalan dan pulangnya juga nanti lebih cepat.

Jadi itulah cerita beberapa persiapan yang kami lakukan untuk Athifah amsuk sekolah dasar. Bagaimana pun jenjang sekolah ini  berda dengan sewaktu ia TK. Jadi kita harus mendidik, mengajari dan memotivasinya.  

Friday, July 12, 2019

Melepas Anak Masuk Pondok Pesantren

/ / 0 Comments
Melepas Anak Masuk Pondok Pesantren
Assalammualaikum. Wr.Wb

Apa kabar sahabat Keluarga Nawra? Hari ini si kakak, harus pulang kembali ke pondok pesantren. Alhamdulillah tidak banyak drama atau pura-pura. Yah, ngak lagi dong. Ini sudah kelas dua, dramanya udah mulai berkurang.

Yang tetap sama adalah barang keperluan dan bawaannya yang banyak. Sebenarnya sih ngak banyak. Namun, ketika pulang liburan sejak tanggal 27 Mei lalu. Si kakak membawa semua barang-barangnya ke rumah. Meski pun dia punya lemari khusus di pondok. Ternyata tidak ada satu pun barang yang dia tinggalkan. Bayangkan saking banyaknya, itu barang dijemput dua kali ama Abah dan si kakak.

Kenapa barang kakak jadi nambah banyak. Padahal ketentuan membawa barang sudah jelas. Semua ada aturannya.

Jadi kemungkinannya begini, selama enam bulan ini, kan si kakak kadang suka minta dibawain baju ini atau barang ini itu. Lalu ketika waktu perizinan (keluar pondok) saat mampir ke rumah. Si kakak, membawa lagi barang-barangnya, seperti baju. Seingat saya, ini benar kejadian. Waktu Abahnya pulang dari Jakarta, dia dibelikan baju gamis. Pas waktu kunjungan baju tersebut kami bawa. Jadi , otomatis barang nambah.

Nah, pas mau masuk ini, tentu saja aturan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Di luar baju sekolah, hanya boleh membawa baju enam stel. Sudah termasuk baju tidur. 

Harta yang paling berharga adalah anak-anak yang shalih (Foto Keluarga Nawra)
Tapi kok masih banyak juga, ini karena dalam tempo waktu sebulan nanti si kakak tidak boleh dikunjungi dan dikirimkan paket. Sama seperti anak baru. Jadi persediannya lebih banyak. Kalo biasanya bisa diberikan atau kami bawa saat waktu kunjungan atau perizinan. Tapi ini tidak bisa, karena aturan masuk ajaran baru ya begitu.

Kami Berangkat Ke Pondok

Mobil kami sedang rewel, jadi hari ini kami berangkat dengan grab. Sedangkan Abah menggunakan sepeda motor. Biar nanti pulang menggunakan motor saja. Waktu berangkat memang banyak barang, kalo pulang sudah kosong.

Kami melewati jalan dua jalur di daerah Wr Supratman atau di Unib Belakang, terus melintasi Desa Sri Katon dan Sri Kuncoro. Jalannnya yang mulus membuat Kanga Athifah dan Dedek Nasya tertidur di kursi belakang. 

Perjalanan ini hanya menghabiskan waktu sekitar dua puluh menit. Dengan kecepatan sedang. Akhirnya kami pun tiba di gerbang asrama putri. Rupanya sudah penuh. Antre mobil masuk cukup panjang. jadinya macet. Kami berangkat dari rumah sekitar jam dua kurang.

Cek Ricek Barang

Jadi, ada yang lucu. Begitu tiba kami langsung antre di bagian cek ricek barang. Tugas ini dilakukan oleh kakak-kakak MA atau jenjang SMA. Mereka ngecek satu persatu, semua barang yang akan dibawa masuk. Ada barang-barang tertentu yang tidak boleh dibawa. Seperti parfum. Biasanya barang yang tidak boleh dibawa itu akan dikembalikan dan dibawa pulang kembali oleh wali murid. Barang kakak, lewat sensor, alhamdulillah.

Habis itu kami duduk santai sambil menunggu Abah datang. Maunya kalo beliau sudah datang, kemudan salah satu dari kami masuk ke dalam pondok untuk mengikuti proses pembagian raport. Abah tadi mengambil titipan camilan duku dari Ayah Zaki, jadi agak lama.

Eh, begitu lama menunggu, ternyata kami belum mengisi absen kedatangan. Jadi ketika ngisi pada bagian jam tiba, maka ditulis jam ketika kami mengisi. Ini, benaran sebuah pengalaman yang tidak asik.

Keluar dari pondok, kami kelaparan (Foto Keuarga Nawra)

Lagipula , meski ini hal yang berulang. namun, perlu juga dibuat alur, bagi yang baru datang. prosesnya bagaimana. Kemana dulu, mengisi data apa dulu dan seterusnya. Nah, ini tidak ada sama sekali. jadi yah, kejadian seperti ini deh. Terlihat juga tidak tertibnya.

Pembagian Raport

Abah datang lumayan lama, tapi tetap berusaha untuk masuk dan menuju ke kelas kakak untuk pembagian raport. Tidak berapa lama, mereka berdua muncul kembali ke hadapan kami. Ternyata  pembagian raport sudah selesai dan wali kelasnya sudah tidak ada lagi. 

Saya pun bertanya kepada beberapa guru yang ada di sekitar ruangan kedatangan. Dengan dibantu oleh ustadzah yang ada. Akhirnya, saya menemui wali kelas kakak di ruang guru. Raport kakak bisa diambil.

Hasilnya tidak mengecewakan, meski belum masuk sepuluh besar, saya tidak kecewa. Sebab fokus kami, untuk si kakak betah dan fokus dulu , ini sudah prestasi yang luar biasa. Tidak mudah membuat anak mandiri, jauh dari orang tua. Termasuk mengenai hapalan, ngaji dan target lainnya yang harus dicapai  santri. Jadi target kami mungkin berbeda dengan keluarga lainnya. 

Saya sempat bertanya kepada wali kelas, apakah rengking dan nilai ini sangat mempengaruhi pada saat pendaftaran untuk masuk ke jenjang selanjutnya.

Menurut wali kelas, biasanya nilai ini menjadi syarat administarsi awal untuk mendaftar ke pondok. Namun selanjutnya tetap akan ada tes, dan tes kemampuan yang lainnya. Terutama yang berkaitan dengan ilmu agama, tajwid adan kemampuan berbahasa. 

Tak berapa lama kakak masuk juga dan menemui wali kelasnya, untuk melihat hasil raportnya. Sama seperti saya, si kakak hanya melihat saja. Saya minta ijin memoto untuk diberikan ke Abahnya. Sedangkan kakak memilih untuk mengembalikan lagi rapotnya supaya tidak hilang. Yah, sebab kata wali kelas, raport boleh dipegang sampai hari senin. Setelah itu harus dikembalikan sebab belum ditanda-tangani oleh pihak pondok. Kebetulan kepala pondoknya sedang berada di luar negeri. 

Menghadapi anak harus sabar dan ikhlas (Foto Keluarga Nawra)
Kami Pulang, Kakak Masuk Pondok Lagi

Usai mengambil raport, kami kembali kumpul lagi di ruang kedatangan tadi. Tadi sewaktu menunggu Abahnya datang, saya sempat membeli minuman dingin, bakso bakar dan rujak. Kami lanjut menghabiskan makanan dan minuman tersebut.

Barang-barang kakak juga mulai diangkat ke asramanya. Satu persatu dibantu oleh Abahnya, sedangkan saya menjaga kedua adik Nawra. 

Saat dua barang terakhir, si kakak bilang , ngak perlu dibantu lagi. Sebab dia bisa mengangkat semuanya. Tapi dia minta dibelikan minuman mineral kemasan gelas dan minuman kopi kesukaannya. Awalnya si Abah menolak membeli minuman tersebutt. Kakak tetap ngotot, sebab botolnya mau digunakan kembali untuk menyimpan deterjen. Satu botol bekas minuman Athifah, satu lagi yang baru ini.

Waktu Kunjungan Habis

Dari pengeras suara, terdengar beberapa pengumuman. Salah satunya memberitahukan batas jam kunjungan yaitu hanya sampai jam 16.20 wib saja. Sebab para santri akan melakukan aktivitas mereka seperti biasa. 

Kami pun berpamitan sama kakak, kedua asiknya juga saling bersalaman, berpelukan. Kepada saya, kakak berpesan minta untuk dikirimkan tabungan. Sebab da butuh uang lebih lantaran tidak dikunjungi dan dikirimin paket selama satu bulan. Padahal itu stok makanan dan snack sudah lumayan banyak. Lalu saya juga memberikan dia uang jajan.

Meski demikian, kakak tetap memelas dan meminta kami untuk mengirimkan dia uang tabungan, agar bisa membeli apa saja yang dia butuhkan. Sebegitu takutnya kakak, kalo kelaparan atau kekurangan uang. Padahal, in sya Allah cukup.

Dan, akhirnya waktu berpisah pun tiba. kami berpamitan, kami pulang beberapa menit sebelum waktu kunjungan habis. Kami pulang dengan menggunakan motor. Tapi Abah tidak membawa helm, jadi kami lewat jalan kelinci saja, supaya tidak nampak oleh polisi.

Doa Terbaik Untuk Anak

Sepanjang perjalanan, saya berdoa banyak dan berulang kali untuk kakak dan kedua adiknya. Saya berharap mereka semua menjadi muslimah yang tangguh, mandiri yang menjaga kehormatan dan kemaluan mereka dengan baik. Selalu mendirikan shalat dan mempunyai suami serta keturunana yang mencintai Allah dan Nabinya. Mencintai islam serta bermanfaat bagi keluarga, bangsa dan agama ini.

Termasuk berdoa agar mereka semua hatinya lembut,sabar ikhlas, sayang kepada kami orang tuanya, bisa menyejukan hati kami, menurut dan mencintai kami sampai kami tiada nanti.

Semangat kakak, doa terbaik untukmu dan adik-adikmu yah, dari kami orang tua kalian.

Berangkat, 393 Calon Jemaah Haji Kloter 1 Bengkulu

/ / 0 Comments
Berangkat, 393 Calon Jemaah Haji Kloter 1 Bengkulu
Assalammualaikum.Wr.Wb

Apa kabar sahabat Keluarga Nawra ? 
Sekda Provinsi Bengkulu Nopian Andusti, melepas keberangkatan jemaah calon haji kloter 1 Bengkulu yang tergabung dalam kloter 6 padang bertempat di Asrama Embarkasi haji antara Bengkulu, (11/7).

"Kita doakan agar para jamaah menjadi haji yang mabrur, diberikan kesehatan dalam menjalankan ibadah hingga kembali lagi ke tanah air," ucap Nopian.

Dirinya berharap, para jemaah yang berangkat juga mendoakan, agar yang belum menunaikan ibadah haji segera diberikan kesempatan melaksanakan Rukun Islam yang ke 5 ini. 


Jamaah calon haji kloter 1 ini berjumlah 393 orang dengan rincian jamaah dari  kota Bengkulu 292 orang, jamaah Lebong 2 orang,  jamaah Bengkulu Tengah 92 orang,  serta 7 orang petugas yang akan mendampingi jamaah. Sementara total kuota JCH provinsi Bengkulu tahun 2019 sebanyak 1.950 orang. 

JCH kloter 1 Bengkulu diberangkatkan dalam 2 penerbangan  menuju Bandara Internasional Minangkabau Padang. Penerbangan pertama berangkat pukul 15:35 Wib, Sementara penerbangan kedua berangkat pada pukul 16:05 Wib. 

Kemudian dari Bandara Internasional Minangkabau para jemaah akan melanjutkan penerbangan menuju Madinah pada pukul 21:05 Wib dengan pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GIA 3305. (Fredy-Media Center, Pemprov Bengkulu)


MEDIA CENTER
Pemprov Bengkulu
Jl. Pembangunan No.1, Padang Harapan, Kota Bengkulu
Twitter @mediacenterBKL
Instagram @mediacenterbkl
Fanpage
Youtube Media Center Pemprov Bengkulu


Wednesday, July 10, 2019

Gubernur Bengkulu Menerima Penghargaan Platinum IAA 2019

/ / 0 Comments
Gubernur Bengkulu Menerima Penghargaan Platinum IAA 2019
Assalammualaikum.Wr.Wb

Apa Kabar Sahabat Keluarga Nawra?

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, bakal menerima penghargaan Indonesia Attractiveness Award (IAA) 2019. Hal ini berkat kerja kerasnya selama memimpin provinsi yang dikenal dengan Bumi Raflesia ini.

Berdasarkan surat dari Indonesia Attractiveness Index tanggal 5 Juli 2019, Provinsi Bengkulu di bawah kepemimpinan Rohidin Mersyah, berhasil keluar sebagai peraih penghargaan bergengsi tersebut.

"Setelah melewati tahap penyaringan dan pengholahan data, melakukan survei, serta verifikasi data hingga tahap terakhir, yaitu penjurian yang telah dilakukan pada tanggal 24-28 Juni 2019 terhadap 56 nominator Kabupaten, Kota dan Provinsi. Akhirnya, Tim Juri memutuskan, memberikan penghargaan Provinsi Bengkulu sebagai Pemenang Platinum Kategori Provinsi Kecil Pelayanan Publik," ujar Ketua Pelaksana Indonesia Attractiveness Index 2019 Y. Tomi Aryanto, sebegaimana tercantum dalam surat pemberitahuan pemenang, tertanggal 5 Juli 2019.

Platinum merupakan tingkatan paling prestisius yang dicapai Provinsi Bengkulu, karena nilainya diatas Gold dan Silver.

Terpilihnya Provinsi Bengkulu sebagai pemenang Indonesia Attractiveness Award 2019, menunjukkan adanya potensi besar Provinsi Bengkulu untuk dapat menarik minat para investor berbagai industri dan pelaku bisnis beragam sektor untuk turut memajukan perekonomian daerah. 

Penilaian atas penghargaan ini, melibatkan investor dan publik untuk memperoleh data mengenai daya tarik di sektor Investasi, Infrastruktur, Layanan Publik dan Pariwisata untuk tingkat Kabupten, Kota dan Provinsi 
di seluruh Indonesia. 


Platinum tentu merupakan tingkatan paling prestisius yang dicapai Provinsi Bengkulu, karena nilainya diatas Gold dan Silver.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menyampaikan rasa syukur atas capaian yang diraih Provinsi Bengkulu pada IAA 2019. Ini merupakan bentuk kerja keras bersama dalam upaya memperbaiki kinerja dan mutu layanan publik bagi masyarakat. IAA membantu pemerintah daerah untuk terus memberikan inovasi, motivasi kinerja, serta membantu mengukur kinerja yang telah dilakukan pemerintah.

“Alhamdulillah kita meraih yang terbaik, di kategori inovasi layanan publik. Waktu menyampaikan presentasi saya agak percaya diri, karena ada kemajuan yang sangat signifikan. Pertama dari sisi pelayanan perizinan, lompatan peningkatannya dari ratusan miliar hingga sampai dua sekian triliun ini sangat dihargai juri, karena meningkatnya mencapai ratusan persen,” ujar Rohidin saat diwawancara, Rabu(10/7) di Gedung Pemprov Bengkulu

Ia menambahkan, selain itu, juri juga tertarik pada inovasi layanan di Rumah Sakit Jiwa Soeprapto (RSJKO) yang menghadirkan Rumah Damping Bahagia (RUDABA), yang menampung Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) pasca perawatan di RSJKO yang tidak bisa kembali ke keluarga dan masyarakat karena tidak diketahui alamat maupun ditolak oleh keluarganya serta lingkungan masyarakat.

"Satu lagi, inovasi di RSJKO pun mendapat perhatian juri, hadirnya RUDABA sebagai tempat menampung ODGJ pasca perawatan, mereka juga diajarkan beberapa hal agar hidup mandiri dan menciptakan karya sesuai dengan kemauan, skill dan keterampilannya masing-masing," jelas Gubernur

Sebelumnya pada Selasa(25/6), Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah memaparkan beberapa inovasi layanan publik Pemerintah Provinsi Bengkulu dihadapan juri Indonesia Attractiveness award CEO Frontier Consulting Group Handi Irawan D. dan Komisaris Tempo Bambang Harymurti di Co-working Space, Gedung Tempo Lantai 8, Palmerah, Jakarta. 

Ada delapan inovasi yang dipaparkan Gubernur Rohidin, yaitu inovasi perizinan, inovasi pelayanan rumah damping bahagia, inovasi pelayanan rumah sakit daerah, pengembangan layanan pajak kendaraan, inovasi layanan kepegawaian, inovasi administrasi kependudukan, inovasi penurunan tingkat pengangguran, dan inovasi transparansi publik/E-Lapor.

Tahun 2019, merupakan tahun ke 3, Provinsi Bengkulu masuk dalam nominasi Indonesia Attractiveness Award. Tahun lalu Bengkulu berhasil membawa pulang penghargaan sebagai Provinsi Potensial Infrastruktur dengan kategori Platinum.



MEDIA CENTER
Pemprov Bengkulu
Jl. Pembangunan No.1, Padang Harapan, Kota Bengkulu
Twitter @mediacenterBKL
Instagram @mediacenterbkl
Fanpage
Youtube Media Center Pemprov Bengkulu
Area lampiran

Friday, July 5, 2019

Baju Seragam Untuk Keluarga, Jahit atau Beli

/ / 1 Comments
Baju Seragam Untuk Keluarga, Jahit atau Beli
Assalammualaikum.Wr.Wb
Apa Kabar Sahabat Keluarga Nawra?

Habis lebaran, biasanya banyak yang nikah. Banyak pasangan atau keluarga membuat baju seragam untuk pergi ke acara kondangan perkawinan. Baik undangan teman, sahabat apalagi kalo undangan keluarga.

Jika ada salah satu anggota keluarga yang menikah, biasanya untuk baju seragam acara pesta perkawinan bahan atau kainnya diberikan. Tapi bisanya jahit sendiri. Untuk model dibebaskan sesuai dengan selera masing-masing.


Nah, kalo kamu dapat senangnya beli baju jadi atau jahit bahan yang dberikan. Sebagian orang lebih menyukai menjahit dan menentukan sendiri model pakaian yang akan dipakai. Namun, sebagaian orang lainnya berpikiran, lebih baik membeli baju jadi. Sebab ongkos jahit baju mahal. Bisa ajdi lebih mahal ongkos jahitnya ketimbang harga kainnya.


Saya pernah mengalami hal ini, ongkos jahitnya bisa beli bahan baru lagi, saking mahalnya. Memang ongkos jahit pakaian itu tidak sama antara satu penjahit dengan penjahit yang lainnya. Antara wilayah juga beda. 

Menurut seorang teman yang tinggal di pulau Jawa. Ongkos jahit di pulau Jawa lebih murah daripada di pulau Sumatra. Memang bisa demikian, sebab di pulau Jawa sudah banyak konveksi dan penjahit. 

Tetapi bagi saya, tetap saja menjahit baju lebih nyaman dengan kenalan sendiri dan lokasinya berdekatan. Jadi jika ada revisi atau perbaikan mudah dan cepat.
Beli atau Jahit Sendiri Seragam Keluarga


Balik lagi soal seragam keluarga tadi. Menurut kamu enak beli atau beli sudah jadi saja. Nah, kalo saya lihat situasi dan kondisi juga. Untuk bahan baju, jika memungkinkan untuk dijahit maka saya lebih memilih pakaian saya dan suami yang dijahit. Sedangkan untuk anak-anak beli yang sudah jadi saja.

Alasannya sangat sederhana, mencari baju untuk ukuran orang dewasa dan dengan model yang sesuai selera itu jauh lebih susah daripada mencari baju untuk anak-anak.


Kecuali memang bahan atau kainnya tidak ada yang sama atau tidak tersedia baju jadinya di pasaran.

Saya Membeli Baju Seragam Untuk Anak  

Jadi waktu bulan Juni yang lalu, keponakan saya dari pihak suami akan melangsungkan pernikahannya di kota Palembang. Jauh-jauh hari kakak ipar sudah mengirimkan bahan untuk saya jahit. Bahan yang dikirimkan hanya cukup untuk saya sendiri, sedangkan ketiga anak saya yang lainnya tidak.

Jadi saya memutuskan untuk bahan baju tersebut saya jahit sesuai dengan selera saya sedangkan untuk anak-anak saya beli.

Jadi saya mencari pakaian yang sama dengan warna yang menajdi warna hits saat acara resepsi nanti. Kami sepakat akan menggunakan warna abu-abu. Dengan bahan brokat.


Untuk Athifah (6 tahun) dan Annasya (3 tahun) saya memilih model stelan celana, sebab mereka berdua sangat aktif dan lincah. Lagipula pas acara akad nikah,mereka akan menggunakan gaun yang sama, termasuk sama juga dengan kakak Nawra (12 Tahun). Gaun dengan lapisan tile dan kembang. Miriplah dengan bajunya Cinderella. Itu anggapan anak-anak.

Kakak Nawra awalnya tidak mau menggunakan gaun seragam tersebut, sebab dia sudah punya selera dan gaya tersendiri. Menurut kakak, bajunya juga mulai sempit. Maklum anak dua SMP ini sedang naik badannya. Berat badannya sudah sampai 43 Kg.

Saya pun membujuk, saya katakan. Ini terakhir kali menggunakan baju ini. Setelah ini, baju akan disimpan. Nanti bisa dipakai oleh Athifah atau Annasya. Kakak Nawra setuju. Jadilah mereka bertiga berseragam.

Acara Akad nikah, btw di foto ini dedek Nasya kemana yah

Saat Resepsi Pernikahan Tiba

Sesua dengan yang saya beli sebelumnya, hari ini Athifah dan Annasya menggunakan stelan celana sedangkan kakak Nawra menggunakan atasa brokat dan rok berbahan songket yang sama seperti saya. Jadi kain songketnya sengaja langsung saya jahit seperti rok, supaya lebih praktis untuk digunakan.

Kesimpulannya kalo saya lebih menyukai membeli baju langsung jadi, ini jika ada. Akan tetapi kalo memang tidak ada, ya terpaksa dijahit saja. 

Untuk kota Bengkulu, harga ongkos jahit mulai dari Rp. 100.000,- hingga jutaan. Dengan banyak pertimbangan. Kalo saya punya tukang jahit langganan sebab beliau bisa menajhit dalam waktu sangat singkat. Pernah beliau menajhit rok saya hanya dalam tempo satu hari saja. Kemudian jahitannya juga rapi dan kuat. Jadi puas dan nyaman juga dipakai. 

Barakallah ya kakak Andi dan Dian, semoga menjadi keluarga yang Samara. Semoga banyak keturunan dan banyak rejeki.  Palembang, 25-26 Juni 2019. Graha IGM 

Thursday, July 4, 2019

Apa Beda Sate Padang, Makan di Bengkulu dengan Pekanbaru

/ / 1 Comments
Apa Beda Sate Padang, Makan di Bengkulu dengan Pekanbaru
Assalammualaikum.Wr.Wb

Apa kabar Sahabat Keluarga Nawra ?

Kelaparan , ini yang terjadi kepada saya dan teman-teman yang mengikuti Bimtek fasilitator Literasi Baca Tulis beberap[a waktu lalu yang dilaksanakan di Pekanbaru. Untuk sebagain orang  yang butuh camilan malam, tentu saja mengikuti kegiatan hingga jam Sembilan malam. Namun tidak ada kudapan malam. Tentu saja akan membuat perut keroncongan.


Jadi malam itu, kami rombongan Bnegkulu berencana untuk makan Sate Padang . kami mencari informasi dengan para satpam dan pelayan hotel. Dimana kira-kira, lokasi penjual Sate Padang yang enak. Bukan hanya bisa melepas rasa lapar, namun juga bisa membangkitkan selera dan gairah, hihihi.

Sebab sebagian kawan ada yang mulai bosan dengan menu hotel, yang jika dilihat dari variasi tentu saja enak dan terbuat dari bahan-bahan pilihan. Namun, namanya selera, tetap saja berbeda.


Ada yang kangen dengan masakan rumah, selera kampong halaman, termasuk kangen dengan rasa pedas. Banyak yang suka makanan bercabe. Salah satunya yang paling gampang adalah makan sate padang.

Jadi….

Kami menuju lokasi dengan menggunakan Grab. Perjalanan hanya sebentar saja, kami tiba di lokasi yang ingin kami kunjungi. Sebelumnya ada beberapa pilihan sih, namun hasil voting kawan-kawan yang berjumlah enam orang. Pilihan jatuh ke kedai sate padang, bundo.


Kami pesan semua dengan rasa sate padang original, sebab ada kuah sate kacang. Selain itu, yang menjadi khas sate Padang  adalah keripik pedas. Duet maut yang bisa membuat mulut membara, saking pedasnya.

Selain itu, kami memesan juga minuman jeruk hangat, sebab hari sudah berlalu dari pukul sepuluh malam. Biar tidak masuk angin dan mendapatkan kehangatan.

Kami mengobrol membicarakan tentang Bimtek dan kegiatan literasi di Bengkulu, serta apa saja yang akan mungkin dilakukan ke depannya. Sepulang dari acara ini, akan melakukan kegiatan apa atau akan melakukan aksi apa nant buat Bengkulu.

Selain itu kami membahas mengenai laporan yang akan kami buat untuk kantor Bahasa Bengkulu, nanti seperti apa. Selebihnya ya bicara hal-hal yang ringan saja.

Pesanan SATE PADANG Datang

Nah, dilihat sekilas, bentuknya sama dengan sate yang pernah saya beli di Jakarta apalagi yang pernah kami makan di Bengkulu, mirip banget. Baik secara penyajian juga sama saja bentuknya. 

Ketika dimakan, di sini mulai terletak bedanya. Sate Padang Bengkulu, lebih enak dan kuahnya lebih mnatap, jika dibandingkan dengan sate Padang di sini. Semua teman-teman yang lainnya juga mengakui hal ini. Tapi untuk obat kangen, ya jadilah makan sate di sini. Namanya juga sedang jalan-jalan ke negeri orang yah. 

Kuahnya itu loh, kalo yang di Bengkulu, khas  banget.  Bumbunya juga terasa sekali di lidah, kemudian kental sekali. Tidak mudah mencair. 


Tapi Alhamdulillah, semua teman-teman termasuk saya juga berusaha menghabiskan porsi masing-masing. Meski ada yang menyisahkan lontongnya , ada juga yang tersisa kuahnya. Kalo dagingnya, semuanya habis. Kami hanya mendapatkan sate ayam saja, sate daging dan lidah, semuanya sudah habis.

Pulang dan Membayar Sate

Perbedaan lainnya yang sangat mencolok mengenai Sate Padang di Pekanbaru dan Bengkulu adalah saat membayarnya. Ternyata harga Sate Padang di Pekanbaru ini lebih mahal. Satu porsi bisa diharga Rp.20.000,-.

Usai membayar, kami semua ngakak dan komen macam-macam. Tapi sekali lagi namanya lagi di tanah orang. Yah, mau gimana lagi.

Ini juga mungkin ditempat lain berbeda, ini hanya di sini saja dan mungkin hanya kebetulan kami yang mengalaminya. Jadi bukan kesimpulan. Yang mau makan sate di sini, ya silakan saja.

Dengan grab kami balik lagi ke Hotel Pangeran, di dalam mobil kami juga ngobrol kembali, bersiap untuk menikuti Bimtek esok hari. Istirahat di kamar masing-masing. Lupakan dulu soal sate Padang. Semoga yang masuk ke badan ini menajdi barokah dan dan gak menimbulkan masalah  esok harinya. 

Tapi ini hanya info yah, keesokan harinya. Hamper semua teman mengeluh masalah pagi hari di kamar mandi, hahaha. Onde Mande… betuah nih sate Padang.

Monday, July 1, 2019

Wings Air Tetap Beroperasi di Husein Sastranegara Bandung

/ / 0 Comments
Wings Air Tetap Beroperasi di Husein Sastranegara Bandung
Assalammualaikum.Wr.Wb

Apa Kabar Sahabat Keluarga Nawra

BANDUNG – 01 Juli 2019. Wings Air (kode penerbangan IW) member of Lion Air Group menyampaikan informasi, bahwa tetap beroperasi di Bandar Udara Internasional Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat (BDO), melayani jaringan domestik yang sudah berjalan (existing) dan mulai 1 Juli 2019. Wings Air membuka layanan baru berjadwal.

 Rute regular dari Bandung menuju:

·         Jakarta – Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma (HLP)

·         Semarang – Bandar Udara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Jawa Tengah (SRG)

·         Solo – Bandar Udara Internasional Adi Soemarmo, Jawa Tengah (SOC)

·         Bandar Lampung – Bandar Udara Internasional Radin Inten II, Tanjung Karang, Lampung (TKG)

Layanan baru dari Bandung menuju:

·         Surabaya – Bandar Udara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur (SUB)

·         Yogyakarta – Bandar Udara Internasional Adisutjipto (JOG)

Penambahan layanan baru di kedua kota masing-masing memiliki dua kali penerbangan setiap hari atau empat kali terbang pergi pulang (PP), memperkuat jaringan Wings Air yang saat ini sudah dilayani dari dan menuju Bandung yaitu 10 frekuensi PP. Sehingga secara keseluruhan, Wings Air beroperasi 18 frekuensi PP dari dan menuju Bandung
                                                                    
Sehubungan ekspansi bulan ini, Wings Air mengucapkan terima kasih atas dukungan dan koordinasi dari regulator, pengelola bandar udara, pengatur lalu lintas udara dan berbagai pihak lainnya dalam mewujudkan kelancaran terselenggaranya layanan baru. Wings Air juga mengapresiasi kerjasama dari kru pesawat, petugas layanan darat (ground handling) yang memperlancar operasional serta terus menjaga kualitas layanan.

Tersedianya jadwal penerbangan yang tepat akan memberikan nilai tambah bagi pebisnis, wisatawan dan masyarakat di Bandung mempunyai kesempatan untuk melanjutkan perjalanan dengan koneksi penerbangan (connecting flight) melalui bandar udara di Jakarta, Solo, Semarang, Surabaya, Yogyakarta dan Bandar Lampung menuju kota-kota berikutnya bersama Lion Air Group (Lion Air, Wings Air dan Batik Air).

Wings Air menilai, kehadiran layanan penerbangan dari dan menuju Bandung menjadi bagian kesungguhan Wings Air dalam menjembatani antarwilayah, dengan tetap mengutamakan faktor keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan. Wings Air akan memberikan nilai lebih kepada travelers, karena waktu tempuh antardestinasi relatif singkat, efektif dan efisien.

Saya waktu akan tebang dengan Wings dari Pekanbaru Menuju Bengkulu, Translit di Padang
Penambahan layanan ke Yogyakarta dan Surabaya memiliki pertimbangan potensi pasar serta diikuti tingginya permintaan travelers yang mengharapkan tersedia alternatif penerbangan langsung, sehingga tercipta interkonektivitas terbaik. Rute tersebut juga menjadi bagian upaya mendukung program pemerintah dalam meningkatkan pengembangan pariwisata nasional, termasuk kunjungan wisatawan serta pemerataan pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Bandung menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan saat mengunjungi kawasan ini dan sekitarnya, seperti MICE (Meeting, Incentive, Convention and Exhibition) dan pendidikan, juga menawarkan beragam objek wisata popular, antara lain keindahan alam, didukung iklim sejuk dan topografi daerahnya berlatar pegunungan, wisata sejarah, kuliner, petualangan, seni dan budaya.

Untuk menggugah minat traveling, Wings Air akan menambah pengalaman terbang setiap wisatawan dengan sensasi tersendiri menggunakan pesawat turboprop tipe ATR 72-500 atau ATR 72-600. Armada ini berkapasitas 72 kursi kelas ekonomi, paling nyaman dan canggih di kelasnya yang mampu menerbangi rute jarak pendek.

Penerbangan juga semakin berkesan, bisa melihat pemandangan luar yang akan memanjakan mata karena pesawat mampu terbang dengan rendah. Selain itu, interior pesawat didesain modern dan futuristik, sehingga bisa lebih santai saat berada di kabin. Travelers serasa menikmati jet pribadi karena konfigurasi kursi 2-2, dapat bersantai ketika di kabin, bisa bekerja lebih leluasa atau hanya sekadar menikmati pemandangan memukau dari ketinggian, daya tarik bahwa pesawat mampu terbang dengan rendah.

Dalam mempersiapkan perjalanan semakin menyenangkan, travelers dapat memulai rencana penerbangan lebih awal. Wings Air menghadirkan layanan menurut kebutuhan, apabila akan membawa bagasi maka dapat membeli. Sebaliknya, jika bepergian tanpa bagasi, maka tidak perlu membayar bagasi.

Bagi travelers yang akan membawa bagasi bisa membeli voucher bagasi (pre-paid baggage) melalui agen perjalanan (agent travel), www.lionair.co.id dan kantor penjualan tiket Lion Air Group. Travelers juga bisa membeli dengan harga lebih hemat pada saat dan setelah pembelian tiket (issued ticket), dengan batas waktu maksimum enam jam sebelum keberangkatan.

Ketentuan barang bawaan ke kabin (hand carry), aturan yang berlaku yaitu setiap pelanggan (kecuali bayi), diperbolehkan membawa satu bagasi kabin (cabin baggage) dengan maksimum berat 7 kg dan satu barang pribadi (personal item) seperti tas laptop/ perlengkapan bayi/ bahan membaca/ kamera/ tas jinjing wanita (hand luggage) sesuai ketentuan maksimum ukuran dimensi bagasi kabin.

Powered by Blogger.