Menu

Friday, December 7, 2018

/
Assalammualaikum Wr.Wb

Apa kabar sahabat Keluarga Nawra, bulan Desember ini, rasa kangen dengan kakak Nawra jadi semakin jadi. Sebab menurut informasi dari ustadzah pengasuhan di pondok. Untuk waktu atau jadwal kunjungan ke pondok , yang biasanya dilakukan pada setiap pekan. Selama bulan Desember ditiadakan. Dengan salah satu alasannya sebab anak-anak sedang ujian dan bersiap akan liburan semester ganjil.


Itu artinya, kami tidak bisa mengunjungi kakak Nawra, yang biasanya dijadwalkan pada setiap pekan pertama dan ketiga setiap bulannya. Harusnya tanggal 2 Desember lalu kami kunjungan, ini tidak ada.

Terakhir kami ketemu kakak Nawra di tanggal 18 November 2018 yang lalu.

Untuk pekan pertama, biasanya ananda Nawra bisa kami ajak ke luar pondok. Biasanya kami jemput sekitar jam Sembilan pagi, nanti sebelum jam tiga kami antarkan kembali ke pondok. Biasanya juga kami menunggu sampai jam lima sore, sampai gerbang pintu pondok ditutup untuk wali santri.


Kalo pekan ketiga, biasanya santri hanya bisa dikunjungi saja tapi tidak bisa dibawa ke luar. Jadi kami duduk seharian di pondok, makan, minum dan melakukan aktivitas bersama dengan kakak Nawra.

Kami biasanya membawa banyak bekal makanan, bantal, tikar bahkan mainan Annasya dan Athifah, supaya betah main di pondok. Selama ini kedua adiknya kalo ke pondok betah dan asik-asik saja. Kadang kami juga membeli aneka jajanan yang ada di jual di luar pondok. Seperti bakso dan minuman dingin.


Maklum seharian di pondok ya, dari jam Sembilan pagi hingga jam lima sore.  Kadang bekal makanan sudah habis. Yang sering kehabisa minum. Biasanya kakak Nawra mengambil air di dalam pondok, hihihi.

Setiap jadwal kunjungan itu juga kami juga membawakan makanan , seperti gulai dan lauk untuk kakak Nawra, sebab biasanya esok hari, di hari senin dia berpuasa bersama dengan teman-temannya.


Selain itu juga membawakan snack atau camilan ringan untuk sehari-hari. Untuk uang, tidak setiap datang kunjungan kami memberikan uang. Tergantung kebutuhan saja. Kalo kakak Nawra minta uang, barulah kami memberikan. Itu artinya dia sudah membutuhkannya.

Setiap jadwal kunjungan wali santri, kami juga berkenalan dan ngobrol dengan teman-teman kakak Nawra dan juga orang tuanya, sehingga lebih akrab dan menambah saudara juga.


Jika ada keperluan, kami juga mengobrol dengan para ustad dan ustadzah, mengenai pendidikan dan kehidupan kakak Nawra di pondok. Mengenai pelajaran sekolah, aktivitas di pondok dan apa saja yang menarik untuk dibahas.

Bertandang sekitar 7-8 jam di pondok atau seharian, membuat kami juga banyak mengcancel kegiatan di luar, demi untuk berkunjung ke pondok.


Kakak Nawra, masih kelas satu , masih baru mondoknya. Jadi butuh support yang besar dari kami. Butuh perhatian dan butuh untuk diajak ngobrol. Meski masih suka mewek juga dan bercerita begitu susahnya dia di pondok.

Namun kami selalu memotivasi kakak, supaya tidak putus asa dan tetap bersemangat untuk melakukan smeua aktivitas di pondok dengan sepenuh hati dan ikhlas.


Oh, ya saat kunjungan tersebut, kami biasanya mengelar tikar di sekitar halaman luar pondok. Jadi kami tidak diperbolehkan untuk masuk ke wilayah asarama, kecuali untuk shalat. Apalagi mau masuk ke kamar santri, tidak diperbolehkan.

Tidak terasa, di bulan Desember ini, sudah mau enam bulan kakak Nawra di pondok. Selama itu pun, kami tak pernah henti berdoa supaya ia ikhlas dan sabar menjalani setiap aktivitas yang ada di pondok

Jadi, bulan Desember ini, tidak ada jadwal kunjungan selain masa ujian, juga akan segera liburan. Diperkirakan liburannya hingga dua pekan. Cukup lama juga ya.


Yah, udah semoga kakak Nawra sukses dengan ujiannya ya dan bisa mendapatkan nilai yang terbaik. Aamiin

Terima kasih sudah berkunjung di blog keluarga Nawra. lain waktu datang lagi ya

Powered by Blogger.